Perancangan Modulator BPSK dengan BR 64kbps

abstraks: 

Pada proyek akhir ini akan direalisasikan sebuah modulator digital dengan
menggunakan teknik modulasi Binary Phase Shift Keying (BPSK). Modulator ini
memiliki bit rate data sebesar 64 Kbps dengan frekuensi sinyal pembawa sebesar 12
MHz. Pada teknik modulasi BPSK sinyal termodulasi akan mengalami perubahan
fasasebesar 1800 dari fasa semula jika sinyal informasi memiliki level logika “0” dan
tidak akan mengalami perubahan fasa jika sinyal informasi memiliki level logika “1”.
Dalam realisasi modulator BPSK 64 Kbps sinyal Non Return to Zero (NRZ)
digunakan sebagai simulasi data. Rangkaian pembangkit data acak yang digunakan
berupa rangkaian Pseudo Random Generator (PRG) dengan clock yang berasal dari
rangkaian generator clock. Menurut transformasi Fourier sinyal baseband memiliki
bandwidth transmisi yang tidak terbatas oleh sebab itu bandwidth sinyal baseband
perlu dibatasi agar diperoleh bandwidth transmisi minimum tetapi masih dalam batasbatas
tertentu dimana sinyal tersebut masih dapat dikenali oleh penerima dengan
peluang kesalahan sekecil mungkin.
Dan untuk membatasi bandwidth sinyal baseband tersebut maka digunakan
rangkaian filter. Dan filter yang akan direalisasikan merupakan jenis filter aktif Bessel
Orde 6 dengan frekuensi cut-off sebesar 64 KHz. Karena sebagian besar daya sinyal
digital terletak pada frekuensi rendah maka diperlukan sebuah sinyal pembawa
dengan frekuensi yang lebih tinggi untuk mentransmisikannya. Dalam realisasinya
digunakan rangkaian mixer sebagai balance modulator dengan mengalikan sinyal
baseband dengan sinyal pembawa. Keluaran dari mixer merupakan sinyal BPSK.

Komunikasi berarti pengiriman informasi dari pengirim ke penerima yang
mempunyai tujuan tertentu serta dapat dimengerti dengan jelas. Di dalam suatu sistem
komunikasi analog maupun kominikasi digital, semua informasi akan ditransmisikan
melalui suatu medium yang memisahkan antara pengirim dan penerima.
Perkembangan teknologi telekomunikasi saat ini telah beralih dari sistem komunikasi
analog ke sistem komuniksi digital yaitu suatu sistem komunikasi dimana sinyal
informasi dikirimkan dalam bentuk sinyal digital.
Pada proses modulasi sinyal digital yang mengandung informasi
ditumpangkan pada salah satu atau lebih parameter sinyal pembawa untuk selanjutnya
ditransmisikan ke penerima melalui saluran transmisi dan setelah sinyal diterima
kemudian sinyal tersebut diubah kembali menjadi sinyal digital. Pada pengubahan
kembali kembali menjadi sinyal digital disebut proses demodulasi.
Sistem komunikasi digital memiliki beberapa keuntungan bila dibandingkan
dengan sistem komunikasi analog, diantaranya yaitu probabilitas kesalahan pada
proses transmisi dapat diminimalisasi dengan cara regenerasi sinyal dan hal ini tidak
dapat dilakukan pada sistem komunikasi analog, dan untuk menghemat saluran
transmisi dapat digunakan teknik Time Division Multiplexing (TDM).
Perkembangan sistem komunikasi digital yang ada saat ini didukung
sepenuhnya oleh perkembangan berbagai teknik modulasi digital dasar seperti
Amplitude Shift Keying (ASK), Frequency Shift Keying (FSK) dan Phase Shift
Keying (PSK). Pemilihan sistem modulasi pada suatu sistem transmisi digital
berdasarkan karakteristik yang dimiliki oleh sistem tersebut yaitu lebar bandwidth,
daya yang disediakan dan ketahanan terhadap gangguan. Dipilih modulasi digital
BPSK dengan pertimbangan bandwidth transmisi yang efisien dan Quality of Service
(QoS) yang dihasilkan sangat baik karena probabilitas kesalahannya minimum pada
level sinyal penerima.

Untuk dapat mendownload atau merequest file lengkap yang dilampirkan pada setiap judul, anda harus menjadi special member, klik Register untuk menjadi free member di Indoskripsi.

Semua Member Special dapat mendownload atau merequest SELURUH file content yang ada di website ini. Daftarkan diri anda segera. UNLIMITED ACCESS



Jika tertarik untuk memasang iklan di website ini, silahkan klik menu contact
Silahkan baca syarat dan ketentuannya

Design by xactive -