ABSTRAK
Penelitian ini dimaksudkan untuk menguji pengaruh jumlah uang beredar,
suku bunga dan pengeluaran konsumsi masyarakat terhadap inflasi di Indonesia
baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Data yang digunakan dalam
penelitian ini adalah data sekunder. Data diambil berdasarkan runtun waktu (time
series) dalam bentuk triwulan dari tahun 1986.1-2007.4 dengan menggunakan
analisis model koreksi kesalahan atau error correction model (ECM).
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dalam jangka pendek
variabel jumlah uang beredar dan suku bunga berpengaruh positif terhadap inflasi.
Sedangkan variabel pengeluaran konsumsi masyarakat memberikan pengaruh
negatif terhadap inflasi. Dalam jangka panjang hanya variabel suku bunga yang
memberikan pengaruh negatif terhadap inflasi.
Kata kunci : Inflasi, Jumlah Uang Beredar, Suku Bunga, Pengeluaran Konsumsi
Masyarakat, Error Correction Model (ECM).
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 LATAR BELAKANG
Indonesia sebagai negara berkembang, kehidupannya masih tergantung
pada tata perekonomian dunia. Dalam memelihara kestabilan ekonomi dan
pertumbuhannya, lebih menonjolkan masalah pemerataan yang menyangkut segisegi
keadilan sosial. Salah satu indikator ekonomi untuk melihat stabilitas
perekonomian suatu negara adalah melalui inflasi, sebab perubahan dalam
indikator ini akan berdampak terhadap dinamika pertumbuhan ekonomi dalam
perspektif ekonomi.
Inflasi sebagai suatu fenomena ekonomi yang terutama terjadi di negaranegara


