PENGARUH ASAM BORAT TERHADAP PENGENDAPAN KOBALT PADA SUBSTRAT TEMBAGA DENGAN METODE ELEKTROLISIS

abstraks: 

Logam kobalt (Co) merupakan logam yang bersifat rapuh, agak keras dan magnetis. Berbagai campuran logam kobalt mempunyai kekuatan magnetis yang banyak digunakan untuk berbagai sektor industri, misalnya untuk bahan magnet yang kuat seperti pada loudspeaker atau mikrofon serta bahan baja tahan karat dan baja magnit. Lapisan kobalt diatas substrat tembaga dapat diperoleh melalui pengendapan secara elektrokimia. Penggunaan asam borat (boric acid) dalam proses elektrolisis telah mulai dikembangkan dalam rangka meningkatkan efisiensi pengendapan, meningkatkan penyerapan pada katoda, serta menghalangi pengurangan proton pada proses pengendapan. Adanya penambahan asam borat disini diharapkan akan diperoleh suatu hasil endapan kobalt dengan suatu penggunaan energi yang lebih efisien sehingga akan terbentuk suatu hasil yang memiliki kualitas yang lebih baik. Analisis komposisi endapan kobalt yang dihasilkan akan diukur dengan menggunakan AAS.

BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang
Logam kobalt merupakan logam yang bersifat rapuh, agak keras dan magnetis. Berbagai campuran logam kobalt mempunyai kekuatan magnetis yang banyak digunakan untuk berbagai sektor industri terutama industri pelapisan logam, misalnya untuk bahan magnet yang kuat seperti pada perekam magnetik, sebagai paduan logam untuk baja tahan karat dan baja magnet, komponen elektronik, bahan semikonduktor, serta peralatan elektrooptik. Penggunaan logam kobalt dalam berbagai sektor industri telah banyak dikembangkan, akan tetapi belum banyak dilakukan modifikasi terhadap kualitas serta kuantitas produk yang dihasilkan.
Pengendapan secara elektrokimia merupakan salah satu teknik untuk menghasilkan lapisan kobalt pada substrat tembaga. Metode elektrolisis yang digunakan diharapkan akan memiliki kelebihan diantaranya yaitu proses yang cepat, murah, sederhana, tidak memerlukan pemisahan terlebih dahulu, serta efisiensi yang tinggi sehingga diperoleh logam dengan kuantitas maksimal dengan tingkat kemurnian yang tinggi. Adapun prinsip metode tersebut yakni pembentukan endapan logam pada katoda dengan bantuan energi listrik. Namun, seringkali diperoleh hasil elektrolisis berupa lapisan yang tidak rata, rapuh, dan secara kuantitas masih kurang memuaskan.
Hasil elektrolisis dipengaruhi beberapa hal antara lain, pemilihan bahan elektroda, elektrolit, rapat arus, pH, overpotensial, dan penambahan agen pengompleks. Pada penelitian ini, elektrolisis kobalt dilakukan dengan variasi rapat arus dan konsentrasi asam borat untuk mengetahui pengaruhnya terhadap pelepasan Co2+ dari larutan elektrolit kobalt sulfat. Wulandari (2005) telah melakukan elektrolisis tembaga dengan variasi arus, dimana semakin besar rapat arus yang digunakan tembaga yang mengendap pada katoda karbon semakin banyak.
Penggunaan asam borat (boric acid) dalam proses elektrolisis telah mulai dikembangkan dalam rangka meningkatkan efisiensi pengendapan, meningkatkan penyerapan pada katoda, serta menghalangi pengurangan proton pada proses pengendapan Nikel secara elektrolisis (Wu, dkk., 2002). Adanya asam borat akan menghasilkan peningkatan efisiensi arus pada proses deposisi, meningkatkan densitas pengintian sehingga jumlah Zn dan Ni pada campuran logam terdeposisi memiliki lapisan permukaan yang lebih halus (Krisha, 2005). Penggunaan asam borat telah banyak digunakan dalam preparasi produk kobalt Nanowires untuk menghasilkan butiran endapan yang lebih tipis dan halus (Valeska, dkk., 2006). Akan tetapi belum ada informasi yang menyebutkan pengaruh penggunaan asam borat dan rapat arus dengan metode elektrolisis. Melalui penambahan asam borat diharapkan akan diperoleh suatu hasil endapan kobalt yang memiliki kualitas dan kuantitas yang lebih baik dengan penggunaan energi yang lebih efisien. Oleh karena itu perlu dilakukan penelitian tentang pengaruh asam borat dan rapat arus terhadap pengendapan kobalt pada substrat tembaga secara elektrokimia.

1.2 Perumusan Masalah
Pemanfaatan logam kobalt dalam berbagai bidang industri telah banyak berkembang, namun belum banyak dilakukan modifikasi terhadap kualitas dan kuantitas produk yang dihasilkan. Adanya asam borat akan mampu meningkatkan efisiensi pengendapan serta meningkatkan penyerapan pada katoda sehingga diharapkan akan diperoleh suatu endapan kobalt yang memiliki kualitas dan kuantitas lebih baik dan efisien. Asam borat telah banyak digunakan dalam berbagai proses pengendapan nikel secara elektrolisis. Apakah asam borat memiliki kemampuan membentuk endapan kobalt dengan kualitas dan kuantitas yang lebih baik perlu dibuktikan.

1.3 Tujuan Penelitian
Penelitian ini bertujuan untuk:
1. Menentukan pengaruh konsentrasi asam borat terhadap pengendapan kobalt
pada substrat tembaga.
2. Menentukan pengaruh rapat arus terhadap kualitas dan kuantitas endapan
kobalt secara elektrolisis.

Untuk dapat merequest file lengkap yang dilampirkan pada setiap judul, anda harus menjadi special member, klik Register untuk menjadi free member di Indoskripsi.

Semua Special Member dapat mendownload data yang ada di download area.
NB: Ada kemungkinan data yang diposting di website ini belum ada filenya, karena dikirim oleh member biasa dan masih menunggu konfirmasi dari member yang bersangkutan. Untuk memastikan data ada atau tidak silahkan login di download area.

CARI CONTENT WEB :

FREE JOURNAL UNTUK MELENGKAPI REFERENSI KARYA ILMIAH ANDA, FREE? KLIK DISINI
HOT DOWNLOAD MAKALAH, FULL PAPER? KLIK DISINI
PELUANG KERJA UNTUK FRESH GRADUATE, MAHASISWA TINGKAT AKHIR, BARU LULUS KULIAH? KLIK DISINI
BUTUH BEASISWA STUDY, BEASISWA PENELITIAN, INFO BEASISWA TERBARU? KLIK DISINI
INGIN KULIAH S2 JARAK JAUH? KLIK DISINI




Jika tertarik untuk memasang iklan di website ini, silahkan klik menu contact
Silahkan baca syarat dan ketentuannya

Design by xactive -