SELEKSI KARYAWAN PADA JABATAN TERTENTU MENGGUNAKAN METODE ADAPTIVE NEURO FUZZY INFERENCE SYSTEM (ANFIS) (STUDI KASUS PT. PLN )

abstraks: 

Abstrak

Berkembangnya penemuan-penemuan baru dari pengembangan metode Soft Computing semakin mempermudah manusia dalam menyelesaikan permasalahan di berbagai bidang. Salah satu metode Soft Computing yang sering digunakan adalah ANFIS (Adaptive Neuro Fuzzy Inference System). ANFIS merupakan metode yang menggunakan jaringan syaraf tiruan untuk mengimplementasikan sistem inferensi fuzzy.
Keunggulan sistem fuzzy adalah dapat menerjemahkan pengetahuan dari pakar dalam bentuk aturan-aturan, namun biasanya dibutuhkan waktu yang lama untuk menetapkan fungsi keanggotaannya. Oleh sebab itu dibutuhkan teknik pembelajaran dari jaringan syaraf tiruan untuk mengotomatisasi proses tersebut sehingga dapat mengurangi waktu pencarian Hal tersebut menyebabkan metode ANFIS sangat baik diterapkan pada berbagai bidang [8].
Telah dibuktikan pada penelitian sebelumnya bahwa ANFIS dapat digunakan untuk prediksi curah hujan [5], pengenalan suara [9] dan lain-lain.. Dalam tugas akhir ini penulis ingin mengaplikasikan ANFIS dalam bidang sumber daya manusia. Tes masuk sebagai salah satu dari serangkaian tes untuk menyeleksi tenaga kerja sangat dibutuhkan bagi pihak manajemen sumber daya manusia (SDM). ANFIS akan dilatih dengan menggunakan algoritma Least Square Estimator pada arah maju dan Gradient Descent pada arah mundur untuk menentukan nilai akhir dan rangking dari tiap calon karyawan untuk memudahkan pemilihan calon karyawan.

Kata Kunci: ANFIS, Seleksi Karyawan, Least Square Estimator, Gradient Descent

BAB I
PENDAHULUAN

I.1 Latar Belakang
Sejak ditemukannya metode soft computing oleh Lotfi A Zadeh pada tahun 1992, perkembangan penelitian sebagai langkah lanjut terhadap teori tersebut telah menghasilkan penemuan – penemuan baru. . Soft computing merupakan koleksi dari beberapa metodologi dan merupakan pendekatan untuk melakukan komputasi dengan meniru akal manusia dan memiliki kemampuan untuk menalar dan belajar pada lingkungan yang penuh dengan ketidakpastian dan ketidaktepatan [6].
Beberapa komponen pembentuk soft computing adalah sistem fuzzy dan jaringan syaraf tiruan. Adakalanya komponen-komponen soft computing saling dipadupadankan untuk mendapat algoritma yang lebih sempurna. Salah satu penggabungannya adalah terbentuknya metode ANFIS (Adaptive Neuro Fuzzy Inference System) yaitu metode yang menggunakan jaringan syaraf tiruan untuk mengimplementasikan sistem inferensi fuzzy. Keunggulan sistem fuzzy adalah dapat menerjemahkan pengetahuan dari pakar dalam bentuk aturan-aturan, namun biasanya dibutuhkan waktu yang lama untuk menetapkan fungsi keanggotaannya. Oleh sebab itu dibutuhkan teknik pembelajaran dari jaringan syaraf tiruan untuk mengotomatisasi proses tersebut sehingga dapat mengurangi waktu pencarian Hal tersebut menyebabkan metode ANFIS sangat baik diterapkan pada berbagai bidang [8].
Metode ANFIS telah banyak diaplikasikan pada berbagai permasalahan, seperti prediksi curah hujan [5], pengenalan suara [9] dan lain-lain. Disini penulis ingin menerapkan metode ANFIS dalam bidang SDM. Sumber daya manusia (SDM) adalah salah satu modal yang penting dalam menentukan kemajuan suatu perusahaan atau lembaga. Permasalahan yang sering muncul untuk mendapatkan sumber daya manusia yang tepat seperti yang diinginkan bukanlah hal yang mudah untuk diputuskan. Untuk itu perusahaan atau lembaga biasanya melakukan serangkaian tes agar dapat memperoleh sumber daya manusia yang dibutuhkan sesuai dengan kriteria perusahaan.
Hal ini juga terjadi di PT PLN Distribusi Jawa Timur. Namun dalam pelaksanaannya proses perhitungan nilai dari hasil tes tersebut masih dilakukan secara manual sehingga memerlukan waktu yang agak lama dan SDM yang banyak untuk menentukan calon karyawan yang memenuhi persyaratan. Oleh sebab itu digunakan ANFIS untuk memudahkan proses seleksi. Hasil perhitungannya akan dirangking, hal ini dimaksudkan untuk mempermudah pemilihan calon yang sesuai. Sedangkan keputusan terakhir akan ditentukan oleh user berdasarkan pertimbangan-pertimbangan tertentu.

I.2 Rumusan Masalah
Rumusan masalah dalam tugas akhir ini adalah bagaimana merancang dan mengaplikasikan suatu sistem seleksi karyawan pada jabatan tertentu dengan menggunakan metode ANFIS.

I.3 Batasan Masalah
Dalam tugas akhir ini ada beberapa batasan masalah, yaitu:
1. Studi kasus untuk seleksi karyawan di PT. PLN Distribusi Jawa Timur.
2. Seleksi hanya dilaksanakan pada jabatan struktural bidang SDM (asisten manajer, supervisor).
3. Software yang dirancang disesuaikan dengan sistem seleksi karyawan pada perusahaan yang bersangkutan.
4. Persyaratan untuk suatu jabatan yang digunakan dalam proses seleksi disesuaikan dengan kualifikasi yang telah ada di perusahaan.
5. Metode yang digunakan untuk seleksi karyawan adalah Adaptive Neuro Fuzzy Inference system (ANFIS).
6. Algoritma hibrid yang digunakan adalah Least Square Estimator (LSE) pada langkah maju dan Steepest Descent (SD) pada langkah balik
7. Metode ANFIS tidak dapat digunakan untuk seleksi karyawan pada perusahaan yang baru berdiri (tidak ada data seleksi karyawan lama).
8. Proses testing berhenti jika ranking yang dihasilkan dari proses testing sesuai dengan data aktualnya.
9. Perangkat lunak yang dibuat hanya memberikan informasi sedangkan keputusan terakhir tetap berada di tangan pengambil keputusan.

I.4 Tujuan dan Manfaat
Tujuan dari tugas akhir ini adalah:
1. Merancang sebuah perangkat lunak untuk memudahkan pengolahan data dalam merangking calon karyawan.
2. Mengaplikasikan metode ANFIS untuk merangking calon karyawan.

Manfaat dari tugas akhir ini adalah :
1. Mempermudah proses seleksi karyawan dengan mengimplementasikan metode ANFIS.
2. Efisiensi waktu dan SDM dalam memilih calon karyawan yang sesuai dengan kriteria perusahaan.

I.5 Metodologi
Dalam sub bab ini akan dijelaskan metodologi penyelesaian permasalahan yang telah dirumuskan pada rumusan masalah. Metodologi penyelesaian ini dimaksudkan untuk menggambarkan proses-proses yang dilakukan agar penelitian lebih terarah. Penjelasan tentang metodologi penyelesaian didasarkan pada tujuan dari Tugas Akhir sebagaimana telah diuraikan di sub bab tujuan. Oleh karena itu tahapan-tahapan yang akan dilakukan adalah analisa sistem, desain perangkat lunak, implementasi perangkat lunak, dan uji coba perangkat lunak.

I.5.1 Analisa sistem
Analisa sistem dilakukan untuk mengetahui proses seleksi karyawan yang terjadi pada PT. PLN Distribusi Jawa Timur. Mulai dari seleksi administrasi sampai pada tes wawancara serta proses penilaian dan perhitungan nilai yang didapat oleh calon karyawan. Selain itu juga dilakukan analisa terhadap metode penyelesaian yang akan dilakukan, dalam hal ini adalah metode ANFIS dengan algoritma hibrid Least Square Estimator (LSE) pada langkah maju dan Steepest Descent (SD) pada langkah mundur.

I.5.2 Desain perangkat lunak
Setelah dilakukan analisa sistem maka dilakukan perancangan perangkat lunak untuk memadukan permasalahan seleksi karyawan dengan metode ANFIS agar didapatkan hasil yang optimal dan sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Termasuk juga perancangan antar muka (interface) untuk perangkat lunak yang akan dibuat.

I.5.3 Implementasi perangkat lunak
Tahap ketiga yaitu implementasi perangkat lunak yang telah dirancang. Pada tahap ini desain sistem seleksi karyawan yang telah dibuat diimplemetasikan ke dalam bahasa pemrograman. Pada tugas akhir ini menggunakan bahasa pemrograman Visual Basic 6 dan SQL Server sebagai basis datanya.

I.5.4 Uji coba perangkat lunak
Tahap keempat yaitu uji coba perangkat lunak yang telah dibuat. Pada tahap ini dilakukan pengujian terhadap beberapa inputan yang berupa hasil penilaian dari calon karyawan pada tiap kriteria jabatan dan hasil keluaran berupa nilai total dari masing-masing calon karyawan yang hasilnya akan diranking dan akan dilakukan perbaikan apabila sistem seleksi karyawan tersebut belum sesuai dengan tujuan yang diharapkan.

I.6 Sistematika Penulisan
Penulisan laporan Tugas Akhir ini terdiri dari lima bab dengan sistematika sebagai berikut:
BAB I Pendahuluan
Mengemukakan latar belakang penelitian, perumusan masalah, batasan masalah, tujuan, manfaat, metodologi, serta sistematika penulisan tugas akhir.
BAB II Dasar Teori
Menguraikan serta memahami lebih lanjut tinjauan pustaka tentang sistem seleksi karyawan, metode Adaptive Neuro Fuzzy Inference System dengan algoitma hibrid (Least Square Estimators dan Steepest descent).
BAB III Analisa dan Desain Perangkat Lunak
Berisi tentang analisa permasalahan pada proses seleksi karyawan dan metode Adaptive Neuro Fuzzy Inference System. Hasil analisa tersebut akan dipadukan dan dilakukan perancangan untuk mendapatkan model sistem dengan hasil yang optimal.
BAB IV Implementasi dan Uji Coba Perangkat Lunak
Memuat tentang pembuatan perangkat lunak seleksi karyawan dengan menggunkan metode ANFIS serta uji cobanya.
BAB V Penutup
Berisi kesimpulan dari penyelesaian tugas akhir ini serta saran-saran yang bermanfaat bagi pembaca.


Untuk dapat melihat dan mendownload file skripsi lengkap yang dilampirkan pada setiap judul, anda harus menjadi special member, klik Register untuk menjadi free member di Indoskripsi.

Semua Member Special dapat mendownload SELURUH file content yang ada di website ini. Daftarkan diri anda segera. UNLIMITED ACCESS

Google

PELUANG KERJA UNTUK FRESH GRADUATE, MAHASISWA TINGKAT AKHIR, BARU LULUS KULIAH? KLIK DISINI
BUTUH BEASISWA STUDY, BEASISWA PENELITIAN, INFO BEASISWA TERBARU? KLIK DISINI



Jika tertarik untuk memasang iklan di website ini, silahkan klik menu contact
Silahkan baca syarat dan ketentuannyadi sini

Design by xactive -