Pendidikan Geografi

PENINGKATAN AKTIVITAS BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN LKS

abstraks: 

PENINGKATAN AKTIVITAS BELAJAR SISWA
MENGGUNAKAN LKS
Oleh
NILNAHANA
Guru SDN 1 Patoman
Jl. Patoman Pagelaran Kab. Tanggamus
ABSTRAK
Berdasarkan observasi, hasil belajar siswa SDN 1 Patoman kelas VI mata pelajaran IPS
masih rendah. Di duga kurangnya aktivitas dan perhatian siswa pada matapelajaran tersebut.
Usaha mengatasi permasalahan ini yaitu dengan menggunakan LKS pada pembelajaran,
yang diharapkan dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar.
Tujuan menggunakan LKS untuk mendiskripsikan peningkatan aktivitas dan hasil belajar
materi kenampakan alam dan keadaan sosial Negara-negara di dunia.
Objek penelitian adalah siswa kelas VI SDN 1 Patoman sebanyak 29.
Penelitian menggunakan desain penelitian tindakan kelas yang proses kajiannya terdiri dari
empat tahap : perencanaan, pelaksanaan, evaluasi dan merefleksi. Penelitian terdiri dari tiga
siklus, tiap siklus dilaksanakan sesuai tujuan pembelajaran yang ingin dicapai.
Instrumen yang digunakan adalah : lembar observasi dan test. Untuk memperoleh data
kualitatif dan kuantitatif langsung dari reseponden. Berdasarkan refleksi tiap siklus
pembelaejaran dengan menggunakan LKS disimpulkan : (1) rata-rata aktivitas siswa
meningkat dengan hasil sebagai berikut : 68,96 %, sillus 1 75,17 % pada siklus 2 dan 84,83%
pada siklus 3, (2) nilai rata-rata hasil belajar juga meningkat sebagai berikut : 65,68 %pada
siklus 1, 69,82% pada siklus 2, dan 72,58 % pada siklus 3.

Berdasarkan observasi, hasil belajar siswa SDN 1 Patoman kelas VI mata pelajaran IPS
masih rendah. Di duga kurangnya aktivitas dan perhatian siswa pada matapelajaran tersebut.
Usaha mengatasi permasalahan ini yaitu dengan menggunakan LKS pada pembelajaran,
yang diharapkan dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar.
Tujuan menggunakan LKS untuk mendiskripsikan peningkatan aktivitas dan hasil belajar
materi kenampakan alam dan keadaan sosial Negara-negara di dunia.
Objek penelitian adalah siswa kelas VI SDN 1 Patoman sebanyak 29.

PENGELOLAAN KELAS GURU MATA PELAJARAN PENGETAHUAN SOSIAL DI SMP NEGERI KABUPATEN BANJARNEGARA

abstraks: 

mata pelajaran pengetahuan sosial seluruh SMP Negeri di Kabupaten
Banjarnegara.
Permasalahan yang muncul dalam penelitian ini adalah : Sejauh mana tingkat
pengelolaan kelas guru mata pelajaran Pengetahuan Sosial di SMP Negeri
Kabupaten Banjarnegara tahun 2005/2006. Penelitian ini bertujuan : Mengetahui
tingkat pengelolaan kelas guru mata pelajaran Pengetahuan Sosial di SMP negeri
Kabupaten Banjarnegara.
Populasi dalam penelitian ini adalah guru-guru mata pelajaran pengetahuan sosial
di SMP Negeri Kabupaten Banjarnegara yaitu sebanyak 106 orang guru. Ada dua
cara dalam dalam pengambilan sampel yaitu secara ‘‘Area Probability Sampling
dan ‘‘Random Sampling’’. Lokasi sampel pengambilanya dilakukan dengan cara
‘‘Area Probability Sampling’’, hal ini dikarenakan Kabupaten Banjarnegara
terdiri dari 18 kecamatan, setiap kecamatan terdiri atas beberapa SMP Negeri.
Sedangkan untuk menentukan responden pengambilannya secara acak dan
diambil sebesar 25% dari jumlah populasi, yaitu sebanyak 26 orang guru. Pada
penelitian ini hanya terdapat satu variabel yaitu pengelolaan kelas. Alat
pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode
dokumentasi, metode observasi dan metode angket. Data yang dikumpulkan
dianalisis dengan teknik analisis deskriptif persentase.
Hasil penelitian berdasarkan variabel penelitian yang meliputi pribadi pendidik,
disiplin kelas, penetapan hubungan, dan kondisi fisik menunjukan bahwa tingkat
pengelolaan kelas guru mata pelajaran pengetahuan sosial di SMP Negeri
Kabupaten Banjarnegara termasuk dalam kriteria baik yaitu sebesar 68,1%.
Sedangkan hasil penelitian berdasarkan kondisi geomorfologi setiap wilayah di
kabupaten Banjarnegara menunjukan bahwa tingkat pengelolaan kelas guru mata
pelajaran Pengetahuan Sosial di SMP Negeri Kabupaten Banjarnegara termasuk
dalam kriteria baik, yaitu sebesar 66,02 %.
Berdasarkan hasil penelitian di atas, dapat disimpulkan bahwa pengelolaan kelas
guru mata pelajaran pengetahuan sosial di seluruh SMP Negeri Kabupaten
Banjarnegara termasuk dalam kriteria baik yaitu sebesar 68,1%, hanya saja belum
vii
maksimal dalam pelaksanaanya. Berdasarkan dari hasil penelitian ini maka
disarankan agar pelaksanaan pengelolaan kelas guru mata pelajaran pengetahuan
sosial, khususnya di Kabupaten Banjarnegara hendaknya lebih ditingkatkan.

PENGELOLAAN KELAS GURU MATA PELAJARAN
PENGETAHUAN SOSIAL DI SMP NEGERI
KABUPATEN BANJARNEGARA
TAHUN 2005/2006
SKRIPSI
Untuk memperoleh gelar Sarjana Pendidikan Geografi
Pada Universitas Negeri Semarang
Oleh :
Nama : Dina Mulyani Arifah
NIM : 3201401030
FAKULTAS ILMU SOSIAL
JURUSAN GEOGRAFI
2006
ii
PERSETUJUAN PEMBIMBING
Skripsi ini telah disetujui oleh Pembimbing untuk diajukan ke Sidang
Panitia Ujian Skripsi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Semarang pada :
Hari :
Tanggal :
Pembimbing I Pembimbing II
Dra. Sri Mudiyastuti Drs. Saptono Putro, M. Si

PERANAN OBYEK REKREASI DUTA WISATA TERHADAP KEADAAN SOSIAL EKONOMI KELUARGA DI KELURAHAN SUKAMAJU KECAMATAN TELUK BETUNG BARAT

abstraks: 

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji keberadaan Obyek Rekreasi Duta Wisata dan perannya terhadap keadaan sosial ekonomi keluarga di Kelurahan Sukamaju Kecamatan Teluk Betung Barat, dengan titik tekan kajiannya kesempatan kerja, kesempatan berusaha, tingkat pendapatan, pemenuhan kebutuhan pokok keluarga, dan perkembangan keadaan sosial ekonomi keluarga.
Penelitian ini adalah menggunakan metode deskriptif. Populasi penelitian ini sebanyak 49 kepala keluarga sebagai responden. Pengumpulan data dengan teknik observasi, wawancara terstruktur, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan tabel dan persentase sebagai dasar interpretasi dan deskripsi untuk membuat laporan hasil penelitian ini.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1). Sebanyak 0,022% (26 kepala keluarga) dari seluruh kepala keluarga di Kelurahan Sukamaju (1.170 kepala keluarga) mendapatkan kesempatan kerja di Obyek Rekreasi Duta Wisata (2). Sebanyak 0,019% (23 kepala keluarga) dari seluruh kepala keluarga di Kelurahan Sukamaju (1.170 kepala keluarga) memiliki kesempatan berusaha di Obyek Rekreasi Duta Wisata (3). Pendapatan rata-rata perkapita penduduk Kelurahan Sukamaju yang bekerja dan berwirausaha di Obyek Rekreasi Duta Wisata sebesar Rp 956.122,-perbulan. (4). Sebanyak 79,59% (39 responden) kebutuhan pokok minimumnya terpenuhi, dan sebanyak 20,41% (10 responden) kebutuhan pokok minimumnya tidak terpenuhi (5). Sebanyak 67,35% dari 49 responden menyekolahkan anaknya hingga tamat wajib belajar 9 tahun, sebanyak 12,24% (6 responden) menyekolahkan anaknya hingga tamat SLTA, dan sebanyak 20,41% (10 responden) tidak mampu menyekolahkan anaknya.

I. PENDAHULUAN
A. Latar Belakang

Untuk dapat merequest file lengkap yang dilampirkan pada setiap judul, anda harus menjadi special member, klik Register untuk menjadi free member di Indoskripsi.

Semua Special Member dapat mendownload data yang ada di download area.
NB: Ada kemungkinan data yang diposting di website ini belum ada filenya, karena dikirim oleh member biasa dan masih menunggu konfirmasi dari member yang bersangkutan. Untuk memastikan data ada atau tidak silahkan login di download area.

FREE JOURNAL UNTUK MELENGKAPI REFERENSI KARYA ILMIAH ANDA, FREE? KLIK DISINI
HOT DOWNLOAD MAKALAH, FULL PAPER? KLIK DISINI
PELUANG KERJA UNTUK FRESH GRADUATE, MAHASISWA TINGKAT AKHIR, BARU LULUS KULIAH? KLIK DISINI
BUTUH BEASISWA STUDY, BEASISWA PENELITIAN, INFO BEASISWA TERBARU? KLIK DISINI
INGIN KULIAH S2 JARAK JAUH? KLIK DISINI



Jika tertarik untuk memasang iklan di website ini, silahkan klik menu contact
Silahkan baca syarat dan ketentuannya

Design by xactive -