deskripsi teori krangka berpikir dan hipotesis penelitian

abstraks: 

Profesional berasal dari kata sifat yang berarti sangat mampu melakukan suatu
pekerjaan. Sebagai kata benda, profesional kurang lebih berarti orang yang
melaksanakan sebuah profesi dengan menggunakan profesiensi seperti pencaharian.
Menurut pendapat Wirawan profesional adalah orang yang melaksanakan profesi
yang berpendidikan minimal S1 dan mengikuti pendidikan profesi atau lulus ujian
profesi.
3
Dalam melaksanakan profesinya, profesional harus mengacu pada standar
profesi. Standar profesi adalah prosedur dan norma-norma dan prinsip-prinsip yang
dipergunakan sebagai pedoman agar keluaran kuantitas dan kualitas pelaksanaan
profesi tinggi sehingga kebutuhan orang dan masyarakat ketika diperlukan dapat
dipenuhi.
Mengacu kepada uraian di atas, maka kompetensi profesional guru dapat
diartikan sebagai kemampuan seorang guru dalam melaksanakan tugas profesi
keguruan dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi tinggi dengan sarana penunjang
berupa bekal pengetahuan yang dimilikinya. Kompetensi merupakan perilaku yang
irasional untuk mencapai tujuan yang dipersyaratkan sesuai dengan kondisi yang

Kompetensi merupakan perilaku yang irasional untuk mencapai tujuan yang
dipersyaratkan sesuai dengan kondisi yang dipersyaratkan pula. Kompetensi sangat
diperlukan untuk mengembangkan kualitas dan aktivitas tenaga kependidikan.
Tenaga kependidikan harus memiliki kompetensi pribadi, profesional, sosial.
Uraian dari ketiga kompetensi tersebut adalah sebagai berikut: (1) kompetensi pribadi
seorang guru meliputi; memiliki pengetahuan tentang adat istiadat baik sosial maupun
agama, memiliki pengetahuan budaya dan tradisi, memiliki pengetahuan tentang inti
demokrasi, memiliki apresiasi dan kesadaran sosial, memiliki pengetahuan tentang
estetika, memiliki sikap yang benar terhadap pengetahuan dan pekerjaan, dan setia
terhadap harkat dan martabat manusia, (2) kompetensi profesional meliputi; mengerti
dan dapat menerapkan landasan kependidikan filosofis maupun psikologis, mengerti
dan dapat menerapkan teori belajar sesuai dengan tingkat perkembangan perilaku
peserta didik, mampu menangani mata pelajaran atau bidang studi yang ditugaskan
kepadanya, mengerti dan dapat menerapkan metode mengajar yang sesuai, mampu
menggunakan alat dan fasilitas belajar, mampu mengorganisasikan dan melaksanakan
program pengajaran, mampu melaksanakan evaluasi belajar, dan mampu
menumbuhkan kepribadian peserta didik, (3) kompetensi sosial guru meliputi;
kemampuan berkomunikasi dengan masyarakat, bergaul dan melayani masyarakat
dengan baik, mendorong dan menunjang kreativitas masyarakat, menjaga emosi dan
perilaku yang kurang baik, dan menempatkan diri sesuai dengan tugas dan fungsinya
baik di sekolah maupun di lingkungan masyarakat .indoskripsidata@gmail.com

14
Suryadi dan Mulyana mengemukakan bahwa:
Kompetensi guru bertolak dari analisis tugas-tugas guru baik sebagai
pengajar, pembimbing, maupun administrator di dalam kelas. Kompetensi guru
terdiri dari: (1) menguasai bahan pelajaran, (2) mengelola program belajar mengajar
(3) mengelola kelas, (4) menggunakan media atau sumber belajar, (5) menguasai
landasan kependidikan, (6) mengelola interaksi belajar mengajar, (7) menilai
prestasi belajar, (8) mengenal fungsi dan layanan bimbingan penyuluhan,
(9) mengenal dan menyelenggarakan administrasi sekolah, dan (10) memahami dan
menafsirkan hasil penelitian guna keperluan pengajaran.
8
Aktivitas atau kinerja guru sangat terkait dengan tugas dan tanggung jawab
profesionalnya. Tugas dan tanggung jawab guru adalah sebagai pengajar,
pembimbing dan administrator. Selain itu tugas dan tanggung jawab guru mencakup
bidang pengajaran, bimbingan, pembinaan hubungan dengan masyarakat,
pengembangan kurikulum, dan pengembangan profesi.
Guru sebagai tenaga pendidik yang tugas utamanya mengajar, memilki
karakteristik kepribadian yang sangat berpengaruh terhadap keberhasilan
pengembangan sumber daya manusia. Dalam pengertian sederhana kepribadian
berarti sifat hakiki individu yang tercermin pada sikap dan perbuatanya yang
membedakan dirinya dari yang lain.
Kepribadian guru merupakan faktor terpenting bagi keberhasilan belajar anak
didik. Dalam kaitan ini, Zakiah Darajat dalam Syah menegaskan bahwa kepribadian
itulah yang akan menentukan apakah ia menjadi pendidik dan pembina yang baik
bagi anak didiknya, ataukah akan menjadi perusak atau penghancur bagi masa depan
anak didiknya terutama bagi anak didik yang masih kecil (tingkat dasar) dan mereka
Ace Suryadi dan Wiana Mulyana. 1993.
Kerangka Konseptual Mutu Pendidikan dan Pembinaan
8
Kemampuan Profesional Guru
. Jakarta: Cardimas Metropole, h. 21.

15
yang se

Untuk dapat merequest file lengkap yang dilampirkan pada setiap judul, anda harus menjadi special member, klik Register untuk menjadi free member di Indoskripsi.

Semua Special Member dapat mendownload data yang ada di download area.
NB: Ada kemungkinan data yang diposting di website ini belum ada filenya, karena dikirim oleh member biasa dan masih menunggu konfirmasi dari member yang bersangkutan. Untuk memastikan data ada atau tidak silahkan login di download area.

CARI CONTENT WEB :

FREE JOURNAL UNTUK MELENGKAPI REFERENSI KARYA ILMIAH ANDA, FREE? KLIK DISINI
HOT DOWNLOAD MAKALAH, FULL PAPER? KLIK DISINI
PELUANG KERJA UNTUK FRESH GRADUATE, MAHASISWA TINGKAT AKHIR, BARU LULUS KULIAH? KLIK DISINI
BUTUH BEASISWA STUDY, BEASISWA PENELITIAN, INFO BEASISWA TERBARU? KLIK DISINI
INGIN KULIAH S2 JARAK JAUH? KLIK DISINI




Jika tertarik untuk memasang iklan di website ini, silahkan klik menu contact
Silahkan baca syarat dan ketentuannya

Design by xactive -