Pendidikan Kewarganegaraan

PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP ANAK JALANAN PEREMPUAN YANG MENGALAMI KEKERASAN SEKSUAL

abstraks: 

ABSTRAK

Dewasa ini permasalahan mengenai anak jalanan khususnya anak jalanan perempuan di negara Indonesia semakin kompleks saja, jumlah anak jalanan perempuan meningkat cukup drastis dari tahun ke tahun. Bukan hanaya anak jalanan perempuan yang semakin meningkat, namun yang lebih memprihatinkan lagi adalah lingkungan dunia jalanan yang negatif sehingga menimbulkan akibat negatif pula terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak jalanan perempuan tersebut. Kerawanan terhadap anak jalanan perempuan ini bisa dilihat dari pola hidup dan tingkah laku mereka yang bebas, adanya eksploitasi terhadap anak, baik eksploitasi ekonomi maupun eksploitasi seks, penyalahgunaan narkoba, kekerasan serta bahaya-bahaya lainnya yang ditimbulkan dari kekerasan hidup di jalanan. Peristiwa-peristiwa ini menunjukan hukum masih belum cukup berpihak pada anak, padahal sebagai subjek hukum anak-anak semestinya mendapat perlakuan dan perlindungan yang sama dengan orang dewasa. Bahkan kalau perlu anakpun berhak mendapat “advokasi”. Selama ini kajian tentang wanita maupun anak sudah banyak dilakukan baik melalui seminar-seminar nasional maupun internasional, lokakarya, diskusi yang diselenggarakan oleh berbagai instansi pemerintah, swasta, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), termasuk penelitian-penelitian yang dilakukan di lingkungan perguruan tinggi. Orientasi kajian tersebut pada dasarnya lebih dititiberatkan pada anak jalanan secara menyeluruh (global) baik dalam segi pembinaan keterampilan, dalam pemberdayaan ekonomi maupun keberadaan “rumah singgah” tempat mereka mengikuti pembinaan keterampilan.
Disatu pihak berbagai peraturan perundangan baik secara nasional maupun internasional mengenai perlindungan terhadap anak telah banyak diterbitkan. Termasuk kajian-kajian serta penelitian mengenai wanita dan anak telah sering diselenggarakan khususnya anak jalanan. Di lain pihak aspek perlindungan bagi anak belum tampak kepermukaan, terutama mengenai keberadaan anak jalanan perempuan yang menjadi korban kekerasan kejahatan seksual.
Berdasarkan hal tersebut di atas maka penulis merumuskan judul penelitian yaitu : “ PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP ANAK JALANAN PEREMPUAN YANG MENGALAMI KEKERASAN SEKSUAL”. Dengan studi deskriptif di Yayasan Rumah Singgah Bahtera Kota Bandung.

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah
Indonesia merupakan negara yang sedang berkembang, hal ini dapat dilihat dari berbagai aspek. Salah satunya adalah pembangunan di daerah-daerah, baik fisik maupun non fisik. Namun saat ini telah terjadi ketimpangan dalam pembangunan yang menyebabkan ketidaksesuaian antara cita-cita nasional dengan kenyataan

PENGARUH TINGKAT PENDIDIKAN ORANG TUA TERHADAP POLA ASUH ANAK PADA MASYARAKAT DESA CAMPUREJO KECAMATAN BOJA KABUPATEN KENDAL

abstraks: 

Keluarga adalah lingkungan pendidikan pertama anak. Cara mendidik dalam keluarga, mempengaruhi reaksi anak terhadap lingkungan. Tingkat pendidikan orang tua akan berpengaruh pada pola pikir dan orientasi pendidikan anak. Semakin tinggi pendidikan orang tua akan melengkapi pola pikir dalam mendidik anaknya. Permasalahan penelitian adalah apakah ada pengaruh dari tingkat pendidikan orangtua terhadap pola asuh anak di Desa Campurejo? dan seberapa besar pengaruh tingkat pendidikan orang tua terhadap pola asuh anak di Desa Campurejo Kecamatan Boja Kabupaten Kendal? Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh tingkat pendidikan orang tua dan mengetahui besar pengaruh tingkat pendidikan orang tua terhadap pola asuh anak. Pendekatan penelitian kuantitatif jenis korelasional. Populasi penelitian adalah kepala keluarga Desa Campurejo Kecamatan Boja Kabupaten Kendal berjumlah 1452. Sampel dengan rumus Slovin yaitu sejumlah 94 responden. Sampling menggabungkan Teknik area probability dan proporsional secara random. Pengumpulan data dengan dokumentasi dan angket. Hasil uji validitas dan reliabilitas menunjukkan kevalidan dan reliabilitas. Analisa data dengan korelasi product moment, analisis regresi linier dan pengujian nilai F. Hasil perhitungan korelasi sebesar 0,820 berarti terdapat hubungan yang sangat kuat antara tingkat pendidikan orang tua dengan pola asuh anak. Hasil regresi adalah persamaan garis regresi Y = 0,78644068 X + (-7,1944039). Koefisien F regresi 188,2344 lebih besar dari F tabel df 2 α = 5% = 3,94, sehingga tingkat pendidikan orang tua berpengaruh signifikan terhadap pola asuh anak. Kesimpulan penelitian terdapat hubungan yang sangat kuat antara tingkat pendidikan orang tua dengan pola asuh anak. Terdapat pengaruh yang kuat dan signifikan antara tingkat pendidikan orang tua terhadap pola asuh anak. Orang tua dengan tingkat pendidikan yang cenderung rendah lebih memilih pola asuh tipe Laissez Faire atau pola asuh otoriter. Sedangkan orang tua dengan tingkat pendidikan yang cenderung tinggi lebih memilih pola asuh tipe demokratis. Saran : orang tua hendaknya lebih mengerti bahwa pendidikan adalah salah satu hal penting dalam kehidupan, harus dimiliki setiap orang dan digunakan dalam mengasuh dan membina keturunannya, Anak hendaknya mengerti pentingnya pendidikan bagi kehidupan di masa datang. Lembaga pendidikan hendaknya memberikan penekanan dan pembinaan pada siswa agar lebih mementingkan pendidikan.

A. Latar Belakang Masalah
Pendidikan mempunyai peranan yang sangat menentukan bagi perkembangan dan kualitas diri individu, terutama dalam menentukan kemajuan pembangunan suatu bangsa dan negara. Tingkat kemajuan suatu bangsa tergantung kepada cara bangsa tersebut mengenali, menghargai dan memanfaatkan sumber daya manusia yang berkaitan erat dengan kualitas pendidikan yang diberikan kepada calon penerus dan pelaksana pembangunan.

UPAYA PENINGKATAN AKTIVITAS SISWA DALAM PEMBELAJARAN PKN DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF JIGSAW DI SMPN

abstraks: 

Pendidikan Kewarganegaraan menuntut siswa menunjukkan sikap yang baik, kreatif, dan bertanggungjawab. Tapi kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa tujuan pembelajaran PKn belum tercapai sebagaimana yang diharapkan. Seringkali guru menemukan siswa tidak berani mengemukakan pendapat maupun bertanya. Dalam bekerja kelompok banyak dari anggota kelompok yang hanya mencantumkan nama saja tanpa ikut berpartisipasi dalam kelompok. Tanggungjawab siswa rendah, baik terhadap dirinya sendiri (individu) maupun terhadap kelompok.
Guru yang profesional seharusnya mampu untuk mengatasi masalah-masalah tersebut. Banyak model pembelajaran yang dapat dipilih untuk meningkatkan kreativitas maupun tanggungjawab siswa. Salah satu model pembelajaran yang dapat digunakan adalah kooperatif Jigsaw, di mana siswa dituntut untuk bekerja sama dan bertanggungjawab sampai akhir pelajaran.
Pengertian ini dilakukan di kelas VII B, semester 2, tahun pelajaran 2007/2008 di SMPN 1 X Koto Singkarak. Tujuan dari penelitian ini untuk meningkatkan aktivitas siswa dalam pembelajaran PKn. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus dan setiap siklus terdiri dari dua kali pertemuan. Alat pengumpul data yang digunakan adalah lembaran observasi, catatan lapangan, dan kuesioner.
Hipotesis penelitian ini adalah dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif Jigsaw dalam pembelajaran PKn dapat meningkatkan aktivitas siswa di SMPN 1 X Koto Singkarak.
Hasil penelitiaan menunjukkan bahwa dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif Jigsaw dapat meningkatkan aktivitas siswa. Hasil ini diharapkan akan bermanfaat sebagai informasi bahwa pelaksanaan pembelajaran kooperatif Jigsaw dapat meningkatkan aktivitas siswa di SMP.

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah
Negara berkembang selalu berusaha untuk mengejar ketinggalannya, yaitu dengan giat melakukan pembangunan di segala bidang kehidupan. Dalam bidang pendidikan pemerintah selalu berusaha untuk meningkatkan kualitas pendidikan dengan berbagai cara seperti mengganti kurikulum, meningkatkan kualitas guru melalui penataran-penataran atau melanjutkan sekolah ke tingkat yang lebih tinggi, memberi dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan sebagainya. Sesuai dengan UU no. 20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional, pasal 3 menyatakan bahwa;

MINAT ANAK TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR BIDANG STUDY PPKn DAN HUBUNGANNYA DENGAN PRESTASI BELAJAR

abstraks: 

ABSTRAKSI

ARFAN FUAD, Minat Anak Terhadapt Proses belajar Mengajar Bidang Study PPKn dan hubungannya dengan prestasi belajar.
Pada era sekarang kemerosotan moral dan akhlak telah merebak sampai ke tingkat desa. Ini disebabkan dari kurangnya minat siswa dalam memahami dan menghayati arti dari Pendidikan Moral Pancasila dan kewarganegaraan. Tugas ini adalah tugas kita semua sebagai pendidik dan juga tugas negara secara umum sebagai penentu kebijakan dalam proses pendidikan di Indonesia. Agar proses pendidikan dapat berhasil, salah satu diantaranya adalah pendidik harus mengetahui minat anak didiknya, karena minat dapat mempengaruhi terhadap keberhasilan pendidikan. Oleh karena itu perlu adanya penelitian dalam masalah tersebut.
Adapun perumusan masalah dalam penelitian ini adalah Bagaimana minat anak terhadap proses belajar mengajar bidang studi PPKn? Bagaimana prestasi belajar anak dalam bidang studi PPKn? Bagaimana hubungan antara minat anak terhadap proses belajar-mengajar bidang studi PPKn dengan prestasi belajarnya dalam bidang studi tersebut?
Tujuan penulis dalam penelitian ini adalah Untuk mengetahui minat anak terhadap proses belajar mengajar bidang studi PPKn, Untuk mengetahui prestasi belajar anak dalam bidang studi PPKn, dan Untuk mengetahui hubungan minat anak terhadap proses belajar mengajar bidang studi PPKn dengan prestasi belajarnya dalam bidang studi tersebut.
Peneltiain ini bertolak dari pemikiran bahwa seorang pendidik harus dapat menempatkan seseorang/anak didiknya sesuai dengan tempatnya. Seorang pendidik harus dapat menempatkan seseorang/anak didiknya sesuai dengan akalnya/perkembangannya. Jika tidak demikian sama saja dengan menempa besi yang dingin yang berarti bahwa hasil usahanya tidak akan berhasil.
Hipotesis yag diajukan dalam penelitian ini yaitu semakin besar minat anak terhadap proses belajar-mengajar bidang studi PPKn, semakin besar pula prestasi belajarnya dalam bidang studi tersebut. Semakin kecil minat anak terhadap proses belajar-mengajar bidang studi PPKn, semakin kecil pula prestasi belajarnya dalam bidang studi tersebut.
Penelitian ini dilakukan dengan tehnik angket, dokumentasi, dan wawancara. Angket untuk mengetahui minatnya, sedangkan dokumentasi untuk mengetahui prestasi belajar siswa. Kemudian dihubungkan antara kedua variabel tersebut dengan menggunakan rumus koefisien korelasi dengan rumus angka kasar.

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah

“ PENINGKATAN PEMAHAMAN SISWA PADA MATA PELAJARAN PKn MELALUI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD “

abstraks: 

ABSTRAK

MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISWA PADA MATA
PELAJARAN PKn MELALUI PEMBELAJARAN
KOOPERATIF TIPE STAD MATERI SISTEM
HUKUM NASIONAL DI KELAS Xa
SMA NEGERI 2 PONTIANAK

Oleh
Sulis Merfanti,

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman materi PKn melalui pembelajaran kooperatif tipe STAD , khususnya materi sistem hukum Nasional. Masalah yang dihadapi guru adalah pemahaman siswa pada mata pelajaran PKn masih relatif rendah, terutama materi sistem hukum Nasional.
Penelitian Tindakan kelas ini dilaksanakan pada kelas Xa, SMA Negeri 2 Pontianak. Kegiatan dilakukan sebanyak tiga siklus tindakan. Pola Umum Procedure pada setiap tindakan adalah : (1) perencanaan (2) pelaksanaan, (3) observasi (4) refleksi Hasil Penelitian tindakan menunjukkan : (1) terjadi peningkatan pemahaman siswa pada materi sistem hukum nasional (2) hasil siswa mengalami peningkatan sebesar 0.50 % dari nilai siklus I , dan meningkat sebesar 1,03 % pada siklus II, (3) nilai rata-rata ulangan pada siklus III, 1,05%

Kata kunci: Hasil belajar, Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD

BAB I
PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG MASALAH
Pembelajaran PKn sebenarnya mempunyai peran yang sangat penting.Mata pelajaran PKn diharapkan akan mampu membentuk siswa yang ideal memiliki mental yang kuat, sehingga dapat mengatasi permasalahan yang akan dihadapi.

Untuk dapat merequest file lengkap yang dilampirkan pada setiap judul, anda harus menjadi special member, klik Register untuk menjadi free member di Indoskripsi.

Semua Special Member dapat mendownload data yang ada di download area.
NB: Ada kemungkinan data yang diposting di website ini belum ada filenya, karena dikirim oleh member biasa dan masih menunggu konfirmasi dari member yang bersangkutan. Untuk memastikan data ada atau tidak silahkan login di download area.

FREE JOURNAL UNTUK MELENGKAPI REFERENSI KARYA ILMIAH ANDA, FREE? KLIK DISINI
HOT DOWNLOAD MAKALAH, FULL PAPER? KLIK DISINI
PELUANG KERJA UNTUK FRESH GRADUATE, MAHASISWA TINGKAT AKHIR, BARU LULUS KULIAH? KLIK DISINI
BUTUH BEASISWA STUDY, BEASISWA PENELITIAN, INFO BEASISWA TERBARU? KLIK DISINI
INGIN KULIAH S2 JARAK JAUH? KLIK DISINI



Jika tertarik untuk memasang iklan di website ini, silahkan klik menu contact
Silahkan baca syarat dan ketentuannya

Design by xactive -