ABSTRAK
Sistem pembumian pada gardu induk biasanya menggunakan konduktor yang bumikan secara horisontal dengan bentuk grid yang terbuat dari batang tembaga keras. Sistem pembumian grid ada dua macam, yaitu sistem pembumian grid jarak sama dan sistem pembumian grid jarak tak sama. Pada pembumian grid jarak sama, konduktor yang tersusun paralel jaraknya sama pada tiap sisi, sedangkan pada pembumian grid jarak tak sama konduktor yang tersusun secara paralel tidak sama jaraknya pada tiap sisi. Dengan menggunakan sistem pembumian grid jarak tak sama, jumlah penghantar yang digunakan lebih sedikit dibandingkan dengan penggunaan penghantar pada sistem pembumian grid jarak sama.
Kata kunci : Grid jarak tak sama, pembumian grid.
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 LATAR BELAKANG
Sistem pembumian pada gardu induk memainkan peranan penting dalam sistem gardu induk tegangan tinggi, biasanya grid pembumian gardu induk tersusun horisontal yang tertanam batang konduktor secara paralel pada jarak yang sama didesain dengan menggunakan prosedur standar. Tujuan dari desain grid pembumian adalah untuk menerima tegangan langkah dan tegangan sentuh dalam batas toleransi keamanan dan untuk menjaga tahanan tetap kecil. Untuk mencapai desain optimum dari pembumian grid jarak tak sama dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti tahanan pembumian (R), tegangan sentuh (Es), dan tegangan langkah (E ).
Faktor-faktor ini meliputi panjang grid pembumian, jumlah penghantar grid, kedalaman batang konduktor yang tertanam, diameter batang konduktor, jarak batang konduktor antara yang satu dengan yang lain, struktur tanah dan konfigurasi grid pembumian. Sistem pembumian pada gardu induk yang ada di Indonesia kebanyakan menggunakan sistem pembumian dengan jarak yang sama, tetapi grid pembumian dengan jarak yang sama mempunyai beberapa kerugian oleh karena efek melindungi sehingga lebih banyak aliran berasal dari tepi kisi-kisi penghantar yang menghasilkan tegangan sentuh pada sudut grid lebih besar dari pada yang di tengah.
Teknik pembumian dengan jarak yang sama telah diajukan untuk mengatasi aliran balik dari grid jarak yang sama, tetapi metode untuk menentukan jarak-jarak penghantar dan mendesain grid jarak tak sama yang layak tidak dibicarakan, oleh karena itu penulis mengambil tema tentang pembumian dengan grid jarak yang tak sama dalam hal penanggulangan masalah pada sistem pembumian gardu induk.
1.2 TUJUAN PENULISAN
Tujuan dari penyusunan tugas akhir ini adalah sebagai salah satu syarat untuk menyelesaikan program Strata satu (S1) pada jurusan teknik elektro, oleh karena itu dengan adanya tugas akhir ini mahasiswa diharapkan mampu mengevaluasi dan menganalisa suatu persoalan yang telah terjadi pada sistem pembumian gardu induk. Dalam tugas akhir ini penulis membahas dan menganalisa tentang sistem pembumian gardu induk serta penyelesaian masalah dengan menggunakan sistem grid pembumian jarak tak sama pada gardu induk.
1.3 BATASAN MASALAH
Penulisan tugas akhir ini mencakup analisa sistem pembumian gardu induk, pembatasan masalah meliputi studi mengenai pembumian grid jarak tak sama pada gardu induk.
1.4 METODOLOGI PENULISAN
Metodologi penulisan yang dilakukan adalah studi pustaka yang meliputi :
1. Mempelajari buku-buku literatur yang berkaitan dengan permasalaha sistem pembumian gardu induk.
2. Penelitian data yang dibutuhkan untuk analisa dan perhitungan.
1.5 SISTEMATIKA PENULISAN
Sistematika penulisan dibagi menjadi 5 (lima) bab, dimana setiap bab akan membahas :
BAB I PENDAHULUAN
Bab ini berisi tentang ringkasan materi dasar yang terdiri dari latar belakang masalah, tujuan penulisan, batasan masalah, metode penulisan, sistematika penulisan, dan hasil yang diharapkan.
BAB II TEORI DASAR PEMBUMIAN GARDU INDUK
Bab ini berisi tentang teori dasar pembumian untuk mendukung pemahaman materi pada bab-bab selanjutnya.
BAB III LANGKAH-LANGKAH MENDISAIN SISTEM PEMBUMIAN GRID JARAK TAK SAMA
Bab ini berisi tentang prosedur dalam mendisain sistem pembumian grid jarak tak sama pada gardu induk, analisa grid jarak tak sama terhadap tegangan sentuh pada manusia yang memiliki berat badan 50 kg dan 70 kg, serta rumus-rumus yang digunakan untuk mendisain grid jarak tak sama
BAB IV PERHITUNGAN SISTEM PEMBUMIAN GRID JARAK TAK SAMA
Bab ini berisi tentang data hasil perhitungan tegangan sentuh, panjang total konduktor grid jarak yang sama, jumlah total konduktor grid jarak yang sama dan jumlah total konduktor grid jarak tak sama serta analisa grafiknya.
BAB V KESIMPULAN
Bab ini merupakan penutup yang berisi kesimpulan dari masalah yang dibahas dalam bab sebelumnya.


