Teknik industri

Sitem Pengolahan Informasi Laporan Bulanan Pada Supermarket ABC dengan menggunakan bahasa pemprograman Delphi 6.0

abstraks: 

ABSTRAKSI
Supermarket ABC adalah perusahaan yang menyediakan berbagai produk kebutuhan sehari-hari. Saat ini banyak perusahaan sejenis yang menjadi pesaing, sehingga perusahaan berusaha untuk memperbaiki kualitas sistem informasi manajemen agar perusahaan mampu tetap kompetitif. Adapun tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui sistem informasi laporan bulanan yang perlu adanya satu program database yang dapat mempermudah aliran informasi.
Dalam penelitian ini software Borland Delphi 6.0 digunakan untuk memberikan solusi pada pihak manajemen Supermarket ABC dalam pengolahan sistem informasi sumber daya manusia dan persediaan yang sebelumnya, pengolahaannya masih terpisah-pisah, tidak menjadi satu, sehingga dalam pelaksanaanya masih terdapat kekurangan. Untuk memperbaikinya dibutuhkan program database yang mampu mempermudah kerja pihak manajemen dalam memenuhi informasi yang dibutuhkan..
Setelah melakukan pengolahan data yang berkaitan dengan sumber daya manusia dan persedian menggunakan program Borland Delphi 6.0 maka didapatkan kemudahan dalam mencari informasi yang berkaitan dengan sumber daya manusia dan persedian karena sudah tersimpan didalam sistem database yang dapat memudahkan pihak manajemen dalam mencari, menyimpan, dan mengubah data-data yang ada sesuai dengan tuntutan kecepatan informasi agar sistem kerja dapat bejalan lancar
Kata kunci: Sistem Informasi Manajemen, Sumberdaya manusia dan persediaan
dengan Software Borland Delphi 6.0

BAB I
PENDAHULUAN
A.Latar Belakang Masalah

Analisis Brand Equity Dihubungkan Dengan Customer Equity Pada Mie Sedaap Dan Indomie

abstraks: 

Banyaknya merek mi instan yang ada di pasar saat ini menyebabkan Indomie dan Mie Sedaap mengalami persaingan ketat. Di tengah persaingan tersebut, tentu saja Indomie dan Mie Sedaap perlu untuk mempertahankan dan mengembangkan pasarnya agar dapat tetap terus bertahan di pasar. Untuk itu Indomie dan Mie Sedaap perlu mengetahui posisinya di pasar dengan cara mengukur ekuitas merek dan pelanggannya. Dengan demikian Indomie dan Mie Sedaap dapat menyusun strategi untuk mengelola kedua aset tersebut. Elemen – elemen ekuitas merek yang akan diteliti adalah kesadaran merek, asosiasi merek, persepsi kualitas, dan loyalitas merek. Untuk elemen – elemen ekuitas pelanggan yang akan diteliti adalah customer acquisition, customer retention, dan add on selling.
Penelitian dilakukan dengan cara menyebarkan kuesioner kepada 150 responden yang pernah mengkonsumsi mi instan. Data – data dari kuesioner selanjutnya diolah untuk mengukur kesadaran merek, asosiasi merek, persepsi kualitas, loyalitas merek, customer acquisition, customer retention, dan add on selling dari Indomie dan Mie Sedaap.
Hasil kuesioner akan dianalisis dengan menggunakan uji validitas konvergen dan uji reliabilitas terhadap data yang telah diperoleh dari kuesioner. Hal ini dilakukan untuk mengetahui apakah variabel-variabel dalam kuesioner sudah valid dan reliabel. Selain itu juga dilakukan uji validitas diskriminan untuk mengetahui apakah ada korelasi antar variable - variabel yang ada dalam kuesioner.
Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini antara lain, analisis deskriptif untuk mengetahui latar belakang responden secara umum. Analisis statistik dengan menggunakan Z uji untuk mengetahui apakah ada perbedaan antara variabel - variabel yang digunakan sebagai dasar pengukuran pada Indomie dan Mie Sedaap, kemudian dibuat scorecard untuk mengetahui nilai ekuitas total Indomie dan Mie Sedaap.

1.1 Latar Belakang Masalah
Saat memasuki era globalisasi, pada saat kondisi itulah yang menjanjikan suatu peluang bisnis serta tantangan bisnis yang baru buat perusahaan yang telah ada di Indonesia. Perusahaan juga perlu untuk memperluas pasar produk, akan tetapi persaingan juga akan semakin ketat, baik dengan perusahaan asing ataupun dengan perusahaan domestik.

PERANCANGAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS YELLOW - PAGES MAP BERBASIS WEB

abstraks: 

ABSTRACT

When we require information of company or service provider, we often open reference book phone since also be provided with by the companys directory offering service and also product. Information which providing of even also complete enough such as office address, phone, category, product and other information. However oftentimes the moment we use this reference book phone, we to difficulty to know position from address which as described in book phone. Will very assist once if the address visualized with location picture from such address. So that given the location of addressee will be easier to do tracing to address of the owner of such phone number. Therefore in this final project writer make geographical information system from Yellow Pages which can be accessed online and also have ability in doing search related/relevant information seeking by consumer.

In making this geographical information system, there is several things performed within above trouble-shooting which divided divisible marginally into five phase that is environmental analysis phase of user, study phase, scheme phase, implementation phase and analyse, and phase of conclusion and suggestion. Environmental analysis phase of user cover target determination and then do study hit literature and technological that is needed for the scheme. Furthermore phase is develop system scheme by making scheme of prototype system, then prototype will be tested in implementation and analyse phase to confirm if the system made have appropriate or not. And then conclude in conclusion and suggestion phase from system.

This Final project divided into some chapter that is Chapter I about background, writing target, benefit from final project, and the problem definition. Chapter II contain about theory base hit concept GIS, Ianguage of ASP programming and also its data-processing environment. Chapter III hit modelling conceptually from formed system. Chapter IV as core solution from this final project that is concerning made by system scheme and continued with result analysis at chapter V. Last chapter that is chapter VI in the form of conclusion and suggestion from made final project.

BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang
Seiring dengan kebutuhan manusia untuk mendapat informasi secara cepat dan padat maka kebutuhan akan suatu sistem yang mampu mengintegrasikan berbagai informasi akan sangat bermanfaat sekali. Selain untuk menghemat waktu, dengan melakukan integrasi berbagai informasi yang saling terkait akan dapat membantu dalam penelusuran berdasarkan satu referensi yang terkait.

IMPLEMENTASI TEKNOLOGI TEPAT GUNA DALAM PRODUKSI ANYAMAN BAMBU KEBEN

abstraks: 

Implementasi Teknologi Tepat Guna dalam produksi anyaman bambu keben merupakan suatu langkah yang dilakukan yang khususnya tepat diterapkan di desa, dimana untuk mengembangkan kreativitas pengerajin dalam upaya menserasikan berbagai faktor dalam penerapan Teknologi Tepat Guna, dimana faktor tersebut : alat, cara dan lingkungan kerja dengan kemampuan, kebolehan dan keterbatasan manusia pekerja. Penerapan konsep Teknologi Tepat Guna (TTG) dalam proses produksi kerajinan anyaman bambu keben di dusun Pucangan Desa Kayubihi Kecamatan Bangli Kabupaten Bangli masih tergolong manual, dimana dalam segi peralatan yang digunakan masih bersifat sederhana. Produksi kerajinan anyaman bambu keben tersebut memang peralatan modern seperti mesin-mesin belum bisa mengerjakan dalam hal penganyamannya, tetapi didalam memproses bambu sampai siap dianyam proses tersebut masih bisa dikerjakan dengan mesin, misalnya dalam pemotongan bambu, dan pembelahan atau dalam pemecahan bambu-bambu yang berukuran sampai ½ cm.
Di Dusun Pucangan penerapan teknologi tepat guna sudah dilakukan, karena teknologi tepat guna memiliki ciri-ciri, dimana dalam proses produksi kerajinan anyaman bambu keben berbahan lokal, bisa ditempatkan setempat lokal tersebut, dan dapat memberi nilai tambah bagi pengerajin anyaman bambu keben itu sendiri. Dalam penerapan teknologi tepat guna harus memperhatikan kriteria-kriteria, dimana kriteria tersebut menanamkan paham yang berorientasi kepada manusia yang terlatih dalam konsep pengembangan-pengembangan yang bisa melakukan inovasi-inovasi demi mensejajarkan diri dalam pemenuhan kebutuhan hidup, yang nantinya proses kerajinan anyaman bambu keben tersebut berjalan dengan lancar sesuai dengan kriteria-kriteria dari teknologi tepat guna. Dengan diterapkannya teknologi tepat guna produktivitas pengerajin dapat meningkat

Kata Kunci : Teknologi Tepat Guna, Produksi, Produktivitas

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah

perencanaan produksi jangka pendek

abstraks: 

Dalam sudut pandang sistem industri modern, perancangan dan operasi dari sistem industri ini membutuhkan suatu pemodelan dan analisis untuk memilih alternatif perancangan yang optimal, dan kebijakan operasional. Petri net yang merupakan suatu perangkat analisis sistem berbentuk grafik dan matematis dapat digunakan untuk melaksanakan tujuan ini. Salah satu aplikasi petri net dalam sistem industri adalah untuk melakukan perencanaan produksi jangka pendek. Perencanaan jangka pendek yang dilakukan dengan menggunakan petri net ini bertujuan untuk menentukan alternatif proses produksi yang akan dipilih untuk menghasilkan produksi sejumlah produk, sehingga pada akhirnya akan dapat dilakukan penjadwalan penugasan mesin yang akan beroperasi untuk memproduksi barang tersebut. Perencanaan jangka pendek yang dilakukan ini mempertimbangkan batasan berupa jam kerja yang tersedia untuk suatu mesin, dan inventori serta backlogging yang mungkin terjadi pada periode perencanaan tersebut.
Penelitian tentang perencanaan jangka pendek ini dilakukan di PT. Cahaya Kawi Ultra Polyintraco, yang merupakan suatu perusahaan yang memproduksi springbed dengan 4 jenis produk. Dalam proses perencanaan jangka pendek ini, terlebih dahulu dilakukan peramalan untuk mendapatkan prediksi jumlah produk yang akan diproduksi pada suatu periode dan pengukuran waktu baku tiap operasi dalam proses produksi. Peramalan ini dilakukan dengan membandingkan nilai MAD dan MAPE dari 3 buah metode peramalan yang dipilih berdasarkan pola data masa lalu, yaitu metode Least Square dengan pola siklis, simple exponential smoothing, dan winter exponential smoothing. Berdasarkan perbandingan ini, maka metode peramalan yang terpilih adalah metode winter exponential smoothing, dengan hasil peramalan untuk masing-masing komponen (sandaran, matras, dan dipan) secara berturut-turut adalah 277, 358, 277 unit (periode Februari 2008).

bab pertama menguraikan mengenai latar belakang permasalahan, rumusan permasalahan, tujuan penelitian, manfaat penelitian, ruang lingkup dan asumsi yang digunakan. Bab kedua memuat secara singkat dan padat berbagai atribut dari perusahaan yang menjadi objek penelitian, jenis produk dan spesifikasinya, bahan baku, proses produksi, mesin dan peralatan yang digunakan dalam menunjang proses produksi, serta organisasi dan manajemen.

Untuk dapat merequest file lengkap yang dilampirkan pada setiap judul, anda harus menjadi special member, klik Register untuk menjadi free member di Indoskripsi.

Semua Special Member dapat mendownload data yang ada di download area.
NB: Ada kemungkinan data yang diposting di website ini belum ada filenya, karena dikirim oleh member biasa dan masih menunggu konfirmasi dari member yang bersangkutan. Untuk memastikan data ada atau tidak silahkan login di download area.

FREE JOURNAL UNTUK MELENGKAPI REFERENSI KARYA ILMIAH ANDA, FREE? KLIK DISINI
HOT DOWNLOAD MAKALAH, FULL PAPER? KLIK DISINI
PELUANG KERJA UNTUK FRESH GRADUATE, MAHASISWA TINGKAT AKHIR, BARU LULUS KULIAH? KLIK DISINI
BUTUH BEASISWA STUDY, BEASISWA PENELITIAN, INFO BEASISWA TERBARU? KLIK DISINI
INGIN KULIAH S2 JARAK JAUH? KLIK DISINI



Jika tertarik untuk memasang iklan di website ini, silahkan klik menu contact
Silahkan baca syarat dan ketentuannya

Design by xactive -