Adisti Fajerin dan Indah Aprilliah, 2006. Penggunaan kayu filicium sebagai alternative bahan baku dalam pembuatan karbon aktif. Di Laboratorium Teknik Kimia Politeknik Negeri Malang. Tugas Akhir Jurusan Teknik Kimia Politeknik Negeri Malang, Pembimbing: Ir. Armanto.
Kata kunci : Kayu filicium, karbon aktif
Ranting dan cabang kayu filicium yang sudah ditebang merupakan suatu masalah karena selama ini hanya dibuang dan dibakar begitu saja. Kayu merupakan suatu bahan yang mengandung banyak selulosa, oleh karena itu dapat diolah menjadi bahan baku karbon aktif. Pembuatan karbon aktif dari kayu filicium ini menggunakan proses karbonisasi dan proses aktivasi secara fisika dan kimia. Aktifasi kimia dilakukan sebelum karbonisasi dengan menggunakan activator NaCl dan digunakan variable konsentrasi NaCl 15%, 20%, 25%, 30%, 35% serta lama perendaman 12, 18, 24 jam. Proses aktivasi secara fisika dilakukan setelah proses karbonisasi dengan suhu aktivasi 100, 200, 300, 400, 500°C. Dilakukan analisis karbon aktif yang dihasilkan berdasarkan Syarat Industri Indonesia(SII) yang meliputi analisis kadar air, analisis kadar abu, dan daya serap terhadap larutan iod. Berdasarkan tinjauan pengaruh lama perendaman dengan larutan NaCl menunjukkan bahwa pengaruh lama perendaman memberikan pengaruh terhadap karbon aktif yang dihasilkan, yaitu semakin lama perendaman kadar air dan daya serap terhadap larutan Iod semakin besar, dan kadar abu yang dihasilkan semakin menurun. Konsentrasi larutan NaCl terbaik dicapai pada konsentrasi 35% NaCl, dengan lama perendaman 24 jam, suhu aktivasi 500°C, kadar air11.2%, kadar abu 1.6%, dan daya serap larutan iod 18.21%. Suhu aktivasi terbaik dicapai pada suhu 500°C, dengan konsentrasi NaCl 35%, lama perendaman 24 jam, kadar air 11.2%, kadar abu 1.6%, dan daya serap larutan Iod 18.21%.
DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL i
HALAMAN PERSEMBAHAN ii
HALAMAN REVISI iii
HALAMAN PENGESAHAN iv
KATA PENGANTAR v
ABSTRAKSI vii
ABSTRACT viii
DAFTAR ISI ix
DAFTAR GAMBAR xi
DAFTAR TABEL xii
DAFTAR LAMPIRAN xv
BAB I : PENDAHULUAN 1
1.1. Latar Belakang 1
1.2. Ruang Lingkup 2
1.3. Batasan Masalah 4
1.4. Rumusan Masalah 4
1.5. Tujuan 4
BAB II: TINJAUAN PUSTAKA 5
2.1.Kayu Filicium 5
2.2.Karbon Aktif 8
2.2.1.Penggunaan Karbon Aktif 9
2.2.2.Syarat Mutu Karbon Aktif 10
2.2.3.Sifat Adsorbsi Karbon Aktif 10
2.2.4.Proses Pembuatan Karbon Aktif 11
2.3.Adsorbsi 15
2.4. Turbidity 16
2.5. NaCl (Natrium Klorida) 17
BAB III: METODE PERCOBAAN 18
3.1. Metodologi Percobaan 18
3.2.Variabel Percobaan 19
3.2. Alat dan Bahan 19
3.3. Prosedur percobaan 20
3.4. Skema Kerja 25
BAB IV: HASIL DAN PEMBAHASAN 27
BAB V: PENUTUP 52
5.1. Kesimpulan 52
DAFTAR PUSTAKA 53


