ABSTRAK
Programmable Logic Controller (PLC) banyak digunakan untuk
menggantikan fungsi relay, yang banyak dijumpai pada industri seperti industri
proses, automobile, dan manufaktur. Dengan adanya PLC, proses pengontrolan yang
semakin kompleks dan rumit dapat dilakukan. Kini dengan terintegrasinya PC ke
berbagai macam sistem kontrol termasuk PLC, telah semakin memudahkan fungsifungsi
monitoring dan kontrol.
Secara sederhana, koneksi antara PLC dengan PC pada level management
merupakan single node application (satu jalur komunikasi). Dengan desain seperti ini
sistem akan mudah mengalami fail jika klien (PC) mengalami gangguan
(software/hardware). Hal ini tentunya perlu dihindari karena dapat mengganggu
fungsi-fungsi monitoring dan kontrol terutama untuk sistem yang menjalankan proses
yang penting atau mempunyai kecepatan produksi yang tinggi.
Untuk menghindari terjadinya hal-hal tersebut, maka digunakanlah sistem
redundancy. Dalam hal ini, koneksi antara klien (PC) dengan sistem kontrol (PLC)
tidak lagi menggunakan satu jalur komunikasi melainkan dua jalur komunikasi yang
terdiri atas primary link dan standby link communication. Dengan adanya standby link
communication, realibilitas atau keandalan sistem akan meningkat karena komunikasi
antara klien (PC) dengan sistem kontrol (PLC) dapat tetap berjalan apabila jalur
komunikasi utama mengalami gangguan.
Pada tugas akhir ini akan dibangun suatu sistem redundancy pada PLC
menggunakan dua buah komputer sebagai suatu data server sekaligus titik komunikasi
yang menghubungkan komputer pada level management dengan sistem kontrol (PLC)
menggunakan teknologi OPC (Ole for Process Control). Sistem ini dibuat karena
PLC tidak seperti sistem kontrol lainnya seperti DCS DeltaV yang telah mempunyai
dua jalur komunikasi antara klien dengan sistem kontrol.
Dari hasil percobaan yang dilakukan, didapatkan hasil yang cukup baik.
Sistem redundancy yang dibangun telah dapat berjalan sesuai dengan skenario ,
dimana kedua station dapat bekerja secara redundant dan dapat menyediakan suatu
historian data dengan baik pada scan rate 1 detik.. Proses switchover yang dilakukan
berhasil dengan baik (100%), pada saat komputer primary fail, PLC akan
memberikan waktu time out sebesar 5 detik sebelum melakukan switchover ke
komputer standby.
Kata kunci
PLC (Programmable Logic Controller), Redundancy, OPC (Ole for Process Control),
Historian Data, keandalan.
BAB 1
PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang
Programmable Logic Controller (PLC) banyak digunakan pada berbagai
aplikasi industri untuk menggantikan fungsi relay, aplikasinya banyak dijumpai
pada banyak area industri seperti industri proses, automobile, dan manufaktur.
Dengan adanya PLC, proses pengontrolan yang semakin kompleks dan rumit
dapat dilakukan. Dan dengan kemampuannya dalam mengolah sinyal-sinyal baik
diskrit maupun analog telah menjadikan PLC sebagai salah satu Field Control
System bagi pembangunan sistem kontrol terdistribusi (DCS).

