Melihat perkembangan dunia otomotif dewasa ini khususnya mobil, penulis sangat tertarik terutama di dalam sstem kelistrikannya. Untuk itu penulis menyoroti terutama pada sistem pengapian dan sistem penerangannya.
Pada sistem pengapian mobil dipergunakan peralatan yang terdiri dari baterai, platina, condenser, ignition coil, busi, distributor. Sistem pengapian ini sangat penting dan harus diperhatikan dengan cennat karena jika merangkai sistem ini tidak sesuai spesifikasi, maka motor tidak akan berfungsi dengan baik.
Begitu pula pada sistem penerangan sangat penting keberadaannya karena dalam hal ini bisa membantu pengemudi kendaraan pada waktu mengemudikan kendaraan terutama pada malam hari. Beberapa perlengkapan untuk sistem penerangan seperti lampu depan, lampu belakang, lampu plat nomor, lampu rem, lampu tanda belok, lampu mundur dan lampu kota serta ditambah dengan lampu pengontrol.
Agar kerja dari mobil itu sesuai dengan yang di kehendaki maka bagian¬bagian yang memerlukan pengukuran pada sistem pengapian dan sistem penerangan , untuk sistem pengapian seperti celah platina, celah bust dan juga komponen-komponen lain harus diukur sesuai dengan spesifikasi ataupun untuk sistem penerangan seperti lampu depan atau lampu sorot, penyebaran lampu harus terarah dan teratur. untuk mengetahui spesifikasinya tentu kita harus melihat buku petunjuk atau buku manual yang dikeluarkan oleh pembuat mobil tersebut.
Dengan keadaan seperti tersebut di atas tentunya diperlukan keterampilan yang cukup, untuk itu kami harapkan agar dalam memiliki keterampilan khususnya pada mobil lebih ditingkatkan lagi sesuai dengan perkembangan yang semakin hari semakin pesat.
1.1 Latar belakang Masalah
Melihat Perkembangan industri dewasa ini yang tumbuh begitu cepatnya, baik industri di bidang elektronik maupun di bidang Otomotif ataupun di bidang lainnya seiring dengan tumbuh dan berkembangnya industri-industri yang semakin canggih. Sebagai contoh Negara Korea dan
Cina yang sebelumnya tidak kedengaran produksi industri otomotifnya dan dalam tempo yang tidak terlalu lama dengan tiba-tiba mengejutkan pasar dengan produksi otomotif baik jenis sepeda motor ataupun mobilnya. Hal ini bisa kita lihar di pasar negeri kita saat ini begitu menjamurnya sepeda motor dan mobil yang diproduksi Negara Korea dan Cina.
Dalam hal ini penulis merasa perlu untuk mengetahui dan tertarik untuk mempelajari otomotif, terutama dalam hal penggunaan listriknya karena pada otomotif baik sepeda motor maupun mobil menggunakan listrik, dengan keadaan seperti ini penulis sangat ingin tahu dari mana listrik dalam kendaraan khususnya mobil diperoleh, Dengan keingin tahuan ini penulis mencoba mempelajari dan meneliti penggunaan listrik pada otomotif. Berangkat dari rasa ingin tahu dan sebagai orang listrik instalasi juga harus mengetahui karena konon katanya pada otomotif dewasa ini yang sangat berkembang itu adalah penggunaan komponen-komponen elektronika.
Menggunakan komponen-komponen elektronika sebagai contoh pada sistem pengapian yang dewasa ini sudah rata-rata menggunakan CDI (Condensator Distribution Ignition) atau pun dalam alarm mobil, untuk mengetahui itu semua akhirnya dalam rangka pembuatan Proyek Akhir penulis mencoba membuat simulatornya agar hal ini bisa diketahui dan dipelajari oleh penulis khususnya dan pembaca pada umumnya terutama bagi mahasiswa Teknik ELEKTRO. Selain ini juga penulis mencari data-data dan referensi-referensi yang berhubungan dengan pembuatan laporan Proyek Akhir ini serta melakukan pengamatan langsung ke bengkel otomotif Teknik Mesin Fakultas pendidikan Teknologi dan Kejuruan Universitas Pendidikan Indonesia guna mendapatkan keterangan yang lebih jelas.
Simulator sistem kelistrikan otomotif ini dimaksudkan untuk media pembelajaran khususnya mahasiswa Teknik Elektro guna membantu dalam proses praktikum sistem kelistrikan otomotif di laboratorium Listrik Tenaga.
1.2 Pembatasan Masalah
Melihat begitu banyaknya sistem yang ada dalam otomotif sehingga penulis perlu membatasi hal ini yaitu mengenai Simulator Sistem Kelistrikan Otomotif pada motor bensin yang digunakan sebagai media pembelajaran, karena di jurusan teknik elektro mengenai mata kuliah kelistrikan otomotif maish kurang mendukungnya kelengkapan media praktikum, hal – hal yang akan dibahas :
1. Sistem Pengapian, dalam hal ini sistem pengapian yang akan dibahas yaitu sistem pengapian yang menggunakan platina.
2. Sistem Penerangan, sistem ini akan membahas mengenai penerangan bagian luar dan beberapa lampu tanda.
3. Pembuatan Simulator.
1.3 Tujuan Penulisan
Adapun tujuan dari penulisan Proyek Akhir ini adalah :
1. Mempelajari dan mendalami ilmu pengetahuan dan teknologi khususnya yang berhubungan dengan sistem kelistrikan otomotif
2. Menambah ilmu pengetahuan bagi penulis khusunya dan pembaca pada umumnya
1.3 Metodologi Penulisan
Metodologi penulisan Proyek Akhir ini adalah :
1. Studi Literatur, dengan cara membaca buku untuk mendapatkan data-data yang mendukunng permasalahan yang sedang dibahas.
2. Studi Observasi, dengan cara melakukan pengamatan langsung ke bengkel otomotif.
3. Studi Eksperimen. dengan cara pembuatan simulatornya.
1.5 Kegunaan
Pembuatan simulator kelistrikan otomotif ini sebagai realisasi mata kuliah Proyek Akhir yang harus ditempuh oleh setiap mahasiswa Jurusan Teknik Elektro FPTK UPI sebagai salah satu syarat dalam menyelesaikan studi Jenjang D-3 yang diharapkan memiliki manfaat :
1 Bagi penulis Khususnya dan para pembaca karya tulis ini pada umumnya dapat memahami prinsip-prinsip yang paling mendasar mengenai sistem kelistrikan otomotif.
2 Alat yang direncanakan ini dapat digunakan sebagai model simulator untuk media pembelajaran dan penunjang dalam proses praktikum khususnya praktikum kelistrikan otomotif di laboratorium Jurusan Pendidikan Teknik Elektro FPTK UPI.
1.6 Sistematika Penulisan
Sistematika Penulisan tugas akhir ini, oleh penulis dibagi menjadi beberapa bab untuk mempermudah pembahasan, yaitu sebagai berikut :
BAB I Merupakan bab pendahuluan yang meliputi latar belakang masalah., pembatasan masalah, tujuan penulisan, metodologi penulisan, kegunaan, dan sistematika penulisan.
BAB II Merupakan pembahasan tentang cara kerja pengapian mengenai sistem kelistrikan otomotif yang meliputi sistem pengapian, sistem kelistrikan penunjang yang terdiri dari jaringan kabel, switch dan relay, dan sistem penerangan. Untuk sistem penerangan dibagi lagi menjadi dua yaitu Lampu penerangan, lampu isyarat dan alat isyarat.
BAB III Merupakan pembahasan tentang simulator sistem pengapian dan sistem penerangan yang didalamnya berisi tentang gambar diagram rangkaian sistem pengapian, gambar diagram rangkaian sistem penerangan, fungsi dan cara kerja bagian komponen.
BAB IV Merupan pembahasan tentang pembuatan simulator dan percobaan yang akan dilakukan yaitu meliputi pembuatan simulator,proses pembuatan, penataan komponen, dan percobaan.
BAB V Dalam bab ini berisi tentang kesimpulan hasil pembahasan dan percobaan mulai dari bab I sampai bab IV, sertta berisi saran saran.

