Dalam literatur banyak dibahas tentang pentingnya pemahaman dua konsep penting dalam pembuatan keputusan investasi yaitu risiko dan return. Investor harus memperhatikan hubungan antara kedua hal tersebut. Dua konsep ini, risiko dan return, bagaikan dua sisi mata uang yang selalu berdampingan. Hubungan antara return dan risiko yang disyaratkan investor bersifat positif dan linear.
Skripsi ini meneliti tentang bagaimana pengaruh risiko investasi terhadap return saham pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI pada tahun 2007-2008. Sebagai variable independent adalah risiko sistematis, risiko financial, dan risiko bisnis. Sedangkan sebagai variable dependent adalah Return saham.
Teknik analisis yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda dengan menggunakan program SPSS 14.00 for Windows. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa secara simultan variabel risiko sistematis, risiko finansial dan risiko bisnis berpengaruh secara signifikan terhadap Return Saham. Sedangkan besarnya pengaruh ketiga variabel bebas tersebut terhadap return saham adalah sebesar 13,9. Sedangkan sisanya sebesar 86,1% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dimasukkan dalam model penelitian. ini seperti kondisi politik, tingkat inflasi, kebijakan pemerintah dan lain-lain.
Secara parsial variabel Risiko Ristematik dan Risiko Finansial mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap Return saham. Hal ini dapat dibuktikan dengan t hitung dengan probabilitas lebih kecil dari 0,05. Kenyataan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi Risiko sistematis dan Risiko Finansial maka Return Saham akan semakin meningkat. Sedangkan Risiko Bisnis secara parsial tidak berpengaruh positif signifikan terhadap return saham, terbukti nilai t hitung dengan sig-t lebih besar dari 0,05. Dengan demikian risiko yang diakibatkan oleh fluktuasi ROE tidak mempengaruhi besar kecilnya return saham pada perusahaan manufaktur di BEI.
BAB I
PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang Masalah
Pada dasarnya orang melakukan investasi adalah untuk menghasilkan sejumlah uang, dan tujuan yang lebih luas adalah untuk meningkatkan kesejahteraan investor.
