ABSTRAK
Dengan banyaknya komponen-komponen mesin yang pembuatannya dilakukan dengan proses pengecoran, maka diperlukan teknologi pengecoran yang dapat menghasilkan produk coran yang memenuhi standar yang ditetapkan. Pengecoran adalah suatu proses pembuatan produk dengan cara mencairkan logam dan menuangkannya kedalam cetakan kemudian dibiarkan membeku.
Pada penelitian ini dilakukan analisa mengenai sebab-sebab terjadinya cacat-cacat pada produk Spring Seat. Kemudian dilakukan pengujian-pengujian untuk mengetahui sifat mekanisnya, yang meliputi : pengujian komposisi kimia, pengujian kekerasan (Vickers) dan pengujian metalografi.
Dari hasil penelitian ini diperoleh bahwa cacat-cacat permukaan yang dilihat dari foto-foto hasil dari pengujian metalografi adalah cacat lubang jarum, cacat rongga penyusutan, cacat inklusi pasir. Nilai kekerasan tertinggi adalah 218 VHN pada daerah A dan nilai kekerasan terendah adalah 212 VHN pada daerah A, B, dan D. dan mempunyai struktur mikro yaitu ferit yang berwarna putih (lebih terang) dan perlit berwarna hitam (gelap). Komposisi kimia yang telah distandarkan dengan hasil pengujian tidak melampaui batas yang ditentukan sehingga komposisi kimianya telah memenuhi syarat yang distandarkan.
BAB V
PENUTUP
Dari hasil pengujian yang telah dilakukan terhadap baja cor Spring Seat maka dapat disimpulkan sebagai berikut :
1. Baja cor Spring Seat yang digunakan adalah baja karbon rendah dengan kadar karbon kurang dari 0.2 % dengan beberapa unsur pemadu dalam jumlah kecil untuk meningkatkan kekuatan dan keuletan.
2. Bahan yang diteliti mengalami cacat permukaan yang bermacam-macam yaitu berupa cacat rongga penyusutan, cacat lubang jarum dan cacat inklusi pasir, yang disebabkan kebanyakan oleh penuangan yang dilakukan terlalu lambat, letak saluran turun yang salah, lubang angin yang kurang, cetakan mengembang keluar oleh tekanan logam cair, dan bahan-bahan muatan (return scrab) mempunyai banyak karat atau kotoran.
3. Nilai kekerasan tertinggi terjadi pada titik C dengan nilai kekerasan Vickers sebesar 218 HV dan nilai kekerasan terendah terjadi pada titik A, B, D dengan nilai kekerasan Vickers sebesar 212 HV.
4. Struktur mikro yang terbentuk pada baja coran Spring Seat adalah struktur ferit-perlit dimana ferit yang berwarna lebih terang dan perlit berwarna gelap, dan untuk struktur baja ferit-perlit merupakan contoh kualitatif antara struktur mikro dan sifat mekanik dari baja.
