Sosiologi

KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA (Studi Kasus di Wilayah Dampingan Sapa Institut Desa Ancol Mekar Kecamatan Arjasari Kab. Bandung

abstraks: 

Absrtaksi

Tindak kekerasan dalam rumah tangga merupakan masalah sosial yang terjadi dalam masyarakat. Kekerasan dalam rumah tangga, dapat terlihat dari pola relasi yang timpang antara kedua belah pihak, suami-istri dan faktor penyebab tersebut talah mengakar kuat dalam keseharian budaya masyarakat, yang sering kita sebut dengan budaya patriarki yang mengakibatkan perempuan (istri) mengalami ketidakadilan, diskriminasi dan kekerasan. Kekerasan dalam rumah tangga rata-rata pelakunya adalah laki-laki (suami) yang nyatanya orang terdekat bagi korban, meskipun kita tidak dapat memungkiri bahwa ada juga kekerasan dalam rumah tangga yang di lakukan oleh istri kepada suami, namun kasus itu akan minim sekali, di bandingkan dengan tindak kekerasan yang di lakukan oleh suami kepada istri. Kekerasan tersebut berupa kekerasan fisik, psikis, kekerasan seksual bahkan penelantaran ekonomi.
Untuk mengumpulkan data kekerasan dalam rumah tangga, penulis menggunakan suatu metode penelitian yaitu dengan cara jenis penelitian kualitatif lapangan. Artinya, memperoleh data penelitian melalui sumber dari observasi di lapangan, yakni pengkajian suatu masalah atau studi kasus, yang dilakukan di wilayah dampingan Sapa Institut Desa Ancol Mekar Kecamatan Arjasari Kabupaten Bandung.
Dari uraian kasus kekerasan dalam rumah tangga, penulis menemukan beberapa kesulitan karena untuk mendapatkan data kekersana dalam rumah tangga tersebut di masyarakat, khususnya korban menganggap kekerasan dalam rumah tangga yang mereka alami adalah suatu kejadian yang tabu untuk dibicarakan pada orang lain.

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah
Keluarga merupakan unit terkecil dalam lingkup sosial kemasyaraktan. Di dalam keluarga kita sering menemukan beberapa peran dan posisi yang telah di konstruk secara sosial. Sadar atau tidak ternyata sosial kemasyarakatan sangat besar pengaruhnya dalam membangun peran dan posisi individu yang ada dalam rumah tangga (keluarga). Karena memang keluarga merupakan cikal-bakal pembentukan masyarakat, dan nilai-nilai yang ada di masyarakat diterapkan serta di kembangkan secara turun-temurun dalam sebuah keluarga.

TREND REMAJA NONGKRONG DI CAFE (Studi kasus tentang motivasi remaja nongkrong

abstraks: 

Keterbatasan pertumbuhan sektor modern dalam menyerap tenaga kerja mengakibatkan mereka yang tidak dapat diserap oleh sektor industri modern mencari alternatif penghasilan diluar sektor tersebut. Muncul kemudian apa yang disebut dengan sektor informal. Sektor informal sebagai fenomena yang khas di negara-negara berkembang bisa berupa kegiatan produksi dan distribusi barang maupun jasa. Misalnya saja pedagang kaki lima, pedagang asongan, rentenir, tukang kredit dan unit-unit kegiatan lainnya. Salah satu contoh pedagang kaki lima yang akan dibahas disini ialah pedagang angkringan.
Penelitian ini berjudul ”Angkringan dan Mahasiswa” yang bertujuan untuk mengetahui makna angkringan oleh mahasiswa dan motivasi mahasiswa makan di angkringan.
Penelitian ini mengambil lokasi angkringan yang terletak di sekitar lingkungan kampus Unsoed Purwokerto. Sasaran dari penelitian ini mencakup dua hal pertama mahasiswa yang intens melakukan aktivitas nongkrong di angkringan. Yang kedua para penjual angkringan dalam memberikan informasi tambahan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif. Teknik pengambilan informan yang digunakan adalah purposive sampling dengan mengambil informan tujuh (tujuh) orang informan di tambah satu informan pendukung yaitu penjual angkringan. Penelitian ini menggunakan analisis kualitatif deskriptif.
Hasil dari penelitian ini bahwa mahasiswa dalam memaknai warung angkringan sangat beragam. Ada yang memaknai angkringan yang suasana yang tradisional dan nyaman, suasana yang berbeda dari warung lainnya, sebagai tempat nongkrong lintas batas, sebagai tempat refreshing, arena diskusi dan tempat kenangan. Pada prinsipnya setiap makna yang keluar dari insani dapat diterima oleh insani yang lainnya. Dari segi motivasi mahasiswa datang ke angkringan yaitu dorongan rasa senang, dorongan dan kebutuhan untuk mencari teman, mencari suasana yang berbeda yang ada di warung angkringan dan adanya rasa bosan makan di tempat yang suasananya mewah atau modern.
Implikasi dari penelitian ini adalah sebagai berikut angkringan telah memberikan semacam peluang bisnis bagi masyarakat kelas menengah kebawah. Adanya pemberdayaan angkringan dan perkumpulan para penjual angkringan agar mempererat tali persaudaraan antar penjual angkringan.

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Tuntutan mengenai tingkat kesejahteraan hidup manusia yang optimal memang merupakan tuntutan universal bagi seluruh manusia. Ketidakseimbangan antara needs dan resources adalah fenomena universal yang disebabkan oleh kecepatan pertumbuhan penduduk yang diikuti kebutuhan hidup yang melaju lebih cepat dibandingkan dengan ketersediaan sumber-sumber kebutuhan hidup. Hal ini juga berkaitan dengan pencari kerja yang semakin bertambah banyak dan disisi lain tidak diikuti dengan ketersedian lapangan kerja baru.

pembinaan santri di dalam pondok pesantren

abstraks: 

Skripsi ini bertujuan untuk mengetahui pola pembinaan santri yang dilakukan di dalam pondok pesantren dan pola interaksi santri dengan santri dan pola interaksi santri dengan pembina serta pola interaksi santri dengan komunitas li luar lingkungan pondok pesantren.
Untuk mencapai tujuan tersebut, maka penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan dasar penelitian studi kasus dan tipe penelitian deskriptif yaitu penelitian yang bertujuan untuk menggambarkan, meringkaskan berbagai kondisi, berbagai situasi yang menjadi objek penelitian itu, sedangkan penentuan sampel dilakukan secara proposive sampling yaitu informan yang dipilih secara sengaja dengan pertimbangan bahwa informan yang dipilih dianggap mampu memberikan informasi yang dibutuhkan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam pembinaan santri di pondok pesantren menggunakan 3 (tiga) macam kurikulum, yaitu kurikulum dari Departemen Pendidikan Nasional dan kurikulum dari Departemen Agama serta kurikulum yang dibuat sendiri lewat rapat internal pihak pondok pesantren, hal itu disebabkan oleh karena pondok pesantren sebagai salah satu lembaga pendidakan diharuskan ikut sistem pendidikan yang bersifat kompetensi dan bukan sekedar belajar tentang agama Islam saja dan hal inilah yang menjadikan pondok pesantren sebagai tempat yang sangat bagus sebagai tempat menggali ilmu bagi sebagian orang.
Dilihat dari segi pola pembinaan yang dilakukan di pondok pesantren sangat jauh dari apa yang dituduhkan berbagai komunitas terhadap pondok pesantren karena di pondok pesantren para santri hanya belajar sebagaimana layaknya sekolah-sekolah umum dan yang membedakan karena dipondok pesantren santri diajari untuk lebih memahami ajaran-ajaran agama Islam sampai keakar-akarnya dengan metode pengajaran adalah metode tradisional seperti wetonan, sorogan dan bandongan dan tetap menggunakan metode modern seperti teaching dan learning. Dan bahasa yang digunakan di dalam pondok pesantren adalah bahasa arab dan bahasa inggris
Sedangkan dari segi pola interkasi santri dengan santri terlihat seperti layaknya saudara kandung, pola interaksi santri dengan pembina terlihat layaknya seperti interaksi seorang ayah dengan anak, ibu dengan anak, dan pola interaksi santri dengan komuitas luar pondok pesantren hanya sebatas pada penjual dan pembeli, dan pada program binaan desa baik yang merupakan kegiatan santri maupun kegiatan pembina..

BAB I
PENDAHULUAN
1.LATAR BELAKANG MASALAH.

KERJASAMA ANTARA PETERNAK AYAM POTONG DENGAN PERUSAHAAN MITRA

abstraks: 

Abstraksi

Kerjasama antara perusahaan mitra (PT Malindo) dengan peternak jika ditinjau secara operasional berkaitan dengan mekanisme keterlibatan peternak tidak ada dalam menentukan kebijakan atau perjanjian kerjasama yang dilakukan oleh kedua belah pihak. Penentuan kebijakan merupakan kebijakan yang dibuat secara top-down. Sehingga aspirasi dari peternak tidak memiliki saluran yang jelas untuk mendapatkan posisi tawar. Walaupun peternak tidak memiliki posisi tawar dihadapan perusahaan mitra, kerjasama yang terjalin antara peternak dan perusahaan mitra, peternak yakin bahwa kerjasama tersebut akan menciptakan peluang ekonomi yang relatif menguntungkan secara ekonomi.

Latar Belakang Masalah
Seperti kita ketahui bahwa cukup karbohidrat saja belum cukup, perlu pula didukung dengan kandungan gizi berupa protein, vitamin, mineral, dan elemen lain yang sangat berguna bagi tubuh. Karbohidrat dapat kita peroleh pada umbi-umbian, beras, gandum, sedangkan protein dapat kita peroleh dari unsur tumbuh-tumbuhan maupun hewan.

konsep pemikiran paulo freire dan relevansinya terhadap perkembangan masyarakat

abstraks: 

Skripsi ini akan menguraikan mengenai konsep pemikiran dari seorang tokoh orientalis yakni Paulo Freire serta penerapan teori-teorinya dalam kehidupan sosial. Rumusan masalah studi ini adalah: Bagaimana Relevansi Konsep Kesadaran Paulo Freire dengan Proses Pengembangan Masyarakat.
Adapun Tujuan dan Kegunaan Penelitian
1. Tujuan Penelitian
Untuk mengetahui bagaimana relevansi konsep kesadaran Paulo Freire terhadap proses pengembangan masyarakat.
2. Kegunaan Penelitian
a. Kegunaan Teoritis: Sebagai sumbangan pemikiran bagi pengembangan disiplin ilmu dalam Pengembangan Masyarakat.
b. Kegunaan Praktis: Sebagai bahan masukan bagi kalangan fasilitator dalam melakukan pengembangan masyarakat demi terciptanya masyarakat madani.
di harapkan akan memberikan kontribusi kepada orang-orang yang bergelut dalam ilmu sosiologi dan pengembangan masyarakat.

BAB I
PENDAHULUAN

A. Penegasan Judul
Untuk menghindarkan salah paham dan salah tafsir terhadap maksud judul studi ini, yakni Konsep Kesadaran Paulo Freire dan Relevansinya Terhadap Pengembangan Masyarakat, maka terlebih dahulu perlu dijelaskan beberapa istilah yang terdapat di dalamnya. Dalam hal ini, istilah-istilah yang dijelaskan makna operasionalnya hanya istilah yang bersifat konseptual, yakni: Konsep Kesadaran, Relevansi dan Pengembangan Masyarakat.
1. Konsep Kesadaran

Untuk dapat merequest file lengkap yang dilampirkan pada setiap judul, anda harus menjadi special member, klik Register untuk menjadi free member di Indoskripsi.

Semua Special Member dapat mendownload data yang ada di download area.
NB: Ada kemungkinan data yang diposting di website ini belum ada filenya, karena dikirim oleh member biasa dan masih menunggu konfirmasi dari member yang bersangkutan. Untuk memastikan data ada atau tidak silahkan login di download area.

FREE JOURNAL UNTUK MELENGKAPI REFERENSI KARYA ILMIAH ANDA, FREE? KLIK DISINI
HOT DOWNLOAD MAKALAH, FULL PAPER? KLIK DISINI
PELUANG KERJA UNTUK FRESH GRADUATE, MAHASISWA TINGKAT AKHIR, BARU LULUS KULIAH? KLIK DISINI
BUTUH BEASISWA STUDY, BEASISWA PENELITIAN, INFO BEASISWA TERBARU? KLIK DISINI
INGIN KULIAH S2 JARAK JAUH? KLIK DISINI



Jika tertarik untuk memasang iklan di website ini, silahkan klik menu contact
Silahkan baca syarat dan ketentuannya

Design by xactive -