Teknik Sipil

TINJAUAN PERENCANAAN STRUKTUR BETON BERTULANG PADA GEDUNG KANTOR DINAS PENDAPATAN DAERAH KABUPATEN KUPANG

abstraks: 

Laju pertambahan penduduk dan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi telah mendorong meningkatnya pembangunan sarana prasarana fisik berupa bangunan gedung. Dalam kegiatan pembangunan ini tentunya membutuhkan dana yang sangat besar sehingga perlu adanya pengetahuan tentang perencanaan yang baik agar dapat menekan biaya konstruksi. Salah satu aspek dalam tahap perencanaan yang dapat menekan biaya konstruksi yaitu pemilihan jenis konstruksi struktur dan keefektifan perencanaan gedung itu sendiri. Dari dasar pemikiran inilah maka dalam pembangunan gedung kantor dinas Pendapatan Daerah Kabupaten Kupang dipilih Konstruksi Beton bertulang.
Pemilihan jenis konstruksi struktur beton bertulang pada proyek ini didasarkan pertimbangan ekonomis dan keunggulan sifat dasar bahan beton bertulang. Beton bertulang terdiri dari beton yang memiliki kekuatan tekan tinggi akan tetapi kekuatan tarik rendah dan tulangan baja yang memiliki kuat tarik tinggi dan kuat tekan rendah (Istimawan Dipohusodo :Struktur Beton Bertulang : 1999).
Dalam perencanaan sebuah struktur beton bertulang harus mengacu pada pedoman standar tentang perencanaan dan pelaksanaan konstruksi bangunan beton bertulang yang telah ditetapkan oleh pemerintah, dalam hal ini SK SNI T-15-1991-03.
Pemilihan proyek Pembangunan gedung Kantor Dinas Pendapatan Daerah Kabupaten Kupang sebagai obyek kajian Tugas Akhir karena penulis melihat adanya pemborosan dalam perencanaan struktur bangunan ini; sehingga penulis tertarik untuk meninjau kembali perencanaan struktur bangunan ini.Dengan tinjauan perencanaan ini, penulis ingin mengetahui apakah gedung ini telah direncanakan sesuai dengan persyaratan yang telah ditetapkan oleh pemerintah, dalam hal ini SK SNI T-12-1991-03dan memenuhi syarat ekonomis atau tidak.
Pembangunan Gedung kantor Dinas Pendapatan daerah ini mempunyai maksud dan tujuan antara lain :
1. Meningkatkan sarana dan prasarana di Dispenda
2. Meningkatkan kenyamanan dan efektifitas kegiatan di Dispenda.

Permasalahan dalam penulisan tugas akhir ini adalah bagaimana merencanakan elemen struktur beton betulang gedung Kantor Dinas Pendapatan Daerah Kabupaten Kupang berdasarkan Peraturan SK SNI T-15-1991-03.

HALAMAN JUDUL
LEMBARAN PENGESAHAN
LEMBARAN PENGESAHAN
PERSEMBAHAN
MOTTO
KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI
DAFTAR TABEL
DAFTAR GAMBAR
DAFTAR LAMPIRAN
NOTASI-NOTASI

BAB I. PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG
B. PERMASALAHAN
C. MAKSUD DAN TUJUAN PENULISAN
D. BATASAN MASALAH
E. METODOLOGI PENULISAN

BAB II. DASAR TEORI
A. URAIAN UMUM
B. PRINSIP DASAR MEKANIKA
C. DESAIN STRUKTUR
D. KEAMANAN STRUKTUR
E. PERHITUNGAN BEBAN
1. Beban Atap
2. Beban gravitasi
3. Beban Gempa
F. DESAIN PENAMPANG BETON BERTULANG
1. Plat
2. Balok
3. Kolom
G. PROGRAM SAP 2000

RENCANA PELAKSANAAN PEMBANGUNAN STRUKTUR GEDUNG LABORATORIUM FAKULTAS EKONOMI UNDIP

abstraks: 

Pekerjaan dalam suatu proyek harus direncanakan dengan teliti agar setiap pekerjaan berjalan teratur secara berurutan tanpa mengakibatkan waktu tunggu. Ada kemungkinan seorang pekerja menunggu pekerja lain yang sedang menyelesaikan bagian pekerjaannya. Sementara ia menunggu, ia tidak bekerja, tetapi tetap berharap mendapatkan upah. Kekosongan kegiatan ini juga akan menunda selesainya suatu pekerjaan, yang akan berakibat biaya upah pekerja tinggi dan akhirnya menambah biaya pekerjaan.
Jika perencanaan dilakukan dengan baik, penyedia jasa konstruksi akan terhindar dari banyak hambatan dan kesulitan yang mungkin akan terjadi selama pelaksanaan pekerjaan. Apabila masalah ini sudah diketahui pada tahap perencanaan, maka hal tersebut harus dibahas dengan cermat sehingga tidak terdapat permasalahan di lapangan.
Membuat rencana, program dan perkiraan merupakan cara-cara berpikir yang teratur mengenai pelaksanaan proyek. Mengingat industri konstruksi semakin berkembang dan menuntut persaingan yang ketat, maka penghematan biaya lapangan menjadi penting. Untuk itu, penyedia jasa konstruksi harus mengatur dan mengendalikan hal-hal berikut :
a. Modal kerja,
b. Meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia,
c. Mesin peralatan dan perkakas,
d. Bahan bangunan,
e. Sub kontraktor,
f. Informasi dan komunikasi.
Pokok bahasan Tugas Akhir yang akan dikerjakan adalah Rencana Pelaksanaan Struktur Gedung Laboratorium Fakultas Ekonomi Undip Semarang. Rencana Pelaksanaan ini dilandasi beberapa hal sebagai berikut :
a. Keberhasilan suatu pekerjaan konstruksi gedung sangat ditentukan oleh perencanaan, perhitungan, dan pengelolaan / manajemen yang baik,
b. Mutu suatu gedung ditentukan oleh cara atau tahap pelaksanaan di lapangan

BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Pekerjaan dalam suatu proyek harus direncanakan dengan teliti agar setiap pekerjaan berjalan teratur secara berurutan tanpa mengakibatkan waktu tunggu. Ada kemungkinan seorang pekerja menunggu pekerja lain yang sedang menyelesaikan bagian pekerjaannya. Sementara ia menunggu, ia tidak bekerja, tetapi tetap berharap mendapatkan upah. Kekosongan kegiatan ini juga akan menunda selesainya suatu pekerjaan, yang akan berakibat biaya upah pekerja tinggi dan akhirnya menambah biaya pekerjaan.

RENCANA PELAKSANAAN PEMBANGUNAN STRUKTUR GEDUNG LABORATORIUM FAKULTAS EKONOMI UNDIP

abstraks: 

Pekerjaan dalam suatu proyek harus direncanakan dengan teliti agar setiap pekerjaan berjalan teratur secara berurutan tanpa mengakibatkan waktu tunggu. Ada kemungkinan seorang pekerja menunggu pekerja lain yang sedang menyelesaikan bagian pekerjaannya. Sementara ia menunggu, ia tidak bekerja, tetapi tetap berharap mendapatkan upah. Kekosongan kegiatan ini juga akan menunda selesainya suatu pekerjaan, yang akan berakibat biaya upah pekerja tinggi dan akhirnya menambah biaya pekerjaan.
Jika perencanaan dilakukan dengan baik, penyedia jasa konstruksi akan terhindar dari banyak hambatan dan kesulitan yang mungkin akan terjadi selama pelaksanaan pekerjaan. Apabila masalah ini sudah diketahui pada tahap perencanaan, maka hal tersebut harus dibahas dengan cermat sehingga tidak terdapat permasalahan di lapangan.
Membuat rencana, program dan perkiraan merupakan cara-cara berpikir yang teratur mengenai pelaksanaan proyek. Mengingat industri konstruksi semakin berkembang dan menuntut persaingan yang ketat, maka penghematan biaya lapangan menjadi penting. Untuk itu, penyedia jasa konstruksi harus mengatur dan mengendalikan hal-hal berikut :
a. Modal kerja,
b. Meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia,
c. Mesin peralatan dan perkakas,
d. Bahan bangunan,
e. Sub kontraktor,
f. Informasi dan komunikasi.
Pokok bahasan Tugas Akhir yang akan dikerjakan adalah Rencana Pelaksanaan Struktur Gedung Laboratorium Fakultas Ekonomi Undip Semarang. Rencana Pelaksanaan ini dilandasi beberapa hal sebagai berikut :
a. Keberhasilan suatu pekerjaan konstruksi gedung sangat ditentukan oleh perencanaan, perhitungan, dan pengelolaan / manajemen yang baik,
b. Mutu suatu gedung ditentukan oleh cara atau tahap pelaksanaan di lapangan

BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Pekerjaan dalam suatu proyek harus direncanakan dengan teliti agar setiap pekerjaan berjalan teratur secara berurutan tanpa mengakibatkan waktu tunggu. Ada kemungkinan seorang pekerja menunggu pekerja lain yang sedang menyelesaikan bagian pekerjaannya. Sementara ia menunggu, ia tidak bekerja, tetapi tetap berharap mendapatkan upah. Kekosongan kegiatan ini juga akan menunda selesainya suatu pekerjaan, yang akan berakibat biaya upah pekerja tinggi dan akhirnya menambah biaya pekerjaan.

PROGRAM ANALISIS PERANCANGAN STRUKTUR KAYU DENGAN BORLAND C++ BUILDER 6 (MENGACU PADA SK- SNI- 05- 2002)

abstraks: 

Tujuan penelitian ini adalah (1) Mengetahui perancangan konstruksi
kayu menurut SK- SNI- 5- 2002 yang meliputi (a) Batang tarik (b) Batang tekan
(c) Sambungan menggunakan baut (d) Sambungan menggunakan paku (e)
Sambungan gigi/ takikan (2) Membuat program perancangan konstruksi kayu
dengan Borland C++ Builder 6 yang meliputi perancangan batang tarik, batang
tekan, sambungan menggunakan baut, sambungan menggunakan paku dan
sambungan gigi/ takikan (mengacu pada SK- SNI- 5- 2002) (3) Mengetahui
tingkat kelayakan dari program perancangan konstruksi kayu yang telah dibuat.
Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan subjek penelitian
adalah program perancangan konstruksi kayu. Teknik pengumpulan data dengan
menggunakan content analisys dan observasi. Validitas data dengan
menggunakan buku yang telah disahkan oleh departemen terkait/ pemerintah dan
dengan perancangan yang berulang ulang. Rancangan eksperimen menggunakan
metode model section dan full section. Teknik analisis dilakukan untuk mencari
selisish perancangan manual dengan program. Analisis akan menghasilkan data
berupa selisih terbesar dan selisih rata-rata.

BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah
Seiring dengan perkembangan teknologi komputer yang semakin pesat,
akan mempengaruhi perkembangan-perkembangan teknologi pada bidang lain.
Adapun bidang-bidang lain yang dipengaruhi oleh perkembangan teknologi
komputer antara lain bidang komunikasi, ekonomi, sosial, industri, pembangunan
atau konstruksi, dan lainnya.
Perkembangan dalam bidang pembangunan atau konstruksi sebagai salah
satu akibat perkembangan teknologi komputer dapat dilihat dengan banyaknya
program-program komputer yang dapat mempermudah berbagai pekerjaan dalam

PERHITUNGAN RENCANA ANGGARAN BIAYA BANGUNAN RUMAH TEMPAT TINGGAL TYPE 250

abstraks: 

New Page 1

Rumah adalah sarana yang penting dalam kehidupan, oleh karena
itu perencanaan rumah harus disesuaikan dengan kebutuhan dan adat kebiasaan
masing-masing pemilik rumah. Dimana perencanaan rumah tinggal tidak terlepas
dari situasi dan kondisi setemapt.

Proyek merupakan proses pelaksanaan suatu bangunan mulai dari
perencanaan sampai dengan bangunan tersebut terwujud. Kesalahan dalam
perencanaan bangunan mengakibatkan ketidak nyamanan bagi penghuni yang mendiami
suatu bangunan, keterlambatan dalam penyelesain pkerjaan dan bertambahnya biaya
dalam pelaksanaan pembangunan. Untuk menghindari permasalahan tersebut perlulah
disusun suatu Rencana Kerja dan Anggaran Biaya dalam suatu pembangunan.

           
Berdasarkan analisa perhitungan bahwa biaya bangunan tersebut membutuhkan biaya
sebesar Rp. 605.414.000,00 (Enam ratus lima juta empat ratus empat belas ribu
rupiah), pelaksanaan bangunan ini membutuhkan waktu selama 120 (seratus dua
puluh) hari kalender dan ditambah dengan masa pemeliharaan selama 30 (tiga
puluh) hari kalender.

New Page 1

BAB-I

Untuk dapat merequest file lengkap yang dilampirkan pada setiap judul, anda harus menjadi special member, klik Register untuk menjadi free member di Indoskripsi.

Semua Special Member dapat mendownload data yang ada di download area.
NB: Ada kemungkinan data yang diposting di website ini belum ada filenya, karena dikirim oleh member biasa dan masih menunggu konfirmasi dari member yang bersangkutan. Untuk memastikan data ada atau tidak silahkan login di download area.

CARI CONTENT WEB :

FREE JOURNAL UNTUK MELENGKAPI REFERENSI KARYA ILMIAH ANDA, FREE? KLIK DISINI
HOT DOWNLOAD MAKALAH, FULL PAPER? KLIK DISINI
PELUANG KERJA UNTUK FRESH GRADUATE, MAHASISWA TINGKAT AKHIR, BARU LULUS KULIAH? KLIK DISINI
BUTUH BEASISWA STUDY, BEASISWA PENELITIAN, INFO BEASISWA TERBARU? KLIK DISINI
INGIN KULIAH S2 JARAK JAUH? KLIK DISINI




Jika tertarik untuk memasang iklan di website ini, silahkan klik menu contact
Silahkan baca syarat dan ketentuannya

Design by xactive -