MATA KULIAH : PERBENGKELAN
BAB I
LATAR BELAKANG
A. Pendahuluan
Bengkel pertanian bukan hanya diperuntukan untuk perawatan atau pemeliharaan alsinpertanian, kendaraan mobil, motor stasioner tetapi juga untuk menangani konstruksi-konstruksi ringan yang rata-rata diperlukan bagi usaha pertanian secara mekanis.
Mungkin bentuk yang demikian belum dapat disebut sebagai bengkel akan tetapi lebih tepat kalau dikatakan sebagai pusat kegiatan mekanisasi, sebab tujuan utamanya adalah menyediakan tempat dimana seluruh alsin pertanian disimpan sewaktu tidak dipergunakan atau tempat perawatan atau perbaikan dan juga tempat pengisian atau pengosongan bahan bakar, oli pelumas, air pendingin. Untuk pekerjaan overhaul tidak tepat pada bengkel seperti ini karena tidak ekonomis.
Peralatan dan perlengkapan perbengkelan yang dianjurkan adalah hanya yang dibutuhkan untuk perawatan dan perbaikan sehari-hari, bukan untuk pekerjaan besar (overhaul) alsin pertanian.
Pekerjaan ringan seperti perbaikan konstruksi alsin pertanian dapat pula ditangan sendiri oleh bengkel. Suatu bangku kerja yang diletakan di dekat dinding dan diikat erat dengan baut sangat dibutuhkan. Almari untuk menyimpan paku, baut, mur, suku cadang juga sangat diperlukan. Alat-alat perbengkelan ini diperlukan untuk mempermudah seluruh kegiatan perawatan dan perbaikan alsin pertanian yang ada di bengkel.
B. Tujuan
Tujuan praktikum alat Bantu dalam perbengkelan pertanian ini adalah agar mahasiswa mengetahui jenis, fungsi, cara kerja alat bantu dalam perbengkelan pertanian yang dapat membantu mempermudah kegiatan perawatan dan perbaikan alsin pertanian yang ada di bengkel

