Singapore adalah salah satu Negara yang berada di Asia Tenggara dan merupkan Negara maju. Yang letaknya sangat strategis serta patut diperhitungkan dalam hal kepariwisataan. Dilihat dari pembangunan yang sangat cepat setiap tahunnya, Singapore sudah dapat menjadi Negara sasaran wisatawan yang dating dari manca Negara seperti Indonesia, Thailand, India, Malaysia, Perancis, Belanda, Cina. Meningkatnya minat para wisatawan manca Negara untuk melakukan perjalanan wisata ke objek-objek wisata karena di Singapore juga sering mengadakan festival yang dilakukan setiap tahun seperti River Hang Bow, Aerospace, Asian Food Festival dan lain-lainnya.
Perhotelan merupkan salah satu usaha dari beberapa usaha dari sub sector pariwisata yang merupakan sarana pokok dalam pengelolaan industry yang saling menunjang antara satu dengan yang lain. Adapun pengertian hotel berdasarkan Keputusan Menteri Pariwisata, Pos dan Telekomunikasi adalah sebagai berikut:
“Hotel adalah suatu jenis akomodasi yang mempergunakan sebagian atau seluruh bangunannya untuk menyediakan jasa pelayanan, penginapan, makan dan minum serta jasa lainnya bagi umum yang dikelola secara komersial serta memenuhi ketentuan persyaratan yang ditetapkan didalam keputusan pemerintah”
(Pengantar Akomodasi dan Restoran, hal 9)
Selain menyediakan kamar, makan dan minum, di hotel itu sendiri juga menjual fasilitas ruangan yang sangat diperlukan oleh banyak orang, ruangan tersebut adalah Banquet Hall, dimana orang dapat mempergunakan untuk segala macam acara yang mereka adakan.
Banquet merupakan salah satu bagian yang sangat berpotensi bagi Food and Beverage Department dan juga bagi hotel itu sendiri dalam meningkatkan pendapatannya. Atas dasar itu penulis tertarik untuk mengambil judul “UPAYA MENINGKATKAN KUALITAS PELAYAN BANQUET SECTION DI HOTEL MERITUS MANDARIN SINGAPORE”.
BAB I
PENDAHULUAN
1. Latar Belakang Masalah
Singapore adalah salah satu Negara yang berada di Asia Tenggara dan merupkan Negara maju. Yang letaknya sangat strategis serta patut diperhitungkan dalam hal kepariwisataan. Dilihat dari pembangunan yang sangat cepat setiap tahunnya, Singapore sudah dapat menjadi Negara sasaran wisatawan yang dating dari manca Negara seperti Indonesia, Thailand, India, Malaysia, Perancis, Belanda, Cina. Meningkatnya minat para wisatawan manca Negara untuk melakukan perjalanan wisata ke objek-objek wisata karena di Singapore juga sering mengadakan festival yang dilakukan setiap tahun seperti River Hang Bow, Aerospace, Asian Food Festival dan lain-lainnya.
Perhotelan merupkan salah satu usaha dari beberapa usaha dari sub sector pariwisata yang merupakan sarana pokok dalam pengelolaan industry yang saling menunjang antara satu dengan yang lain. Adapun pengertian hotel berdasarkan Keputusan Menteri Pariwisata, Pos dan Telekomunikasi adalah sebagai berikut:
“Hotel adalah suatu jenis akomodasi yang mempergunakan sebagian atau seluruh bangunannya untuk menyediakan jasa pelayanan, penginapan, makan dan minum serta jasa lainnya bagi umum yang dikelola secara komersial serta memenuhi ketentuan persyaratan yang ditetapkan didalam keputusan pemerintah”
(Pengantar Akomodasi dan Restoran, hal 9)
Selain menyediakan kamar, makan dan minum, di hotel itu sendiri juga menjual fasilitas ruangan yang sangat diperlukan oleh banyak orang, ruangan tersebut adalah Banquet Hall, dimana orang dapat mempergunakan untuk segala macam acara yang mereka adakan.
Banquet merupakan salah satu bagian yang sangat berpotensi bagi Food and Beverage Department dan juga bagi hotel itu sendiri dalam meningkatkan pendapatannya. Atas dasar itu penulis tertarik untuk mengambil judul “UPAYA MENINGKATKAN KUALITAS PELAYAN BANQUET SECTION DI HOTEL MERITUS MANDARIN SINGAPORE”.
2. Pembatasan Penulisan
Dalam makalah ini penulis hanya memberikan batasan penulisan hanya pada upaya-upaya yang dilakukan pihak Banquet Section dalam meningkatkan kualitas pelayanan. Batasan ini dimaksudkan agar dalam pembahasan makalah ini menjadi lebih terarah.
3. Tujuan Penulisan
Tujuan penulisan makalah ini adalah sebagai pelengkap nilai untuk mata kuliah Tata Hidang II. Selain itu juga agar makalah ini dapat berguna dan menambah wawasan bagi pihak-pihak yang mungkin membutuhkan bahan informasi ataupun sebagai bahan perbandingan dalam penulisan-penulisan makalah selanjutnya.
4. Pengumpulan Data
Dalam makalah ini metode yang digunakan penulis dalam mengumpulkan data adalah metode kepustakaan, dengan mempelajari dan mengambil data-data yang berkaitan dengan objek yang dibahas, melalui beberapa buku literature yang ada kaitannya dengan penulisan makalah ini.
5. Sistematika Penulisan
Penulisan laporan karya ini dibuat dengan cara membaginya dalam beberapa bab sebagai berikut:
BAB I : PENDAHULUAN
Dalam bab ini penulis menguraikan Latar Belakang Penulisan, Pembatasan Masalah, Tujuan Penulisan, Pengumpulan Data dan Sistematika Penulisan.
BAB II : DATA DAN LANDASAN TEORI
Pada bab ini diuraikan mengenai sejarah singkat hotel, fasilitas-fasilitas hotel yang ada, hubungan banquet dengan departemen lain, tugas dan tanggung jawab banquet section.
BAB III : PEMBAHASAN
Pada bab ini membahas kualitas pegawai dalam memberikan pelayanan. Kemudian menguraikan tentang persyaratan yang harus dipenuhi oleh seorang karyawan atau pramusaji.
BAB IV : PENUTUP
Dalam bab ini diuraikan mengenai kesimpulan dengan saran-saran yang sekiranya diperlukan.

