PENENTUAN SISTEM DISTRIBUSI DAN TRANSPORTASI DI PT XYZ AREA JAWA TIMUR

abstraks: 

PT. “XYZ” yang berlokasi di Surabaya merupakan salah satu distributor perusahaan yang bergerak di bidang pembuatan: perekat ubin, pengisi nat, bahan pembuat kedap air, berbagai bahan tambahan dan produk spesial untuk industry bangunan. PT “XYZ” area Jawa Timur biasanya melakukan pemesanan barang pada kantor pusat di Jakarta 2 – 3 kali dalam sebulan. Satu minggu kemudian barang yang dipesan akan dikirim ke PT “XYZ” di Surabaya. Jumlah produk yang dipesan perusahaan selama ini hanya berdasarkan perhitungan rata-rata dari penjualan periode lalu, akibat dari perusahaan yang selalu ingin mencegah terjadinya kekurangan stok maka perusahaan selalu memesan barang dalam jumlah yang berlebih, sehingga menyebabkan inventory yang berlebih di dalam gudang. Selama ini rute pengiriman barang ditentukan oleh sopir sehingga perusahaan menganggap rute pengiriman barang yang ada sekarang ini masih kurang optimal, yang menyebabkan biaya pengiriman menjadi besar dan waktu pengiriman menjadi lebih lama.
Untuk melakukan perencanaan persediaan, maka dihitung total biaya persediaan metode perusahaan periode Januari – Desember 2003 dengan metode FOI untuk memilih metode terbaik yang akan digunakan untuk perencanaan persediaan. Metode yang digunakan adalah metode yang mempunyai total biaya persediaan yang lebih kecil, dalam permasalahan ini, metode FOI mempunyai total biaya yang lebih kecil.

BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Masalah
PT. “XYZ” berlokasi di Surabaya merupakan salah satu distributor perusahaan yang bergerak di bidang pembuatan perekat ubin, pengisi nat, bahan pembuat kedap air, berbagai bahan tambahan dan produk spesial untuk industri bangunan.
PT “XYZ” area Jawa Timur biasanya melakukan pemesanan barang pada kantor pusat di Jakarta 2 – 3 kali dalam sebulan. Satu minggu kemudian barang yang dipesan akan dikirim ke PT “XYZ” di Surabaya. Jumlah produk yang dipesan perusahaan selama ini hanya berdasarkan perhitungan rata-rata dari penjualan periode lalu, akibat dari perusahaan yang selalu ingin mencegah terjadinya kekurangan stok maka perusahaan selalu memesan barang dalam jumlah yang berlebih, sehingga menyebabkan inventory yang berlebih di dalam gudang.
Biasanya PT. “XYZ” menerima order melalui telepon atau sales. Pendistribusian produknya ke toko dan proyek. PT “XYZ” area Jawa timur mempunyai dua macam cara pengiriman barang ke konsumen. Konsumen dalam kota menggunakan armada sendiri dan luar kota Surabaya menggunakan jasa ekspedisi. Untuk pengiriman dalam kota menggunakan 2 jenis armada yaitu Mitsubishi Colt kapasitas 1,5 ton dan Toyota Dyna kapasitas 3 ton. Waktu keberangkatan armada dibagi menjadi 2 yaitu armada pagi dan armada siang. Armada pagi mengangkut order untuk wilayah Surabaya Timur, Pusat dan Barat sedangkan armada siang mengangkut order untuk wilayah Surabaya Utara, Pusat dan Selatan.
Selama ini rute pengiriman barang ditentukan oleh sopir sehingga perusahaan menganggap rute pengiriman barang yang ada sekarang ini masih kurang optimal, yang menyebabkan biaya pengiriman menjadi besar dan waktu pengiriman menjadi lebih lama.
1.2 Perumusan Masalah
Masalah yang dihadapi perusahaan ini adalah :
1. PT. “XYZ” area Jawa Timur untuk menghindari terjadinya kekurangan stok selalu menyimpan persediaan yang berlebih, hal ini akan menyebabkan biaya persediaan yang tinggi
2. Permasalahan yang timbul selama ini PT “XYZ” menggunakan sistem manual dan pengiriman hanya dibatasi oleh wilayah-wilayah yang sudah ditentukan. Hal ini dapat menyebabkan perusahaan tidak beroperasi secara efisien, sehingga mengakibatkan terjadinya biaya transportasi yang tinggi. Oleh karena itu diperlukan penentuan dan pengaturan suatu sistem distribusi pengiriman barang yang paling efisisen.
1.3 Pentingnya Masalah
Masalah inventory yang berlebih yang ada di PT. “XYZ” sangat mempengaruhi total biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan. Dimana pengadaan barang yang berlebih merupakan suatu sistem pengadaan barang yang kurang efisien dan dapat memperbesar total biaya perusahaan.
Penentuan rute yang tidak efisien menyebabkan waktu transportasi menjadi lama dan biaya transportasi bertambah besar, sehingga mengurangi keuntungan yang seharusnya diperoleh oleh perusahaan.
1.4 Tujuan Penelitian
Adapun tujuan dilaksanakan peneliatian ini adalah:
1. Membuat rencana pemesanan barang agar meminimumkan biaya persediaan.
2. Menentukan perancangan sistem transportasi yang dapat meminimalkan biaya pengiriman dan mengoptimalkan jarak dan rute yang dilalui
1.5 Manfaat Penelitian
Manfaat dari penelitan ini adalah :
1. Perusahaan dapat menentukan jumlah barang yang dipesan ke pabrik untuk mengoptimalkan inventory di gudang.
2. Perusahaan dapat mengatur rute pengiriman barang ke retailer sehingga dapat meminimalkan total biaya pengiriman dan jarak yang ditempuh.
1.6 Asumsi-asumsi
1 Leadtime pemesanan barang ke supplier dianggap konstan
2 Prosentase tingkat suku bunga relative konstan, sekitar 6 % selama periode penelitian
3. Kondisi lalu lintas berjalan dengan normal, artinya tidak ada penutupan jalan / pengalihan jalur lalu lintas yang dapat menimbulkan kemacetan total arus lalu lintas


Untuk dapat melihat dan mendownload file skripsi lengkap yang dilampirkan pada setiap judul, anda harus menjadi special member, klik Register untuk menjadi free member di Indoskripsi.

Semua Member Special dapat mendownload SELURUH file content yang ada di website ini. Daftarkan diri anda segera. UNLIMITED ACCESS

Google

PELUANG KERJA UNTUK FRESH GRADUATE, MAHASISWA TINGKAT AKHIR, BARU LULUS KULIAH? KLIK DISINI
BUTUH BEASISWA STUDY, BEASISWA PENELITIAN, INFO BEASISWA TERBARU? KLIK DISINI



Jika tertarik untuk memasang iklan di website ini, silahkan klik menu contact
Silahkan baca syarat dan ketentuannyadi sini

Design by xactive -