Teknik industri

APLIKASI METODE TAGUCHI UNTUK MEMINIMASI CACAT PRODUKSI PADA PRODUK KACANG ATOM GAJAH BIRU (STUDI KASUS PABRIK KACANG GAJAH)

abstraks: 

Penelitian ini lebih difokuskan pada penerapan Metode Taguchi untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berpengaruh selama proses produksi pembuatan kacang atom jenis Gajah Biru khususnya pada stasiun kerja atau operasi penggorengan dengan menggunakan mesin penggorengan jenis LPG dan selanjutnya menentukan setting permesinan optimum untuk mengurangi variabilitas yang terjadi selama operasi penggorengan berlangsung. Tools yang digunakan untuk mengidentfikasi faktor-faktor yang berpengaruh adalah dengan bantuan Analisis Sembilan Operasi Primer.

Dari hasil analisis, diketahui bahwa persentase kontribusi terbesar pada pencapaian rata-rata karakteristik kualitas adalah faktor kecepatan pengaduk (faktor C) sebesar 17,4743% yang berarti faktor kecepatan pengaduk amat berpengaruh terhadap hasil pencapaian rata-rata karakteristik kualitas. Sama halnya pada pencapaian variasi karakteristik kualitas persentase kontribusi terbesar adalah faktor kecepatan pengaduk (faktor C) sebesar 37,6244% yang berarti faktor kecepatan pengaduk amat berpengaruh terhadap hasil pencapaian variasi karakteristik kualitas.
Dan dapat disimpulkan bahwa pemilihan level faktor kontrol optimum untuk memperoleh karakteristik kualitas yang tepat mendekati target dan variasi yang minimum adalah Faktor waktu operasi (Faktor A2) : 20 menit, Faktor selang waktu pengadukan (Faktor B1) : 3 menit sekali, Faktor kecepatan pengaduk (Faktor C1) : 50 rpm, Faktor kedalaman saringan (Faktor D1) : 10 cm dari bagian bawah wadah penggorengan, Faktor penggunaan tepung tapioka (Faktor E2) : Tipe Royal. Setelah pemilihan tersebut, dilakukan percobaan konfirmasi untuk mengetahui pengaruh dari level faktor tersebut terhadap respon yang dihasilkan. Hasil yang didapatkan dari percobaan konfirmasi ini adalah perolehan rataan sebesar 10,100 dengan variansi sebesar 2,9989. Sehingga terlihat adanya suatu perbaikan dari rataan dan variansi dari hasil studi pendahuluan yaitu, berturut-turut, 16,500 dan 30,722.

Kata Kunci : Metode Taguchi, Nine Primary Operation Analysis Approach, SNR, ANOVA, Persentase Kontribusi

BAB I
PENDAHULUAN

Pada bab ini terdiri dari latar belakang diadakannya penelitian, perumusan masalah, tujuan penelitian, batasan masalah dan asumsi yang digunakan, serta sistematika penulisan.

1.1 Latar Belakang

PENENTUAN SISTEM DISTRIBUSI DAN TRANSPORTASI DI PT XYZ AREA JAWA TIMUR

abstraks: 

PT. “XYZ” yang berlokasi di Surabaya merupakan salah satu distributor perusahaan yang bergerak di bidang pembuatan: perekat ubin, pengisi nat, bahan pembuat kedap air, berbagai bahan tambahan dan produk spesial untuk industry bangunan. PT “XYZ” area Jawa Timur biasanya melakukan pemesanan barang pada kantor pusat di Jakarta 2 – 3 kali dalam sebulan. Satu minggu kemudian barang yang dipesan akan dikirim ke PT “XYZ” di Surabaya. Jumlah produk yang dipesan perusahaan selama ini hanya berdasarkan perhitungan rata-rata dari penjualan periode lalu, akibat dari perusahaan yang selalu ingin mencegah terjadinya kekurangan stok maka perusahaan selalu memesan barang dalam jumlah yang berlebih, sehingga menyebabkan inventory yang berlebih di dalam gudang. Selama ini rute pengiriman barang ditentukan oleh sopir sehingga perusahaan menganggap rute pengiriman barang yang ada sekarang ini masih kurang optimal, yang menyebabkan biaya pengiriman menjadi besar dan waktu pengiriman menjadi lebih lama.
Untuk melakukan perencanaan persediaan, maka dihitung total biaya persediaan metode perusahaan periode Januari – Desember 2003 dengan metode FOI untuk memilih metode terbaik yang akan digunakan untuk perencanaan persediaan. Metode yang digunakan adalah metode yang mempunyai total biaya persediaan yang lebih kecil, dalam permasalahan ini, metode FOI mempunyai total biaya yang lebih kecil.

BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Masalah
PT. “XYZ” berlokasi di Surabaya merupakan salah satu distributor perusahaan yang bergerak di bidang pembuatan perekat ubin, pengisi nat, bahan pembuat kedap air, berbagai bahan tambahan dan produk spesial untuk industri bangunan.

USULAN PEMBAKUAN SECARA ADMINISTRATIF STANDARD OPERATING PROCEDURE (SOP) KEGIATAN PERAWATAN NON BEDAH INSTALASI GAWAT DARURAT RS

abstraks: 

ABSTRAK

Sandra Fitri Astrini, NIM : I 0303048. USULAN PEMBAKUAN SECARA ADMINISTRATIF STANDARD OPERATING PROCEDURE (SOP) KEGIATAN PERAWATAN NON BEDAH INSTALASI GAWAT DARURAT RSUD. Dr. MOEWARDI SURAKARTA DENGAN METODE TIME STUDY. Skripsi. Surakarta. : Jurusan Teknik Industri Fakultas Teknik, Universitas Sebelas Maret, Juli 2007.

Standard operating procedure (SOP) adalah tatacara atau tahapan yang harus dilalui dalam suatu proses kerja tertentu, yang dapat diterima oleh seorang yang berwenang atau yang bertanggung jawab untuk mempertahankan tingkat penampilan atau kondisi tertentu sehingga suatu kegiatan dapat diselesaikan secara efektif dan efisien. Bagian non bedah IGD RSUD. Dr. Moewardi Surakarta adalah salah satu unit layanan rumah sakit yang telah menerapkan SOP. Permasalahan yang terjadi pada SOP yang berlaku yakni bentuk SOP masih berupa pernyataan sehingga belum terlihat jelas alur kegiatan perawatan yang dilakukan. Selain itu, pada SOP yang berlaku juga belum terdapat waktu standar kerja akibatnya pihak rumah sakit kesulitan dalam mengalokasikan beban kerja. Oleh karena itu waktu kerja perlu distandarkan. Dengan adanya kebutuhan standarisasi waktu kerja, maka dibuat usulan pembakuan SOP dengan menyertakan waktu standar dari tiap elemen kegiatan perawatan. Pada penelitian ini digunakan metode completely randomized design (CRD) untuk mengolah data eksperimen. Sedangkan untuk melakukan pencatatan waktu kerja digunakan metode time study.
Prosedur pembakuan SOP dimulai dari tahap pengumpulan data. Pada tahap ini diperoleh data alur kegiatan perawatan. Dari data tersebut dilakukan elemental breakdown (penguraian kegiatan menjadi elemen kegiatan yang lebih detail). Langkah selanjutnya dilakukan pengukuran waktu kerja dari setiap elemen kegiatan pada seluruh perawat non bedah dengan stopwatch. Dari data rekapitulasi yang diperoleh dilakukan uji ANOVA dan uji keseragaman data. Setelah data seragam, tahap selanjutnya adalah menentukan penyesuaian dan kelonggaran untuk menentukan waktu standar. Tahap terakhir yakni membuat usulan pembakuan SOP dengan network diagram dan menyertakan waktu standar pada usulan tersebut.

Kata kunci : SOP, metode CRD, metode time study, penyesuaian, kelonggaran, network diagram

xvii + 119 halaman; 125 tabel; 23 gambar; 4 lampiran
Daftar pustaka : 20 (1968-2006)

BAB I
PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang Permasalahan
Saat ini setiap rumah sakit dituntut untuk memberikan pelayanan yang memuaskan kepada pasien sesuai dengan penerapan sistem manajemen mutu menurut ISO 9001:2000. Perbaikan mutu layanan dan kinerja rumah sakit umumnya dimulai dari perawat melalui berbagai bentuk kegiatan seperti gugus kendali mutu dan penerapan standar keperawatan.

PENENTUAN VOLUME PRODUKSI OPTIMAL KAIN BATIK RAYON DENGAN PENDEKATAN PROGRAM DINAMIS

abstraks: 

PT. Daya Manunggal salatiga adalah perusahaan yang bergerak dibidang industri tekstile dengan wilayah pemasaran di dalam dan luar negri. Dalam hal ini produk yang dijadikan penelitian adalah produk kain batik rayon. Hal ini di karenakan selama ini perusahaan dalam merencanakan kegiatan produksinya hanya berdasarkan pada besarnya fluktuasi permintaan atau hasil penjualan periode-periode sebelumnya. Perencanaan ini tanpa melibatkan faktor-faktor lain seperti biaya produksi, biaya simpan, kapasitas gudang, kapasitas produksi dan lain-lain. Perencanaan kegiatan produksi jika tanpa melibatkan faktor-faktor tersebut akan menyebabkan kerugian bagi pihak perushaan. Program dinamis adalah suatu kumpulan tehnik-tehnik programasi matematis yang diguanakan untuk pengambilan keputusan yang terdiri dari banyak tahap (multi stage). Prgramasi dinamis memberikan prosedur yang sistematis untuk penentuan kombinasi pengambilan keputusan yang memaksimumkan keseluruhan efektifitas. Dalam perencanaan produksi dengan program dinamis ini faktor permintaan, faktor biaya produksi, faktor kapasitas produksi, dan faktor kapasitas gudang ikut diperhitungkan, karena faktor- faktor ini merupakan input programa dinamis.dari hasil perhitungan didapat bahwa metode permalan yang dipilih untuk meramalkan penjualan produk pada periode yang akan datang berdasarkan MSD yang terkecil adalah Winter’s Model dengan nilai MSD 1.1444E9, kapasitas dari perusahaan sebesar 960.096 meter per bulan. Besarnya biaya produki variabel Rp. 3.123,458 per meter, kapasitas gudang 2.743.200 meter. Dari hasil pengolahan data terlihat bahwa sebelum menggunakan Program Dinamis biaya produksi sebesar Rpxxx dengan produksi 5.717.550. Sedangkan dengan Program Dinamis biaya produki sebesar xxx dengan produksi 5.731.707,2.
Dari hasil perencanaan dengan menggunakan metode programa dinamis ini akan dapat menghasilkan penghematan biaya produksi kain batik rayon dibandingkan dengan kebijakan perusahaan. Sedangkan Besarnya penghematan biaya produksi yang diperoleh dengan menggunakan metode Program Dinamis adalah Rp. xxx

BAB I
PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG MASALAH

PENENTUAN JUMLAH RESOURCE OPTIMAL DALAM PROSES ASSEMBLY HEADER HARP DI LANTAI PRODUKSI BAY 7-2 PT ALSTOM Power Energy System Ind

abstraks: 

Penelitian Tugas Akhir ini dilakukan di PT ALSTOM Power ESI yaitu sebuah perusahaan manufaktur yang memproduksi boiler. Permasalahan yang dibahas adalah penentuan jumlah resources, dalam hal ini adalah workstation dan operator, yang akan dialokasikan dalam proses assembly Header Harp dari material tipe 106-C dan P-91 agar proses produksi berjalan secara optimal yang diukur dari jumlah output yang dihasilkan dalam jangka waktu tertentu.
Penyelesaian permasalahan dilakukan dengan menggunakan software simulasi ARENA dimana kondisi real system disimulasikan dan dihitung jumlah output yang dihasilkan kemudian dilakukan simulasi terhadap rencana perbaikan yang diusulkan dari dua macam material yang ada. Rencana perbaikan dibuat berdasarkan pertimbangan dan batasan yang diberikan oleh perusahaan yaitu berupa pengurangan jumlah operator dan penambahan jumlah workstation. Kemudian output dari real system dan rencana-rencana perbaikan dibandingkan dan dianalisis dengan menggunakan metode statistik ANOVA untuk mendapatkan model yang menghasilkan output optimal. Model yang menghasilkan output optimal ini kemudian akan direkomendasikan kepada perusahaan untuk diterapkan.
Dari pengolahan data yang dilakukan didapatkan 3 macam rencana perbaikan untuk material tipe 106-C dan 2 macam rencana perbaikan untuk material tipe P-91. Dari rencana perbaikan baik untuk material tipe 106-C maupun P-91 didapatkan bahwa jumlah output optimal untuk keduanya dicapai ketika jumlah operator yang bekerja sebanyak 4 orang dan workstation sebanyak 3.

Kata Kunci : Software simulasi ARENA, operator, workstation.

BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang
Teknologi tidak akan pernah lepas dari kehidupan manusia. Perkembangannya terus berlangsung setiap saat dan tidak akan pernah berhenti. Dunia industri adalah salah satu sektor yang terus menerus memanfaatkan perkembangan teknologi ini. Teknologi digunakan untuk mendukung proses produksi serta proses lain yang menyertainya demi kelangsungan perusahaan. Untuk menghadapi persaingan, setiap perusahaan harus bisa mengikuti perkembangan teknologi untuk meningkatkan kompetensinya.

Untuk dapat melihat dan mendownload file skripsi lengkap yang dilampirkan pada setiap judul, anda harus menjadi special member, klik Register untuk menjadi free member di Indoskripsi.

Semua Member Special dapat mendownload SELURUH file content yang ada di website ini. Daftarkan diri anda segera. UNLIMITED ACCESS

Google

INFO STUDENT LOAN CONSOLIDATION
PELUANG KERJA UNTUK FRESH GRADUATE, MAHASISWA TINGKAT AKHIR, BARU LULUS KULIAH? KLIK DISINI
BUTUH BEASISWA STUDY, BEASISWA PENELITIAN, INFO BEASISWA TERBARU? KLIK DISINI
CARI BEASISWA SKRIPSI / TESIS? KLIK DISINI
FREE JOURNAL - ARTICLE CLICK HERE


Jika tertarik untuk memasang iklan di website ini, silahkan klik menu contact
Silahkan baca syarat dan ketentuan di sini

Design by xactive -