ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERTUMBUHAN EKONOMI DI INDONESIA PERIODE TAHUN 1984-2003

abstraks: 

Pertumbuhan ekonomi tahun 2003 tumbuh 4,1 %, meningkat
dibandingkan pertumbuhan tahun lalu yang tercatat sebesar 3,7 %. Seluruh
komponen permintaan tumbuh positif, sehingga kontribusi komponen –
komponen tersebut dalam pertumbuhan ekonomi juga meningkat (Tabel 2.1).
pertumbuhan ekonomi masih dimotori oleh konsumsi. Sementara investasi
dan ekspor, walaupun mulai menunjukkan pertumbuhan positif, namun
perannya sebagai penggerak perekonomian relatif masih terbatas.
Pertumbuhan Ekonomi di negara Indonesia, tidak dapat dilepaskan
dari perubahan-perubahan yang terjadi pada sistem perekonomian dunia.
Liberalisasi perdagangan dan globalisasi ekonomi telah mempercepat laju
pertumbuhan negara-negara tersebut. Perubahan tersebut yang disertai
teknologi dan telekomunikasi telah mendorong berkurangnya hambatan-
hambatan lalu lintas barang dan modal antar negara

BAB I
PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang Masalah
Pertumbuhan ekonomi merupakan masalah perekonomian dalam
jangka panjang, dan pertumbuhan ekonomi merupakan fenomena penting
yang dialami dunia hanya dua abad belakangan ini, dan oleh Simon Kuznets,
seorang ahli ekonomi terkemuka di Amerika Serikat yang pernah memperoleh
hadiah Nobel dinyatakan bahwa, proses pertumbuhan ekonomi tersebut
dinamakannya sebagai Modern Economic Growth. Dalam periode tersebut,
dunia telah mengalami perkembangan pembangunan yang sangat nyata
apabila dibandingkan dengan periode-periode sebelumnya. Sampai abad ke-
18, sebagian besar masyarakat di dunia masih hidup pada tingkat subsistem,
dan mata pencaharian utamanya adalah dari melaksanakan kegiatan di sektor
pertanian, perikanan atau berburu. (Sadono Sukirno, 1998, : 413)
Pada dasarnya, pertumbuhan ekonomi diartikan sebagai suatu proses
pertumbuhan output perkapita dalam jangka panjang. Hal ini berarti, bahwa
dalam jangka panjang, kesejahteraan tercermin pada peningkatan output
perkapita yang sekaligus memberikan banyak alternatif dalam mengkonsumsi
barang dan jasa, serta diikuti oleh daya beli masyarakat yang semakin
meningkat. (Boediono, 1993 : 1 - 2)
Pertumbuhan ekonomi juga bersangkut paut dengan proses
peningkatan produksi barang dan jasa dalam kegiatan ekonomi masyarakat. 2
Dapat dikatakan, bahwa pertumbuhan menyangkut perkembangan yang
berdimensi tunggal dan diukur dengan meningkatnya hasil produksi dan
pendapatan. Dalam hal ini berarti terdapatnya kenaikan dalam pendapatan
nasional yang ditunjukkan oleh besarnya nilai Produk Domestik Bruto (PDB).
Indonesia, sebagai suatu negara yang sedang berkembang, sejak tahun
1969 dengan giat melaksanakan pembangunan secara berencana dan bertahap,
tanpa mengabaikan usaha pemerataan dan kestabilan. Pembangunan nasional
mengusahakan tercapainya pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi, yang
pada akhirnya memungkinkan terwujudnya peningkatan taraf hidup dan
kesejahteraan seluruh rakyat. Perkembangan pertumbuhan ekonomi di
Indonesia, dapat dilihat pada Tabel 1.1 yang menerangkan bahwa
pertumbuhan ekonomi Indonesia mengalami perubahan yang fluktuatif dari
tahun ke tahun.
Perkembangan pertumbuhan ekonomi di Indonesia menunjukkan
perkembangan yang positif dari tahun 1984-1997. Pada tahun 1998
menunjukkan penurunan pertumbuhan ekonomi yaitu – 13,12 %, hal ini
disebabkan karena krisis moneter dan krisis ekonomi yang terjadi pada
pertengahan tahun 1997, yang berlanjut menjadi krisis multidimensi, sehingga
membawa dampak pada pertumbuhan ekonomi di Indonesia pada tahun 1998,
pada tahun 1999-2003 baru dapat tumbuh lagi pertumbuhan ekonominya
walaupun tidak sepesat pada tahun-tahun sebelumnya.
Pada tahun 1995, pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai angka
yang tertinggi, yakni sebesar 8,22 %. Kenaikan ini sebagian besar didorong
oleh kenaikan konsumsi dan sebagai dampak dari adanya boom investasi yang
terjadi pada tahun 1995, dengan nilai investasi sebesar 39.914,7 juta US
Dolar.
Krisis moneter dan krisis ekonomi yang terjadi pada pertengahan tahun
1997, yang berlanjut menjadi krisis multidimensi, membawa dampak pada
pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Pada tahun 1998, pertumbuhan ekonomi
mengalami penurunan yang cukup tajam, yaitu sebesar minus 13,12 %.
Kemudian, pada tahun-tahun berikutnya, perekonomian nasional Indonesia
mengalami pemulihan (recovery), meskipun jika dibandingkan dengan negara-
negara Asia lainnya yang mengalami krisis serupa, proses pemulihan ekonomi
di Indonesia relatif lebih lambat.
Memasuki tahun 2000, perekonomian Indonesia diwarnai oleh nuansa
optimisme yang cukup tinggi. Hal ini antara lain ditandai dengan menguatnya
nilai tukar rupiah sejalan dengan penurunan inflasi dan tingkat suku bunga
pada sektor riil. Pertumbuhan ekonomi pada tahun 2000 sebesar 4,86 % lebih
tinggi dari prakiraan awal tahun oleh Bank Indonesia sebesar 3,0 % sampai
dengan 4,0 %. Pada tahun 2002 semakin membaik dibandingkan tahun 2001,
berdasarkan perhitungan PDB atas dasar harga konstan 1993, laju
pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2002 adalah sebesar 3,66 %, dan laju
pertumbuhan ekonomi pada tahun 2001 sebesar 3,45 %, Sedangkan pada
tahun 2003 laju pertumbuhan ekonomi adalah sebesar 4,10 %. 5
Perekonomian Indonesia menunjukkan kinerja yang membaik dan
lebih stabil selama 2003 sebagaimana yang tercermin pada pertumbuhan
ekonomi yang meningkat. Walaupun demikian, pertumbuhan ekonomi yang
terjadi masih belum memadai untuk menyerap tambahan angkatan kerja
sehingga jumlah pengangguran masih mengalami kenaikan. Aktivitas
perdagangan dunia yang masih lesu mengakibatkan pertumbuhan volume
ekspor Indonesia, khususnya komoditas nonmigas, relatif rendah. Dalam
situasi demikian, kinerja ekspor secara nominal sangat terbantu oleh
meningkatnya harga komoditas migas dan nonmigas di pasar internasional
sehingga secara keseluruhan nilai ekspor pada 2003 masih mengalami
kenaikan yang signifikan dan menjadi penopang utama terjadinya surplus
transaksi berjalan selama 2003. (Laporan Bank Indonesia, 2003 : 4-5)
Namun, dengan perkembangan perekonomian yang dicapai saat ini,
Indonesia masih harus menghadapi permasalahan yang mungkin juga dialami
negara lain, khususnya negara sedang berkembang, yang sedang
melaksanakan pembangunan. Pembangunan tersebut tentunya memerlukan
dana dalam jumlah yang besar.
Menurut Harrod Domar, dalam mendukung pertumbuhan ekonomi
diperlukan investasi-investasi baru sebagai stok modal. Semakin banyak
tabungan yang kemudian diinvestasikan, maka semakin cepat terjadi
pertumbuhan ekonomi. Akan tetapi secara riil, tingkat pertumbuhan ekonomi
yang terjadi pada setiap tabungan dan investasi tergantung dari tingkat
produktivitas investasi tersebut. (M. P. Todaro, 1993, : 65 – 66) 6
Pembentukan modal merupakan investasi dalam bentuk barang-barang
modal yang dapat menaikkan stok modal, output nasional, dan pendapatan
nasional. Jadi, pembentukan modal merupakan kunci utama menuju
pembangunan ekonomi.
1.2.Perumusan Masalah
Apabila kita membicarakan pertumbuhan, tentunya kita pahami bahwa
yang dimaksud adalah peningkatan output nasional. Untuk meningkatkan
output nasional tersebut terdapat faktor-faktor yang saling mempengaruhi dan
saling berinteraksi antara satu dengan yang lain. Pertumbuhan ekonomi
tersebut bersifat dinamis, artinya adakalanya pertumbuhan ekonomi
berkembang dengan cepat, dan adakalanya pula pertumbuhan ekonomi itu
mengalami kemunduran, bahkan mencapai angka minus dan menyebabkan
perekonomian mengalami kondisi stagnasi.
Perkembangan pertumbuhan ekonomi di Indonesia, seperti yang kita
lihat dalam tabel 1.1, selama tahun penelitian sangat fluktuatif. Apalagi jika
kita lihat pada tahun 1998, pertumbuhan ekonomi mencapai angka minus
13,12 %. Hal ini menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia
dipengaruhi oleh berbagai faktor. Proses pertumbuhan ekonomi dipengaruhi
oleh dua macam faktor, yaitu faktor ekonomi dan faktor non ekonomi. Faktor
ekonomi yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi suatu negara tergantung
pada sumber alamnya, sumber daya manusia, modal usaha, teknologi dan
sebagainya. Sementara itu, pertumbuhan ekonomi juga ditunjang oleh faktor 7
non ekonomi, seperti lembaga sosial, sikap budaya, nilai moral, kondisi
politik, dan kelembagaan dari negara tersebut.
Berdasarkan uraian tersebut di atas, maka permasalahan yang diajukan
dalam penelitian ini adalah :
a. Bagaimana pengaruh variabel ekspor terhadap PDB riil?
b. Bagaimana pengaruh variabel Investasi terhadap PDB riil?
c. Bagaimana pengaruh variabel tenaga kerja terhadap PDB riil?
d. Bagaimana pengaruh variabel hutang luar negeri terhadap PDB riil?
e. Seberapa besar pengaruh variabel – variabel tersebut terhadap PDB rill?
1.3. Pembatasan Masalah
Demikian luasnya faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan
ekonomi, baik faktor ekonomi maupun non ekonomi, sehingga harus
dilakukan pembatasan masalah agar analisis yang dilakukan dapat mencapai
sasaran yang diinginkan. Pada penelitian ini analisis hanya dibatasi pada
faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi di Indonesia dan
seberapa besar pengaruhnya. Faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan
ekonomi tersebut dibatasi pada investasi, ekspor , tenaga kerja dan hutang luar
negeri periode, 1984-2003.
1.4. Tujuan dan Manfaat Penelitian
1.4.1. Tujuan Penelitian
Tujuan yang akan dicapai dalam penelitian ini adalah :
a. Untuk menganalisis pengaruh variabel ekspor terhadap PDB riil.
b. Untuk menganalisis pengaruh variabel investasi terhadap PDB riil. 8
c. Untuk menganalisis pengaruh variabel tenaga kerja terhadap PDB
riil.
d. Untuk menganalisis pengaruh variabel hutang luar negeri terhadap
PDB riil.
e. Untuk menganalisis pengaruh variabel – variabel tersebut terhadap
PDB riil.
1.4.2. Manfaat Penelitian
Diharapkan penelitian ini dapat bermanfaat bagi :
a. Pemerintah (policy maker), sebagai bahan pertimbangan dalam
menentukan kebijakan yang akan diambil, khususnya kebijaksanaan
yang berhubungan dengan pertumbuhan ekonomi di Indonesia.
b. Ilmu Pengetahuan
1. Memperkaya dan memperdalam khasanah penelitian sejenis yang
telah ada sebelumnya
2. Sebagai bahan informasi dan referensi bagi semua pihak yang
berkepentingan.
c. Peneliti
1. Untuk menyelesaikan tugas akhir guna memperoleh gelar sarjana
ekonomi pada Fakultas Ekonomi, Universitas Islam Indonesia.
2. Penelitian ini merupakan wujud nyata penerapan teori-teori yang
telah di dapat di bangku kuliah serta sebagai wahana latihan dalam
memperluas khasanah keilmuan.
9
1.5. Sistematika Penulisan
- BAB I : PENDAHULUAN
Berisi mengenai latar belakang permasalahan yang akan diangkat,
kemudian merumuskan serta manfaat dan tujuan apa yang bisa dipetik
dari penelitian mengenai Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi
Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Periode Tahun 1984-2003
- BAB II : TINJAUAN UMUM SUBYEK PENELITIAN
Berisi uraian atau gambaran secara umum mengenai subyek penelitian
yang bersumber pada data yang bersifat umum. Deskripsi dilakukan
dengan merujuk pada fakta yang bersumber pada data yang bersifat
umum sebagai wacana pemahaman secara makro yang berkaitan tentang
penelitian.
- BAB III : KAJIAN PUSTAKA
Berisi kajian penelitian-penelitian terdahulu pada area yang sama, untuk
membedakan penelitian ini dengan penelitian tersebut sekaligus untuk
menghindari adanya duplikasi.
- BAB IV : LANDASAN TEORI DAN HIPOTESIS
Berisi mengenai teori yang digunakan untuk mendekati permasalahan
yang diteliti. Menteorikan hubungan antar variabel yang terlibat dalam
permasalahan yang diangkat. Sedangkan hipotesis merupakan jawaban
sementara atas rumusan masalah.

10
- BAB V : METODE PENELITIAN
Berisi metode analisis yang digunakan dan data-data yang digunakan
beserta sumber data.
- BAB VI : ANALISIS DAN PEMBAHASAN
Berisi semua temuan-temuan yang dihasilkan dalam penelitian dan
analisis statistik.
- BAB VII : SIMPULAN DAN IMPLIKASI
Pada bagian simpulan berisi tentang simpulan-simpulan yang langsung
diturunkan dari analisis yang telah dilakukan serta menjawab semua
pertanyaan-pertanyaan pada rumusan masalah. Sedangkan pada bagian
implikasi muncul sebagai hasil simpulan jawaban atas rumusan masalah
serta masukan bagi pihak terkait.
.


Untuk dapat melihat dan mendownload file skripsi lengkap yang dilampirkan pada setiap judul, anda harus menjadi special member, klik Register untuk menjadi free member di Indoskripsi.

Semua Member Special dapat mendownload SELURUH file content yang ada di website ini. Daftarkan diri anda segera. UNLIMITED ACCESS

Google

PELUANG KERJA UNTUK FRESH GRADUATE, MAHASISWA TINGKAT AKHIR, BARU LULUS KULIAH? KLIK DISINI
BUTUH BEASISWA STUDY, BEASISWA PENELITIAN, INFO BEASISWA TERBARU? KLIK DISINI



Jika tertarik untuk memasang iklan di website ini, silahkan klik menu contact
Silahkan baca syarat dan ketentuannyadi sini

Design by xactive -