ABSTRAK
A P I P U D I N NIM/NIMKO : 003 11491/06 06794, Judul: Sikap Siswa Terhadap Mata Pelajaran Aqidah Akhlak Hubungannya Dengan Prestasi Belajar (Studi di Madrasah Tsanawiyah Miftahul Hidayah Kabupaten Serang Propinsi Banten).
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tentang sikap siswa terhadap mata pelajaran akidah akhlak serta pengaruh yang ditimbulkan terhadap prestasi belajar siswa di Madrasah Tsanawiyah Miftahul Hidayah Leuwinanggung.
Penelitian dilakukan di Madrasah Tsanawiyah Miftahul Hidayah Kabupaten Serang Propinsi Banten pada tahun pelajaran 2007/2008. Penelitian ini mengunakan metode deskriftif dengan menggunakan teknik observasi, wawancara dan angket. Sedangkan jumlah populasi adalah seluruh siswa Madrasah Tsanawiyah Miftahul Hidayah Leuwinanggung sejumlah 198 siswa dengan presentase 20 % x 198 = 40 dan yang dijadikan sample 40 siswa.
Kesimpulan dari penelitian ini, bahwa koefiesien korelasi antara variabel X (Sikap Siswa Dalam Mata Pelajaran Aqidah Akhlak) dengan variabel Y (Prestasi Belajar Siswa) mencapai harga 0,72. Angka tersebut menunjukan adanya korelasi yang baik, dan berada pada arah 0,71 - 0,90. artinya senakin tinggi sikap siswa dalam mata pelajaran Aqidah Akhlak akan semakin tinggi prestasi belajar siswa dalam mata pelajaran tersebut. Adapun kontribusi antara variabel X terhadap variabel Y dengan menggunakan coefisien determinasi (cd), diperoleh hasil 51,84 % persepsi siswa terhadap prilaku guru agama ( variabel X ) terhadap akhlak siswa siswa (variabel Y), sedangkan sisanya sebesar 48,16 % dipengaruhi oleh faktor lain.
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah
“Pendidikan pada hakekatnya merupakan usaha orang dewasa secara sadar untuk membimbing dan mengembangkan kepribadian serta kemampuan dasar anak didik baik dalam bentuk pendidikan formal atau non formal” (HM. Arifin, 1976:12).
Usaha ini sudah barang tentu memerlukan beberapa penunjang sehingga tujuan yang hendak di capai terwujud dengan baik. Maka dapat di pahami bahwa dalam proses belajar mengajar, siswa tidak hanya di tuntut untuk memiliki sejumlah pengetahuan, tetapi juga di tuntut untuk memiliki pengalaman dan kepribadian yang baik mengenai pengetahuan yang di milikinya.
Baik pengetahuan maupun pengalaman siswa dalam proses pembelajaran di pengaruhi oleh faktor eksternal dan internal yang keduanya saling berkaitan. Sedangkan faktor eksternal yaitu suatu hal yang berasal dari luar diri siswa, seperti guru, situasi kelas, metode pendidikan, latar belakang ekonomi, latar belakang social dan lain sebagainya yang berpengaruh terhadap prestasi belajar siswa.
Guru merupakan pasilitator, berarti seorang guru dalam proses mentrasfer pelajaran harus benar-benar tahu, bagaimana cara menjadikan proses pembelajaran ini seefektif mungkin seperti penggunaan metode pembelajaran, cara menghadapi siswa, cara melakukan persiapan pembelajaran dan sebagainya. Situasi kelas, sebagai tempat dimana proses pembelajaran berlangsung harus benar-benar comfortable (nyaman), composed (tenang) dan seterusnya, sehingga dapat meningkatkan konsentrasi belajar siswa.
Sebagaimana telah disinggung diatas, dalam merangsang minat belajar siswa membutuhkan suatu metode pendekatan yang relevan dengan materi yang diajarkan, adapun metode tersebut dimaksudkan cara operasional yang diarahkan untuk tercapainya tujuan pengajaran (Efendi Zulkifly dan E. Yusnandar, 2000:6). Dalam hal proses belajar mengajar metode pembelajaran memegang peranan penting karena dengan adanya metode tersebut KBM akan lebih hidup dan tidak fakum, sehingga akan menambah minat belajar siswa.
Setiap siswa mempunyai latar belakang sosial yang berbeda-beda, ada yang berasal dari lingkungan perkotaan, ada pula yang berasal dari lingkungan pedesaan, yang sudah tentu dua lingkungan yang berbeda ini memberikan pengaruh yang berbeda pula terhadap siswa terutama dalam hal psikisnya, dan hal ini sudah tentu memberikan pengaruh yang cukup besar terhadap prestasi belajar siswa. Dan lingkngan ekonomi pun diindikasikan mempunyai pengaruh terhadap perkemabangan prestasi siswa, karena dengan adanya kesenjangan ekonomi, memberikan peluang adanya perbedaan gaya hidup yang sudah tentu hal ini dapat memberikan dampak yang signifikan terhadap prestasi belajar siswa.
Faktor internal yaitu keadaan yang mempengaruhi keberhasilan siswa yamg berasal dari dalam, istilah ini menunjukkan adanya pembawaan yang di miliki siswa, yang meliputi aspek psikologis, seperti kesehatan pisik, kesehatan psikis,minat, bakat dan sikapnya.
Kesehatan fisik jelas berpengaruh sekali terhadap proses pembelajaran siswa, bagaimana mungkin seorang siswa dapat berkonsentrasi dalam belajar apabila ia tidak merasa nyaman yang disebabkan kondisi tubuhnya yang tidak sehat.
Kondisi kesehatan psikis pun merupakan hal yang sangat penting sebagai kontrol kemampuan berfikir seseorang secara sadar, bagaimana mungkin seorang siswa mampu berfikir dan mencerna materi yang disampaikan apabila pola pikirnya tidak dapat berfungsi dengan baik.
Minat merupakan salah satu faktor yang memberi motifasi untuk dapat belajar dengan baik, karena dengan adanya minat ini seorang siswa akan melakukan proses pembelajaran dengan senang hati, tanpa adanya keterpaksaan sehingga semua perhatiannya akan terfokus secara menyeluruh terhadap materi pembelajaran.
Bakat berfungsi sebagai modal pembelajaran, dengan adanya bakat seorang siswa akan jauh lebih mudah mencerna bahan pembelajaran bahkan tanpa hadirnya seorang pendidik sekalipun.
Terakhir sikap, saat berlangsung proses belajar mengajar, sikap berperan sebagai alat pengendalian diri, misalnya dengan adanya sikap yang baik seseorang akan mempu menempatkan diri dengan situasi yang dihadapinya. Sikap merupakan faktor internal yang berpengeruh dalam kebiasaan belajar, namun perkembangan kebiasaan belajar tidak terlepas dari faktor proses pendidikan baik langsung maupun tidak langsung., sikap merupakan kesiapan mental individu yang mempengaruhi, mewarnai, bahkan menentukan kegiatan individu yang bersangkutan dalam memberikan respon dalam obyek atau situasi yang memberi arti baginya (Rochman Nata Widjaya. 1987:40).
Seorang siswa yang memiliki sikap positif pada materi pelajaran, dalam hal ini pelajaran akidah akhlak, maka ia akan berupaya secara maksimal untuk membiasakan belajar dengan baik. Bahkan sikap positif itu memungkinkan pula termanifestasi dalam bentuk pengalamannya. Karena dalam pembelajaran akidah akhlak banyak materi yang berupaya agar siswa memiliki pemahaman dan pengalaman yang baik, untuk menanamkan sikap positif dalam mata pelajaran tersebut.
Pelaksanaan proses pembelajaran siswa di MTs Miftahul Hidayah Leuwinanggung Kopo, melalui argumen para dewan guru serta melalui data hasil evaluasi, penulis menjumpai permasalahan rendahnya prestasi belajar beberapa siswa, sehingga hal ini menggugah penulis untuk mengangkat permasalahan ini sebagai bahan penelitian.
Selain itu menurut guru akidah akhlak di MTs Miftahul Hidayah Leuwinanggung Kopo, bahwa para siswanya diberi pengarahan dan tugas untuk memiliki sikap yang baik dan positif dalam mata pelajaran akidah akhlak. Sumber sikap itu diperoleh dari kebiasaan siswa belajar baik di sekolah maupun di rumah. Sikap siswa dalam pelajaran akidah akhlak juga dapat berkembang kearah yang lebih baik apabila siswa merasakan manfaat dari mempelajari mata pelajaran tersebut.
Fenomena tersebut membuat penulis tertarik untuk melakukan penelitian yaitu sejauh mana pengaruh sikap siswa pada mata pelajaran akidah akhlak dalam prestasi belajarnya di sekolah. Dengan demikian judul penelitian ini yaitu Sikap Siswa Dalam Mata Pelajaran Akidah Akhlak Hubungannya Dengan Prestasi Belajar. (studi di MTs Miftahul Hidayah Leuwi Nanggung Kecamatan Kopo Kabupaten Serang).
B. Identifikasi Masalah
Berdasr latar belakang masalah diatas maka penulis dapat mengidentifikasi masalah sebagai berikut :
1. Pengaruh sarana sekolah terhadap prestasi belajar siswa pada mata
pelajaran Akidah Akhlak di MTs Miftahul Hidayah Leuwinanggung Kecamatan
Kopo Kabupaten Serang.
2. Pengaruh metode yang diterapkan oleh guru terhadap prestasi belajar siswa
pada mata pelajaran Akidah Akhlak di MTs Miftahul Hidayah Leuwinanggung
Kecamatan Kopo Kabupaten Serang.
3. Pengaruh latar belakang keluarga terhadap prestasi belajar siswa pada mata
pelajaran Akidah Akhlak di MTs Miftahul Hidayah Leuwinanggung Kecamatan
Kopo Kabupaten Serang.
5. Pengaruh lingkungan sosial terhadap prestasi belajar siswa pada mata
pelajaran Akidah Akhlak di MTs Miftahul Hidayah Leuwinanggung Kecamatan
Kopo Kabupaten Serang.
6. Pengaruh kondisi kesehatan pisik terhadap prestasi belajar siswa pada mata
pelajaran Akidah Akhlak di MTs Miftahul Hidayah Leuwinanggung Kecamatan
Kopo Kabupaten Serang.
7. Pengaruh kondisi kesehatan psikis terhadap prestasi belajar siswa pada
mata pelajaran Akidah Akhlak di MTs Miftahul Hidayah Leuwinanggung
Kecamatan Kopo Kabupaten Serang.
8. Pengaruh minat belajar terhadap prestasi belajar siswa pada mata pelajaran
Akidah Akhlak di MTs Miftahul Hidayah Leuwinanggung Kecamatan Kopo
Kabupaten Serang.
9. Pengaruh bakat terhadap prestasi belajar siswa pada mata pelajaran Akidah
Akhlak di MTs Miftahul Hidayah Leuwinanggung Kecamatan Kopo Kabupaten
Serang.
10. Pengaruh sikap terhadap prestasi belajar siswa pada mata pelajaran Akidah
Akhlak di MTs Miftahul Hidayah Leuwinanggung Kecamatan Kopo Kabupaten
Serang.
C. Pembatasan Masalah
Berdasarkan identifikasi masalah diatas maka penulis melakukan pembatasan masalah karena mengungat terlalu banyaknya permasalahan yang timbul, dan agar penelitian lebih mendalam dan terfokus, adapun pada penelitian ini hanya akan membahas tentang sikap siswa terhadap mata pelajaran Akidah Akhlak hubungannya dengan prestasi belajar di MTs Miftahul Hidayah Leuwinanggung Kecamatan Kopo Kabupaten Serang.
D. Perumusan Masalah
Dari pembatasan masalah di atas maka penulis merumuskan beberapa permasalahan sebagai berikut:
a. Bagaimana sikap siswa dalam mata pelajaran Akidah Akhlak di MTs Miftahul Hidayah Leuwinanggung Kecamatan Kopo Kabupaten Serang?
b. Bagaimana prestasi belajar siswa dalam mata pelajaran Akidah Akhlak di MTs Miftahul Hidayah Leuwinanggung Kecamatan Kopo Kabupaten Serang?
c. Apakah terdapat hubungan sikap siswa dalam mata pelajaran Akidah Akhlak terhadap prestasi belajar Akidah Akhlak di MTs Miftahul Hidayah Leuwinanggung Kecamatan Kopo Kabupaten Serang?
E. Kegunaan Penelitian
Adapun yang menjadi kegunaan penelitian ini adalah :
a. Bagi penulis sebagai persyaratan memperoleh gelar Sarjana Strata Satu (S.Pd.I)
b. Bagi tempat penelitian agar dapat dijadikan sebagai salah satu bahan acuan dalam rangka peningkatan kualitas pendidikan di lingkungan MTs Miftahul Hidayah Leuwinanggung Kopo pada khususnya dan di lembaga pendidikan lain pada umumnya.
c. Bagi STAI La Tansa Mashiro agar dapat dijadikan sebagai sample penelitian bagi mahasiswa yang akan melakukan penelitian.

