PENGARUH IKLIM ORGANISASI TERHADAP KEPUASAN KERJA PADA PT LARAS GROUP PERUMAHAN BUMI KEPUH PERMAI MALANG

abstraks: 

ABSTRAKSI

HIDAYAT BAGUS FEBRIANTO, Manajemen Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia, PENGARUH IKLIM ORGANISASI TERHADAP KEPUASAN KERJA PADA PT. LARAS GROUP PERUMAHAN BUMI KEPUH PERMAI MALANG. Pembimbing I : Hj. Sri Kusumaninghadi, SE, MM dan Dosen Pembimbing II : H. Drs. Soetjipto, MM

Pola perilaku hubungan manusia memperhatikan kesejahteraan bawahan, membuka saluran komunikasi, delegasi kekuasaan, mendengarkan bawahan. Kondisi demikian akan mewujudkan iklim organisasi yang sehat menyenangkan dan mendorong prakarsa dan tanggung jawab. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh iklim organisasi secara signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan di PT. Laras Group Perumahan Bumi Kepuh Permai Malang.
Dalam penelitian ini populasinya adalah Populasi berjumlah 30 karyawan PT. Laras Group Perumahan Bumi Kepuh Permai Malang. Dan teknik pengambilan sampel menggunakan rumus slovin, sehingga sampel berjumlah 23 responden. Dari penelitian ini diperoleh beberapa kesimpulan yaitu hasil pengujian hipotesis dapat disimpulkan bahwa iklim organisasi mempunyai pengaruh secara signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan.
Dari hasil analisis deskriptif seluruh responden dapat disimpulkan bahwa pendapat responden tentang iklim organisasi berupa kualitas kepemimpinan, kadar kepercayaan kepada pemimpin, komunikasi ke atas dan ke bawah, perasaan melakukan pekerjaan yang bermanfaat, tanggung jawab, imbalan yang adil, tekanan pekerjaan, kesempatan, pengendalian struktur dan birokrasi dan keterlibatan pegawai sudah terlaksana dengan baik yang ditunjukkan dengan prosentase sebesar 59%, hal ini menunjukkan bahwa iklim organisasi sudah terlaksana dengan baik dengan jawaban responden yang sebagian besar menjawab setuju, dan pendapat responden tentang kepuasan kerja karyawan berupa profesionalisme, kepemimpinan, gaji dan tunjangan lain, signifikansi tugas, pendidikan dan motivasi yang ditunjukkan dengan prosentase sebesar 61%, hal ini menunjukkan bahwa kepuasan kerja karyawan sudah terlaksana dengan baik dengan jawaban responden yang sebagian besar menjawab setuju.

BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Masalah
Dalam setiap organisasi tidak terlepas dari sumber daya manusia. Kemampuan sumberdaya manusia di tuntut memiliki kemampuan yang berkualitas untuk mendukung tercapainya tujuan dalam organisasi. Robbins (2002:1) mengatakan, “memiliki sumberdaya manusia yang handal merupakan hal yang sangat berharga, bahkan merupakan asset yang sangat penting dalam memecahkan masalah-masalah”.
Maju atau mundurnya kehidupan manusia, terwujud atau tidaknya cita-cita manusia tergantung pada sumber manusia pada kemampuannya untuk mengatur dan memanfaatkan sumber manusia yang ada dalam organisasi, termasuk sumber daya manusianya dengan lebih efisien, efektif dan produktif.
Senada dengan apa yang di katakan oleh Gomes (2003:11), “Pentingnya pengelolaan sumber daya manusia tertuju kepada efisiensi, efektifitas dan produktivitas”.
Kedudukan sumber daya manusia dalam wadah organisasai sangat strategis untuk meningkatkan produktivitas kerja. Dalam hal ini adalah pegawai yaitu orang-orang yang bergabung dalam organisasi. Pegawai yang memiliki pengaruh atau berperan aktif dalam organisasi perusahaan akan merasa puas.
Robert Hoppock dalam (Hoy, 2001:303) memberikan definisi kepuasan kerja sebagai kombinasi kondisi psikologis, fisiologis dan lingkungan yang menyebabkan orang berkata “saya puas dengan pekerjaan saya”. Maksudnya, kepuasan kerja adalah kondisi dimana individu menyukai pekerjaannya.
Dengan demikian kepuasan kerja mencerminkan perasaan seseorang terhadap pekerjaan yaitu cara pandang pegawai terhadap pekerjaan mereka. Menurut Martoyo (2000:132) kepuasan kerja adalah keadaan emosional karyawan di mana terjadi ataupun tidak terjadi titik temu antara nilai balas yang memang di inginkan oleh karyawan yang bersangkutan. Balas jasa karyawan ini, baik berupa financial maupun nonfinancial.
Kepuasan kerja sebagai kombinasi psikologis fisiologis dan lingkungan yang menyebabkan individu menyukai pekerjaannya. Seseorang dengan tingkat kepuasan kerja yang tinggi mempunyai sikap positif terhadap pekerjaannya, seorang yang tidak puas dengan pekerjaannya mempunyai sikap yang negatif terhadap pekerjaan tersebut. Kepuasan kerja sangat penting untuk menciptakan lingkungan kerja yang kondusif.
Tiffin dalam As'ad (2004:104) kepuasan kerja berhubungan erat dengan sikap dari karyawan terhadap pekerjaan itu sendiri, situasi kerja, kerja sama antar pimpinan dengan sesama karyawannya.
Kepuasan kerja sangat dipengaruhi banyak faktor, menurut Luthan, (1995:126) faktor-faktor yang dapat dijadikan pertimbangan untuk mengendalikan kepuasan kerja adalah, 1) isi pekerjaan (job conten), (2) pembayaran upah (salary and woges), (3) promotion (promosi), (4) pengawasan kerja (job supervision), 5 kelompok kerja (working group), dan (6) kondisi kerja (working condition).
Pola perilaku hubungan manusia memperhatikan kesejahteraan bawahan, membuka saluran komunikasi, delegasi kekuasaan, mendengarkan bawahan. Kondisi demikian akan mewujudkan iklim organisasi yang sehat menyenangkan dan mendorong prakarsa dan tanggung jawab.
Organisasi pada dasarnya merupakan kumpulan dari beberapa orang yang terlibat dalam suatu organisasi. Robbins (2002:3) organisasi merupakan suatu struktur koordinasi terencana yang formal, melibatkan dua orang atau lebih dalam rangka mencapai tujuan bersama.
Berdasarkan itu organisasi sebagai salah satu sistem yang terdiri dari unsur yaitu : (1) adanya tujuan (goals), (2) adanya manusia, dan (3) lingkungan organisasi. Unsur-unsur organisasi selanjutnya berpengaruh terhadap peranan dan perilaku dalam menciptakan suasana atau iklim organisasi.
Iklim organisasi adalah lingkungan manusia di dalam mana para pegawai organisasi melakukan pekerjaan mereka. (Davis, 1997:21) Pengertian ini dapat mengacu lingkungan suatu departemen unit perusahaan atau suatu organisasi secara keseluruhan. Menyadari bahwa dalam organisasi terjadi saling berinteraksi sesama pegawai organisasi. Dalam setiap organisasi memiliki iklim kerja yang berbeda-beda, ada suasana kondusif, dinamis, sementara yang lain kurang bahkan tidak kondusif. Hal ini dipengaruhi faktor internal pegawai, iklim organisasi itu dan lingkungan eksternal organisasi. Menurut Sujak (1990), “perpaduan antara lingkungan internal dan pelaksanaan peran pada akhirnya mempengaruhi aktivitas, kepuasan, dan pertumbuhan organisasi” baik buruknya iklim organisasi dapat menyebabkan perubahan perilaku pegawai menjadi negatif atau positif.
Pengaruh positif dapat menimbulkan perubahan ke arah perbaikan, dalam hal ini peningkatan kinerja yang pada akhirnya dapat tercapai tujuan organisasi. Sedangkan pengaruh negatif membawa pengaruh pada kinerja pegawai yang dapat menimbulkan keterlambatan, kemungkinan turnover pegawai bahkan kesengajaan memperlambat kerja. Gorton (1991:67) mengatakan ada empat faktor yang mempengaruhi kehadiran pegawai, (1) karakteristik pribadi pegawai, misalnya etos kerja, (2) situasi kerja itu sendiri, misalnya stress yang dialami oleh pegawai, (3) faktor-faktor organisasi, misalnya tipe kebijaksanaan personal yang mengatur absentteisme pegawai, (4) faktor-faktor di luar, misalnya sakit atau kecelakaan.
Menurut Davis dan John (1997:105), salah satu gejala meyakinkan dari rusaknya kondisi dalam suatu organisasi adalah rendahnya kepuasan kerja (job satisfaction). Gejala itu bersembunyi di belakang pemogokan liar, pelambatan kerja, mangkir, dan pergantian pegawai. Gejala itu juga mungkin merupakan bagian dari keluhan prestasi, rendahnya kualitas produk, penerimaan yang di lakukan pegawai, masalah disipliner, dan berbagai kesulitan lain.
Likert dalam Davis (1997:24) mengidentifikasikan unsur iklim organisasi (1) kualitas kepemimpinan, (2) kadar kepercayaan, (3) komunikasi saat ke atas dan ke bawah, (4) perasaan melakukan pekerjaan yang bermanfaat, (5) tanggung jawab, (6) imbalan yang adil, (7) tekanan pekerjaan yang nalar, (8) kesempatan, (9) pengendalian struktur dan birokrasi, (10) keterlibatan pegawai keikutsertaan.
Berdasarkan uraian pada latar belakang penelitian ini, maka peneliti merasa tertarik mengambil judul ”Pengaruh Iklim Organisasi Terhadap Kepuasan Kerja Pada PT. Laras Group Perumahan Bumi Kepuh Permai Malang”.

1.2 Perumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang di atas, maka dapat dirumuskan masalah yaitu “Apakah faktor-faktor (kualitas kepemimpinan, kadar kepercayaan, komunikasi saat ke atas dan ke bawah, perasaan melakukan pekerjaan yang bermanfaat, tanggung jawab, imbalan yang adil, tekanan pekerjaan yang nalar, kesempatan, pengendalian struktur dan birokrasi, serta keterlibatan pegawai keikutsertaan) dari variabel iklim organisasi berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan di PT. Laras Group Perumahan Bumi Kepuh Permai Malang”.

1.3 Tujuan Penelitian
Tujuan penelitian dalam skripsi berjudul pengaruh faktor-faktor dari variabel iklim organisasi terhadap kepuasan kerja karyawan PT. Laras Group Perumahan Bumi Kepuh Permai Malang ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh iklim organisasi secara signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan di PT. Laras Group Perumahan Bumi Kepuh Permai Malang.

1.4 Manfaat Penelitian
Berdasarkan latar belakang masalah, perumusan masalah, dan tujuan yang hendak dicapai, diharapkan penelitian ini dapat bermanfaat. Adapun manfaat yang diharapkan dari penelitian ini adalah sebagai berikut :
1. Bagi Penulis
Memberikan masukan ke perusahaan bahwa iklim organisasi yang dinamis dan kondusif dapat memberikan kepuasan kerja karyawan.
2. Bagi PT. Laras Group Perumahan Bumi Kepuh Permai Malang
Sebagai sumbangan penelitian dan sebagai dasar pertimbangan bagi pimpinan perusahaan guna meningkatkan kepuasan kerja karyawan maupun dalam pengabilan kebijakan yang dilakukan oleh jajaran manajemen.
3. Bagi Pihak lain
Hasil penelitian ini diharapkan dapat berguna bagi perkembangan dunia pendidikan khususnya sebagai bahan perbandingan bagi mereka yang berminat di bidang yang sama serta bermanfaat bagi peneliti yang akan datang.

Untuk dapat merequest file lengkap yang dilampirkan pada setiap judul, anda harus menjadi special member, klik Register untuk menjadi free member di Indoskripsi.

Semua Special Member dapat mendownload data yang ada di download area.
NB: Ada kemungkinan data yang diposting di website ini belum ada filenya, karena dikirim oleh member biasa dan masih menunggu konfirmasi dari member yang bersangkutan. Untuk memastikan data ada atau tidak silahkan login di download area.

CARI CONTENT WEB :

FREE JOURNAL UNTUK MELENGKAPI REFERENSI KARYA ILMIAH ANDA, FREE? KLIK DISINI
HOT DOWNLOAD MAKALAH, FULL PAPER? KLIK DISINI
PELUANG KERJA UNTUK FRESH GRADUATE, MAHASISWA TINGKAT AKHIR, BARU LULUS KULIAH? KLIK DISINI
BUTUH BEASISWA STUDY, BEASISWA PENELITIAN, INFO BEASISWA TERBARU? KLIK DISINI
INGIN KULIAH S2 JARAK JAUH? KLIK DISINI




Jika tertarik untuk memasang iklan di website ini, silahkan klik menu contact
Silahkan baca syarat dan ketentuannya

Design by xactive -