ABSTRAK
Tatag Sugianto / 1104210043 / Manajemen / Perbandingan Perkembangan Biaya Personal Selling Dan Hasil Penjualan Perusahaan Percetakan Pada PT Kipas Putih Aksara di Jakarta / Pembimbing: Drs. Supriadi Thalib, MM / Semester Genap 2007/2008.
Personal selling merupakan suatu usaha atau strategi dari perusahaan untuk memberikan informasi tentang produk yang dihasilkan oleh suatu perusahaan serta diharapkan dapat mempengaruhi daya tarik dan membujuk konsumen untuk membeli produk yang dihasilkan perusahaan. Oleh karena itu kegiatan personal selling sangat penting dalam mempengaruhi peningkatan hasil penjualan perusahaan
Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi perbandingan perkembangan biaya personal selling dan hasil penjualan di PT Kipas Putih Aksara selama lima tahun terakhir terhitung dari 2003 sampai dengan 2007.
Metoda yang digunakan untuk menganalisis dan membahas pokok masalah penelitian ini adalah menggunakan deskriptif kuantitatif dengan narasi-narasi secara logis yang menunjukkan upaya perbandingan perkembangan data-data penelitian sehingga membentuk sebuah logika sistimatis pendapat peneliti secara ilmiah.
Dari perhitungan deskriptif kuantitatif dapat diketahui bahwa biaya personal selling dan hasil penjualan cenderung menurun. Dengan melalui perhitungan perbandingan persentase perubahan antara persentase hasil penjualan per periode dengan persentase biaya personal selling dapat diketahui bahwa rata-rata persentase perubahan hasil penjualan (58.5%) adalah lebih kecil daripada rata-rata persentase perubahan biaya personal selling (368.5%), sehingga dapat disimpulkan bahwa biaya personal selling terhadap hasil penjualan perusahaan kurang efektif.
Perusahaan dalam pelaksanaan personal selling yang dilakukan oleh PT Kipas Putih Aksara menggunakan beberapa tahapan yaitu ; perkenalan, permasalahan klien, pengumpulan data, pembuatan proposal, pelaksanaan presentasi, dan hasil. Namun dalam pelaksanaan kegiatan personal selling perusahaan menghadapi beberapa kendala yaitu ; pesaing, dana personal selling yang terbatas, kurangnya tenaga penjual yang dimilki oleh PT Kipas Putih Aksara, dan biaya transportasi tinggi.
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah


