ABSTRAK
Makin berkembangnya industri makanan di Indonesia terutama industri makanan berbasis tepung terigu seperti industri kue, roti dan mie instant, menyebabkan permintaan akan tepung terigu meningkat. Hal ini menyebabkan produsen tepung terigu harus mampu menyediakan tepung terigu untuk memenuhi permintaan akan tepung terigu yang makin lama makin meningkat seiring dengan berkembangnya perusahaan makanan berbasis tepung terigu.
PT. ISM Bogasari Flour Mills Surabaya adalah salah satu produsen tepung terigu terbesar di Indonesia. Sebagai penyedia tepung terigu yang berorientasi pada mutu, perusahaan ini harus mampu memenuhi kebutuhan tepung terigu baik dari segi kuantitas maupun dari segi kualitas. Mengingat bahan baku pembuatan tepung terigu yaitu gandum berasal dari luar negeri (import), untuk itu perlu dilakukan optimalisasi proses dan usaha untuk mempertahankan kualitas tepung terigu, sehingga ketika sampai pada tangan konsumen kualitas dapat dijamin konsistensinya.
Pengolahan biji gandum di PT. ISM Bogasari Flour Mills Surabaya terdiri dari beberapa proses yaitu antara lain , penerimaan bahan baku, penyimpanan biji gandum, pembersihan biji gandum (meliputi “pre-cleaning”, “first cleaning” dan “second cleaning”), penggilingan (“breaking process”, “purification process” dan “reduction process”), pengemasan, penggudangan dan pemasaran. Masing-masing proses itu memerlukan pengawasan mutu, sehingga titik kendali kritis pada proses dapat dikendalikan dengan baik. Dalam proses produksi dibutuhkan mesin-mesin produksi yang canggih dan terkontrol secara otomatis untuk mempercepat proses dan memenuhi kuota produksi sehingga dapat memenuhi kebutuhan pasar yang terus meningkat.
Produk utama terdiri dari 7 merk yaitu : cap Kereta Kencana, Cap Gunung Bromo, cap Roda Biru, cap Semar, cap Kereta Kencana Emas, cap Kendi, dan cap Angsa Kembar. Dipasarkan di daerah Indonesia Timur seperti Kalimantan, Sulawesi, Papua dan lain – lain. Sedangkan produk samping yaitu : “bran”, “pollard” dan”pellet” yang biasa digunakan sebagai pakan ternak serta tepung industri yang digunakan untuk pembuatan kayu lapis.


