PERANAN PEMERIKSAAN OPERASIONAL DALAM MENUNJANG EFEKTIVITAS PENGENDALIAN INTERN PENJUALAN KARTU TELKOM FLEXI

abstraks: 

ABSTRAK

Pemeriksaan Operasional adalah suatu pemeriksaan yang bertujuan untuk memeriksa kehematan, efisiensi dan efektivitas kegiatan perusahaan dan juga menilai apakah cara-cara pengelolaan yang diterapkan dalam kegiatan tersebut sudah berjalan dengan baik.
Pelaksanaan fungsi penjualan mempunyai hubungan yang erat dengan tujuan perusahaan. Laba yang telah diperoleh sebagai akibat adanya penjualan barang dan jasa, perlu diamankan sedemikian rupa sehingga laba yang menjadi tujuan perusahaan dapat dipertanggungjawabkan sebagaimana mestinya. Oleh karena itu pemimpin perusahaan harus menciptakan pengendalian intern yang memadai. Adapun tujuan dari pengendalian intern ini yaitu untuk mengetahui keabsahan, otorisasi, kelengkapan, penilaian, klasifikasi, ketepatan waktu serta posting dan pengikhtisaran dari seluruh kegiatan penjualan.
Tujuan dilaksanakan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan pemeriksaan operasional penjualan kartu Telkom Flexi, untuk mengetahui bagaimana efektivitas pelaksanaan pengendalian intern penjualan kartu Telkom Flexi, untuk mengetahui peranan pemeriksaan operasional dalam menunjang efektivitas pengendalian intern penjualan kartu Telkom Flexi di PT.Telkom Divre III Bandung.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode analisa Deskriptif yaitu suatu metode dalam meneliti status kelompok manusia, suatu objek, suatu set kondisi, suatu system pemikiran ataupun suatu kelas peristiwa pada masa sekarang, dalam hal ini yang terjadi dalam penjualan kartu Telkom Flexi pada PT.Telkom Bandung. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu melalui observasi langsung ke perusahaan, wawancara dengan pihak terkait dan dokumentasi.
Berdasarkan penelitian yang penulis lakukan maka diperoleh suatu kesimpulan yang menyatakan bahwa pemeriksaan operasional mempunyai peranan yang penting dalam menunjang efektivitas pengendalian intern penjualan kartu Telkom Flexi. Hal ini dilihat dari telah terpenuhinya kriteria-kriteria dari pemeriksaan operasional yang terdiri dari :
1.Independensi pemeriksa operasional.
2.Kompetensi pemeriksa operasional.
3.Tahap pemeriksaan operasional.

Juga terlihat dari semua bentuk kelemahan-kelemahan pengendalian intern penjualan kartu Telkom flexi yang dapat diminimalisir bahkan dapat diantisipasi karena adanya pemeriksaan operasional yang dilakukan sehingga tujuan dari pengendalian intern penjualan dapat tercapai.

BAB I
PENDAHULUAN

1.1Latar Belakang Penelitian
Dari sekian banyak Produk Telekomunikasi yang ditawarkan ke masyarakat, PT Telekomunikasi Indonesia telah memasarkan produk unggulan yang diharapkan dapat memenuhi dan memuaskan pelanggan yang menjadi tujuan daripada Bisnis Jasa Telekomunikasi dan salah satunya adalah Telkom Flexi.
Produk ini adalah suatu layanan jasa telekomunikasi suara dan data berbasis akses telepon tanpa kabel, dengan teknologi Code Digital Multiple Access (CDMA) 2000-1x, yang merupakan terobosan baru dalam bisnis telekomunikasi selular di Indonesia, dimana teknologi CDMA yang dioperasikan sudah banyak digunakan di beberapa negara maju. Telkom Flexi memberikan dua jenis layanan yaitu disebut Flexi Trendy dan Flexi Classy. Flexi Trendy merupakan kartu Pra Bayar isi ulang dari Telkom Flexi yang menawarkan kenyamanan dan kecepatan akses komunikasi. Produk ini memberikan berbagai fasilitas serta pilihan nominal pulsa sesuai yang disesuaikan. Sedangkan Flexi Classy merupakan kartu Pasca Bayar dari Telkom Flexi yang menawarkan kenyamanan dan kecepatan akses komunikasi.
Penjualan merupakan aktivitas utama dalam setiap perusahaan, karena dari aktivitas inilah tujuan perusahaan yang paling utama yaitu memperoleh keuntungan (laba) dapat dicapai, dan dari aktivitas ini pula kesempatan untuk melakukan kecurangan yang akan mengakibatkan kerugian, sangat besar. Karena itulah dalam aktivitas ini diperlukan suatu pemeriksaan yang memadai untuk menilai keefektifan kinerja penjualan.
Dalam kegiatan penjualan untuk mencapai laba yang maksimum, perusahaan harus mempunyai prosedur penjualan yang mendukung tujuan perusahaan tersebut, mengingat begitu banyaknya persaingan dengan menawarkan berbagai kemudahan dalam penjualan. Tujuan akhir dari suatu perusahaan adalah untuk dapat mempertahankan laba yang diperoleh, laba harus dicapai semaksimal mungkin dengan cara meningkatkan penjualan dan menekankan pengeluaran sampai pada batas-batas tertentu, agar perusahaan dapat berkembang menjadi perusahaan yang besar. Demikian pula dalam penjualan kartu Telkom Flexi, mempunyai prosedur untuk mencapai tujuan laba yang maksimum.
Untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan diperlukan suatu perencanaan yang matang serta cara-cara pengendaliannya, karena kedua-duanya merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan satu dengan yang lainnya. Tanpa ada perencanaan maka tidak ada dasar untuk mengadakan pengendalian, oleh karena itu pengendalian sangat dibutuhkan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan oleh perusahaan.
Perkembangan suatu perusahaan seringkali mengakibatkan pimpinan perusahaan tidak dapat mengontrol seluruh aktivitas perusahaan. Oleh karena itu pimpinan perlu membuat prosedur-prosedur ataupun ketentuan-ketentuan khusus yang dapat mengatur dan mengatasi masalah dalam aktivitas perusahaan terutama mengenai pengendalian penjualan antara lain diperlukan adanya suatu pemeriksaan yaitu pemeriksaan operasional.
Bertolak dari masalah pentingnya suatu pengendalian terhadap penjualan dalam rangka mempertahankan kelangsungan operasional perusahaan, pemeriksaan terhadap hasil penjualan harus benar-benar dilakukan.
Oleh karena itu, perusahaan harus dapat menetapkan alat pengelola dan pengendalian yang tepat sebagai alat bantu manajemen untuk mengadakan pemeriksaan dimana pengendalian intern yang memadai akan dapat menekan terjadinya kecurangan dan penyelewengan. Kalaupun terjadi maka hal itu akan dapat diketahui secepat mungkin dan selanjutnya dilakukan tindakan-tindakan perbaikan.
Berdasarkan uraian di atas, peneliti berkeinginan untuk meneliti fungsi pemeriksaan operasional dalam menunjang efektivitas penjualan, untuk mengetahui hal tersebut maka penulis menetapkan judul :
“PERANAN PEMERIKSAAN OPERASIONAL DALAM MENUNJANG EFEKTIVITAS PENGENDALIAN INTERN PENJUALAN KARTU TELKOM FLEXI “

1.2Identifikasi Masalah
Berdasarkan latar belakang penelitian yang telah dikemukakan sebelumnya, maka dalam penulisan skripsi ini penulis mengidentifikasikan pokok permasalahan yang akan diteliti yaitu sbb :
1.Apakah pemeriksaan operasional yang dilakukan di PT. Telkom Bandung telah memadai?
2.Apakah pengendalian intern penjualan Kartu Telkom Flexi yang diterapkan PT. Telkom Bandung sudah efektif?
3.Apakah pemeriksaan operasional berperan dalam menunjang efektivitas pengendalian intern penjualan Kartu Telkom Flexi?

1.3Maksud dan Tujuan Penelitian
Sesuai dengan identifikasi masalah yang dikemukakan di atas, penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan :
1.Untuk mengetahui pelaksanaan pemeriksaan operasional penjualan PT. Telkom Bandung telah memadai.
2.Untuk mengetahui efektivitas pelaksanaan pengendalian intern penjualan Kartu Telkom Flexi pada PT. Telkom Bandung.
3.Untuk mengetahui peranan pemeriksaan operasional dalam menunjang efektivitas pengendalian intern penjualan Kartu Telkom Flexi pada PT. Telkom Bandung.

1.4Kegunaan Penelitian
Dari hasil penelitian yang dilakukan oleh penulis, diharapkan dapat mempunyai kegunaan sebagai berikut :
1.Bagi Pihak Perusahaan
Hasil penelitian ini bisa menjadi tambahan masukan yang positif bagi manajemen PT. Telkom untuk mengetahui keadaan perusahaan dan menjadi bahan untuk melakukan koreksi bila terdapat kekurangan khususnya mengenai Kartu Telkom Flexi.
2.Pihak Lain terutama dikalangan perguruan tinggi
Diharapkan dapat dijadikan sebagai bahan perbandingan atau setidaknya dapat digunakan sebagai bahan dasar penelitian yang lebih lanjut.

1.5Pendekatan Masalah
Kegiatan penjualan dalam suatu perusahaan dapat dikatakan sebagai salah satu sarana yang dapat digunakan perusahaan dalam mencapai tujuan utamanya yaitu memperoleh laba yang maksimal. Kegiatan penjualan bergerak bersama-sama dengan perkembangan perusahaan tersebut, ketika perusahaan mengalami pertumbuhan maka kegiatan penjualan sangat perlu untuk mendapatkan perhatian yang lebih karena kegiatan penjualan adalah ujung tombak dalam keberadaan perusahaan tersebut.
Sebagaimana dikemukakan oleh A. Abdurachman (1991;7) mengenai konsep Penjualan adalah :
“Penjualan adalah suatu kontrak atau perjanjian antara dua pihak, masing-masing yang dikenal sebagai penjual dan pembeli, uang mewajibkan pihak yang pertama itu atas pertimbangan akan suatu pembayaran atau suatu janji akan pembayaran sejumlah harga dalam uang tertentu, memindahkan kepada pihak yang terakhir pemilikan harta benda.”

Sehingga dapatlah disimpulkan bahwa penjualan merupakan kegiatan yang dilakukan oleh penjual dalam menjual barang atau jasa dengan harapan akan memperoleh laba dari adanya transaksi-transaksi tersebut dan penjualan dapat diartikan sebagai pengalihan atau pemindahan hak kepemilikan atas barang atau jasa dari pihak penjual ke pembeli.
Namun, semakin berkembang suatu aktivitas perusahaan maka semakin besar pula rentang kendali yang harus dijalankan oleh pimpinan perusahaan. Untuk itu pimpinan perusahaan akan selalu berusaha agar perusahaan terus berjalan sesuai dengan pola dan kegiatan yang telah ditetapkan. Dengan hal ini pimpinan perusahaan perlu mendelegasikan wewenang dalam batas-batas tertentu kepada bawahannya. Namun pendelegasian wewenang tersebut harus disertai dengan pengawasan agar tidak terjadi penyalahgunaan wewenang yang dilakukan oleh bawahan.
Pemeriksaan operasional bertujuan untuk memeriksa efisiensi dan efektivitas operasi perusahaan dengan cara melaksanakan penilaian apakah cara-cara pengendalian intern yang diterapkan perusahaan.
Drs. Amin Widjaja Tunggal. AK. MBA (2001;7) di dalam bukunya Audit Manajemen menjelaskan mengenai definisi Pemeriksaan Operasional (Operational Auditing) berdasarkan publikasi Istitute of Internal Auditors (IIA) yaitu :
“ Operational Auditing” adalah suatu proses yang sistimatis dari penilaian efektivitas, efisiensi, dan ekonomisasi operasi suatu organisasi yang di bawah pengendalian manajemen dan melaporkan kepada orang yang tepat hasil dari penilaian beserta rekomendasi untuk perbaikan.

Adanya sistem pengendalian intern kemungkinan-kemungkinan pemborosan dan penyelewengan dapat ditekan seminimal mungkin seperti yang terlihat dalam pengertian pengendalian intern yang dikemukakan oleh Drs. Bambang Hartadi, Akuntan (1987;121) memberi definisi sebagai berikut :
“ Tujuan Pengendalian Intern adalah memberikan keyakinan yang memadai bahwa aktiva terjamin keamanannya dari kerugian sebagai akibat pemakaian atau pengeluaran yang tidak terotorisasi, dan bahwa transaksi telah dilaksanakan sesuai otorisasi manajemen dan dicatat selayaknya untuk memungkinkan penyusunan laporan keuangan dengan standar akuntansi yang berlaku. “

Dari pengertian di atas dapat disimpulkan bahwa tujuan utama dari pengendalian intern adalah :
1.Mengamankan harta perusahaan.
2.Menjamin terhadap “terjadinya hutang yang tidak layak”.
3.Menguji ketelitian dan kebenaran data akuntansi perusahaan.
4.Meningkatkan efisiensi operasi perusahaan.
5.Mendorong ditaatinya kebijakan yang telah ditetapkan oleh perusahaan pimpinan perusahaan.

Berdasarkan tujuan utama pengendalian intern yang dikemukakan oleh Mulyadi dalam buku “Pemeriksaan Akuntansi” (1992;69), penulis menarik kesimpulan bahwa ada beberapa tujuan pengendalian intern penjualan, diantaranya adalah :
Untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas sistem penjualan.
Menjaga hasil dan catatan penjualan.
Meningkatkan ketelitian dan keandalan data penjualan.
Mendorong dipatuhinya kebijakan manajemen dalam penjualan.

Efektivitas dan efisiensi merupakan kriteria penilaian dalam pelaksanaan pemeriksaan operasional. Efektivitas secara umum diartikan sebagai suatu keberhasilan dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Efisiensi dimaksudkan untuk mengukur hubungan antara masukan yang digunakan dan keluaran yang diperoleh artinya dengan output tertentu diusahakan pemakaian input minimal atau dengan input tertentu diusahakan perolehan output yang maksimal. Dan ekonomis merupakan ukuran pengorbanan yang diperlukan untuk memperoleh input, artinya terhindar dari pengeluaran yang tidak perlu dalam segala aspek usaha.
Penetapan prosedur dalam operasi perusahaan harus mempertimbangkan struktur pengendalian intern. Kegagalan penetapan struktur pengendalian intern akibat tidak mengikuti prosedur yang telah ditetapkan menyebabkan segala jenis kecurangan, kesalahan, pemborosan, dan penyelewengan tidak dapat dideteksi dengan segera.
Untuk mencapai tujuan pengendalian intern yang memadai dibutuhkan adanya pemisahan tanggung jawab fungsional, sistem otorisasi dan pencatatan yang memadai, pemisahan tugas dan fungsi masing-masing departemen serta kualitas personalianya yang sesuai dengan tanggung jawabnya.
Agar pengendalian intern tersebut dapat dilaksanakan secara efektif dan efisien, maka diperlukan suatu bagian yang mengawasi dan mengevaluasi aktivitas perusahaan, dimana sifat pemeriksa ini independen dan objektif artinya tidak memihak bagian-bagian yang ada dalam perusahaan sehingga pemeriksa operasional sangat penting peranannya dalam mencapai tujuan perusahaan melalui peningkatan pengendalian manajemen karena seperti yang kita ketahui tujuan pemeriksaan operasional adalah untuk membantu manajemen.
Dari uraian di atas maka dapat diketahui hubungan pemeriksaan operasional dengan keefektivan pengendalian internal penjualan yaitu bahwa dengan adanya pelaksanaan pemeriksaan operasional yang memadai maka dapat menentukan terhadap keefektifan pengendalian internal penjualan.

1.6Lokasi dan Waktu Penelitian
Perusahaan yang menjadi objek penelitian adalah PT.Telkom Divre III Bandung. Adapun waktu penelitian dilakukan mulai dari bulan April sampai dengan bulan Juni 2006.


Untuk dapat melihat dan mendownload file skripsi lengkap yang dilampirkan pada setiap judul, anda harus menjadi special member, klik Register untuk menjadi free member di Indoskripsi.

Semua Member Special dapat mendownload SELURUH file content yang ada di website ini. Daftarkan diri anda segera. UNLIMITED ACCESS

Google

PELUANG KERJA UNTUK FRESH GRADUATE, MAHASISWA TINGKAT AKHIR, BARU LULUS KULIAH? KLIK DISINI
BUTUH BEASISWA STUDY, BEASISWA PENELITIAN, INFO BEASISWA TERBARU? KLIK DISINI



Jika tertarik untuk memasang iklan di website ini, silahkan klik menu contact
Silahkan baca syarat dan ketentuannyadi sini

Design by xactive -