PENERAPAN BALANCED SCORECARD SEBAGAI TOLOK UKUR PENILAIAN KINERJA BERBENTUK BADAN USAHA

abstraks: 

Pengukuran kinerja merupakan suatu hal penting bagi sebuah unit
bisnis. Pengukuran kinerja Balance Scorecard menyangkut empat perspektif
yaitu : Perspektif Keuangan, Perspektif Pelanggan, Perspektif Proses Bisnis
Internal dan Perspektif Belajar dan Berkembang. Penulis memilih
menggunakan Rumah Sakit Kristen Tayu karena selama ini pengukuran
kinerja yang dilakukan perusahaan masih menitik beratkan pada aspek
keuangan. Metode pengujian instrument penelitian yang digunakan yaitu
pengujian validitas dan pengujian realibilitas.Berdasarkan hasil penelitian
yang sudah dilakukan penulis dapat mengambil kesimpulan sebagai
berikut,Perspektif Keuangan,pertumbuhan ROI dan Rasio Efisiensi
mengalami peningkatan, menujukan keuangan meningkat. Perspektif
Pelanggan, mampu mempertahankan dan menarik minat pelanggan dan
mampu memuaskan pelanggan. Perspktif Proses Bisnis Internal, mampu
memberikan fasilitas pelayanan yang baik walaupun pelayanan pencegahan
dan kecepatan kurang memadai. Perspektif Belajar dan Berkembang,
mampu mempertahankan karyawan dan mampu memuaskan karyawan.

BAB I
PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang
Untuk memasuki lingkungan bisnis yang kompetitif,
manajemen perusahaan yang baik merupakan faktor penting yang
harus diperhatikan oleh perusahaan. Oleh karena itu perusahaan
memerlukan sistem manajemen yang didesain sesuai dengan tuntutan
lingkungan usahanya, karena dengan menggunakan sistem manajemen
yang sesuai dengan tuntutan lingkungan usaha maka perusahaan akan
mampu bersaing dan berkembang dengan baik.
Pengukuran kinerja merupakan salah satu faktor yang amat
penting bagi sebuah perusahaan. Pengukuran tersebut, dapat
digunakan untuk menilai keberhasilan perusahaan serta sebagai dasar
penyusunan imbalan dalam perusahaan. Selama ini pengukuran kinerja
secara tradisional hanya menitikberatkan pada sisi keuangan. Manajer
yang berhasil mencapai tingkat keuntungan yang tinggi akan dinilai
berhasil dan memperoleh imbalan yang baik dari perusahaan.
Akan tetapi, menilai kinerja perusahaan semata-mata dari sisi
keuangan akan dapat menyesatkan, karena kinerja keuangan yang baik
saat ini dapat dicapai dengan mengorbankan kepentingan-kepentingan
jangka panjang perusahaan. Dan sebaliknya, kinerja keuangan yang
kurang baik dalam jangka pendek dapat terjadi karena perusahaan
melakukan investasi-investasi demi kekepentingan jangka panjang.
Untuk mengatasi kekurangan ini, maka diciptakan suatu metode
pendekatan yang mengukur kinerja perusahaan dengan
mempertimbangkan 4 aspek yaitu aspek keuangan, pelanggan, proses
bisnis internal serta proses belajar dan berkembang (Ali Mutasowifin,
2002 : 245).
Metode ini berusaha untuk menyeimbangkan pengukuran aspek
keuangan dengan aspek non keuangan yang secara umum dinamakan

4

Balanced Scorecard. Dengan menerapkan metode Balanced Scorecard
para manajer perusahaan akan mampu mengukur bagaimana unit
bisnis mereka melakukan penciptaan nilai saat ini dengan tetap
mempertimbangkan kepentingan-kepentingan masa yang akan datang.

Rumah Sakit adalah bentuk organisasi pengelola jasa pelayanan
kesehatan individual secara menyeluruh. Di dalam organisasinya
terdapat banyak aktivitas, yang diselenggarakan oleh petugas berbagai
jenis profesi, baik profesi medik, paramedik maupun non-medik.
Untuk dapat menjalankan fungsinya, diperlukan suatu sistem
manajemen menyeluruh yang dimulai dari proses perencanaan
strategik (renstra), baik untuk jangka panjang maupun jangka pendek.
Suatu renstra dapat disebut baik apabila perencanaan tersebut dapat
ditindaklanjuti secara praktis ke dalam program-program operasional
yang berorientasi kepada economic -equity -quality. Artinya rumah
sakit dikelola secara efektif dan efisien, melayani segala lapisan
masyarakat dan berkualitas.

Memasuki era globalisasi perdagangan antarnegara sejak 2003
ini, pimpinan rumah sakit di Indonesia perlu memfokuskan strategi
perencanaan, pengorganisasian, pengoperasian, dan pengendalian
sehingga betul-betul siap dengan daya saing di tingkat global. Di
dalam era tersebut, para konsumen bebas memilih rumah sakit mana
yang mampu memberikan pelayanan memuaskan, profesional dengan
harga bersaing, sehingga strategi dan kinerja rumah sakit pun harus
berorientasi pada keinginan pelanggan tersebut. Untuk itu diterapkan
balanced scorecard (BSC) yang diharapkan menjawab tuntutan dan
tantangan zaman.

Rumah Sakit Kristen Tayu Pati sebagai rumah sakit rujukan
pelayanan kesehatan di daerah sekitar murya dalam era kesejagatan
(globalisasi), disatu pihak diperhadapkan pada kekuatan-kekuatan dan
masalah-masalah interen yang ada, sedangkan di lain pihak secara,
bersamaan juga diperhadapkan pada kondisi lingkungan dengan

5

berbagai faktor peluang dan tantangan yang senantiasa berkembang
dinamis. Oleh karena itu untuk dapat memberikan pelayanan
kesehatan yang prima bagi masyarakat perlu disusun Visi Misi,
Tujuan, Sasaran serta Indikator keberhasilan yang dirampungkan
dalam bentuk Rencana Stratejik (RENSTRA). Indikator keberhasilan

merupakan alat ukur yang harus dievaluasi secara periodik
berkesinambungan. Indikator bukan saja dalam bentuk finansial tapi
juga dengan indikatoryang lain seperti pelangan, bisnis inernal juga
pembelanjaran dan pertumbuhan yang selanjutnya dijadikan bahan
untuk mengendalikan arah dan mutu pelayanan kesehatan agar visi
yang telah ditetapkan benar-benar dapat diwujudkan.

Rumah Sakit Kristen Tayu Pati merupakan salah satu Rumah
Sakit Umum di Tayu yang berusaha memberikan pelayanan kesehatan
secara propesonalisme dan meningkatkan mutu terus-menerus.
Memaksa pihak Rumah Sakit Kristen Tayu Pati untuk selalu
memperbaiki kinerjanya, agar dapat menambah kepercayaan
masyarakat atas Rumah Sakit Kristen Tayu Pati. Kepercayaan ini
sangatlah penting, mengingat masyarakat merupakan pengguna jasanya.
Diharapkan dengan peningkatan kepercayaan masyarakat terhadap
Rumah Sakit menpunyai dampak pada pendapatan Rumah Sakit.

Melihat fenomena tersebut di atas, maka perlu digunakan
alternatif penilaian kinerja Rumah Sakit Kristen Tayu dengan
menggunakan Balanced Scorecard yang lebih komprehensif, akurat,
terukur karena dalam menilai kinerja suatu organisasi tidak hanya
dinilai dari aspek keuangan saja, tetapi juga dinilai dari aspek
nonkeuangan.

Dari latar belakang dan uraian di atas, maka dalam penelitian
ini mengambil judul “PENERAPAN BALANCED SCORECARD
SEBAGAI TOLOK UKUR PENILAIAN KINERJA PADA BADAN
USAHA BERBENTUK RUMAH SAKIT (Studi Kasus Pada
Rumah Sakit Kristen Tayu Pati)”.

6

1.2. Perumusan Masalah
Berdasarkan pada latar belakang yang telah diuraikan di atas,
maka masalah yang akan dibahas dalam penelitian ini adalah
bagaimana kinerja manajemen Rumah Sakit Kristen Tayu diukur
dengan menggunakan Balanced Scorecard ?
Pembatasan Masalah
Pembatasan masalah oleh peneliti dengan maksud agar
pembahasan dapat lebih terfokus. Adapun penelitian ini hanya akan
membahas mengenai penerapan Balanced Scorecard dalam mengukur
kinerja manajemen Rumah Sakit Kristen Tayu ditinjau dari 4 aspek
yaitu aspek keuangan (ROI dan Profit Margin), Pelanggan (kepuasan
pelanggan), Proses Bisnis Internal (BTO, GDR, NDR), serta
pembelajaran dan Pertumbuhan (Produktivitas karyawan, Rentensi
karyawan, Kepuasan karyawan) tahun 2004 – 2005.

1.3. Tujuan dan Manfaat Penelitian
1.3.1 Tujuan Penelitian
Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah:

1. Memberikan gambaran penggunaan Balanced Scorecard terhadap
penilaian kinerja rumah sakit.
2. Untuk mengetahui sampai sejauh mana penerapan Balanced
Scorecard sebagai alat analisis yang komprehensif dan koheren
pada suatu perusahaan.
3. Memberikan suatu alternatif pengukuran kinerja perusahaan yang
memperhatikan aspek finasial dan aspek nonfinasial.
1.3.2 Manfaat Penelitian
Penelitian ini diharapkan dapat memberi masukan kepada pihakpihak yang membutuhkan sebagai berikut :

a. Sebagai alternatif pengukuran kinerja yang lebih komprehensif
dalam menilai kinerja manajemen Rumah Sakit Kristen Tayu.
7

b. Menambah wawasan bagi manajemen dan pengurus mengenai
pentingnya faktor-faktor nonfinancial yang mempengaruhi
kinerja manajemen Rumah Sakit Kristen Tayu.
c. Penelitian ini diharapkan dapat memperkaya khasanah
kepustakaan dan bahan pertimbangan bagi pihak-pihak yang
mengadakan penelitian yang menyangkut kinerja manajemen
suatu badan usaha berbentuk Rumah Sakit Kristen Tayu.
1.4. Kerangka Pemikiran
Dalam skripsi ini akan dilakukan pengukuran kinerja dengan
menggunakan system pengukuran kinerja yang di sebut BALANCED
SCORECARD kepada sebuah perusahaan atau organisasi public yang
belum mengenal sistem pengukapan kinerja tersebut. BALANCED
SCORECARD di kembangkan untuk melengkapi pengukuran kinerja
finasial dan sebagai alat yang cukup penting bagi organisasi atau
perusahaan untuk merefleksikan pemikiran baru dalam era kompetitif
dan efektifitas organisasi. BALANCED SCORECARD merupakan
solusi terbaik dalam pengukuran kinerja bisnis.
Empat perspekif utama di sorot melalui BALANCED
SCORECARD yaitu:

1. Perpektif keuangan
2. Perpektif konsumen atau pelanggan
3. Perpektif proses internal bisnis
4. Perpektif pembelajan dan pertumbuhan
Dalam BALANCED SCORECARD. Keempat perspektif
tersebut menjadi satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan, juga
merupakan indikator pengukuran kinerja yang saling melengkapi dan
memiliki hubungan sebab akibat.

Seperti yang telah di jelaskan bahwa pengukuran kinerja bagi
perusahan jasa yang mempunyai kontak tinggi sangat dibutuhkan.
Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan konsep BALANCED
SCORECARD pada Rumah Sakit Kristen Tayu.
Untuk lebih jelasnya kerangka pemikiran dalam penelitian ini dapat
digambarkan dengan bagan sebagai berikut.

Gambar 1.1.
Kerangka Pemikiran

Penerapan BSC pada
organisasi sektor swasta
Perspektif keuangan bukan merupakan
perspektif satu-satunya sebagai
indikator penilaian kinerja
Penerapan BSC pada organisasi sektor
publik (RSK Tayu Pati)
Lap. keuangan perusahaan
Pendukung non keuangan dan
menentukan tingkat pelayanan
Keuangan
Pelanggan
Proses Bisnis
Internal
Pembelajaran dan
Pertumbuhan
Customer satisfaction, customer
profitabilitas dan pangsa pasar
Inovasi dan operasi
Kemampuan karyawan,
kemampuan sistem informasi,
motivasi, pemberdayaan dan
keserasian individu perusahaan
Menentukan
pencapaian misi
dan visi
Menunjukkan atau memberikan
gambaran kinerja perusahaan
berdasarkan konsep Balanced
Scorecard


Untuk dapat melihat dan mendownload file skripsi lengkap yang dilampirkan pada setiap judul, anda harus menjadi special member, klik Register untuk menjadi free member di Indoskripsi.

Semua Member Special dapat mendownload SELURUH file content yang ada di website ini. Daftarkan diri anda segera. UNLIMITED ACCESS

Google

PELUANG KERJA UNTUK FRESH GRADUATE, MAHASISWA TINGKAT AKHIR, BARU LULUS KULIAH? KLIK DISINI
BUTUH BEASISWA STUDY, BEASISWA PENELITIAN, INFO BEASISWA TERBARU? KLIK DISINI



Jika tertarik untuk memasang iklan di website ini, silahkan klik menu contact
Silahkan baca syarat dan ketentuannyadi sini

Design by xactive -