Ilmu Komputer

Aplikasi untuk mengelola data bahan baku untuk proses produksi

abstraks: 

ABSTRACT

Managing the raw material is important in production process, because every company wants to achieve the benefit with minimal the cost. The problem in CV Delima Jaya is that the company always has difficulties in managing the raw material supply for the production process.

So, according the problem, Economic Order Quantity is applied to manage the raw material supply to avoid the decrease in warehouse and to achieve a maximum benefit, and implement it using Visual Basic 6.0 so that it will be more structured. The first step is by prediction the request for the next period using the EOQ method, secondly by noticing the order cost, storage cost, and lead time, to get an optimal order.

The conclusion from the applied method is that if is used method EOQ, the company can economically balance the total supply cost.

1.1. Latar Belakang
CV Delima Jaya bergerak di bidang industri plastik yang mengolah bahan mentah menjadi bahan jadi. Sebagai contohnya : membuat kantong plastik, tali rafia, plastik kantongan dan kantong printing. Perusahaan mengalami perkembangan yang pesat ditandai dengan semakin besarnya volume produksi yang direalisasikan.

Sistem Informasi Pengawasan Barang Kena Cukai Pada Kantor WIlayah XVI Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Sulawesi

abstraks: 

Seiring dengan laju perkembangan komputer, baik hardware maupun software, maka perkembangan informasi dengan menggunakan alat bantu komputer cenderung meningkat. Sarana komputer sangatlah diperlukan sebagai sarana yang digunakan oleh setiap pemakai baik perorangan maupun instansi untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan dengan cara yang lebih mudah dan cepat untuk memenuhi segala kebutuhan.
Sistem informasi pengawasan barang kena cukai berperan penting dalam administrasi sebagai sumber informasi dalam rangka melakukan kegiatan penelitian, penganalisaan, pembuatan laporan, bagi para peneliti dengan cepat cermat dan akurat.
Sistem informasi pengawasan barang kena cukai yang tidak teratur akan menimbulkan permasalahan dalam suatu instansi, masalah tersebut biasanya baru disadari ketika sistem yang sedang digunakan tidak efektif, dan hal itu terjadi pada kantor Wilayah XVI DJBC Sulawesi.
Berdasarkan latar belakang tersebut di atas, maka dianggap perlu untuk membuat sebuah sistem informasi untuk pengolahan data pengawasan Barang kena cukai yang cocok untuk diterapkan pada bagian pengolahan Barang Kena Cukai. Dengan mengedepankan efektifitas dan efisiensi dari segi tenaga, waktu dan kerja sistem yang digunakan

BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Seiring dengan laju perkembangan komputer, baik hardware maupun software, maka perkembangan informasi dengan menggunakan alat bantu komputer cenderung meningkat. Sarana komputer sangatlah diperlukan sebagai sarana yang digunakan oleh setiap pemakai baik perorangan maupun instansi untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan dengan cara yang lebih mudah dan cepat untuk memenuhi segala kebutuhan.

PERANCANGAN WEB DINAMIS PADA LEMBAGA PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (LPM) UNIVERSITAS NEGERI PADANG DENGAN MENGGUNAKAN SKRIP PHP

abstraks: 

perancangan web ini yaitu memenuhi kebutuhan pemakai sistem/user mengenai gambaran yang jelas tentang rancangan sistem yang akan dibuat serta diimplementasikan. Perancangan sistem diharapkan dapat menghasilkan suatu laporan yang berisi tentang spesifikasi teknis dari bentuk-bentuk keluaran dan masukan, perangkat lunak dan keras yang berfungsi sebagai sarana pengolah data dan sekaligus penyaji informasi yang dibutuhkan.
Sesuai permasalahan di atas, pembahasan perancangan website ini bertujuan untuk menciptakan website yang menarik, cantik, rapi dan seimbang, sehingga enak dilihat dan mudah dibaca serta halaman tidak terlihat monoton dan membosankan.
PHP adalah bahasa scripting open source yang ditulis menggunakan sintaks bahasa C, Java dan Perl yang sederhana dan mudah dipelajari. PHP adalah singkatan dari PHP Hypertext Preprocessor (Pengantar PHP, Abdul Kadir). Skript PHP menyatu dengan file HTML, dieksekusi dan bekerja di komputer server (server side). Secara khusus, PHP dirancang untuk membentuk web dinamis, artinya ia dapat membentuk suatu tampilan berdasarkan permintaan terkini. Misalnya dapat menampilkan isi database ke halaman web.
PHP pertama kali diperkenalkan oleh Rasmus Lerdorf pada tahun 1995 untuk keperluan dinamisasi web site pribadinya. Saat ini, PHP sudah berkembang seiring dengan sambutan komunitas open source di internet. PHP juga memenuhi kebutuhan bahasa scripting server side yang sederhana, kuat, dan memiliki konektivitas dengan beragam database server.

BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Pemilihan Judul
Istilah internet sudah tak asing lagi bagi masyarakat umum apalagi masyarakat pendidikan. Banyak kalangan bisnis, agen-agen pemerintah, universitas, organisasi komersil serta masyarakat umum yang memanfaatkan jasa internet untuk usaha mereka, karena dinilai lebih efesien dan murah dalam mendapatkan informasi global dan penyebaran informasi tentang instansi/perusahaan mereka.

Perbandingan Antara Metode Kohonen Neural Network Dengan Metode Learning Vector Quantization Pada Pengenalan Pola Tandatangan

abstraks: 

Pengenalan pola tandatangan dimaksudkan agar komputer dapat mengenali tandatangan dengan cara mengkonversi gambar, baik yang dicetak ataupun ditulis tangan ke dalam kode. Metode yang dipilih dalam pengenalan pola tandatangan ini adalah metode pembelajaran Kohonen Neural Network(Kohonen) dan Learning Vector Quantization(LVQ).
Metode Kohonen mengambil bobot awal secara acak, kemudian bobot tersebut di-update hingga dapat mengklasifikasikan diri sejumlah kelas yang diinginkan. Pada metode LVQ bobot awal di-update dengan menggunakan pola-pola yang sudah ada. Dalam penelitian ini, diberikan hasil pengamatan dan perbandingan tentang tingkat keakuratan dan waktu yang dibutuhkan dalam proses pembelajaran pada metode Kohonen dan LVQ menggunakan bahasa pemrograman Microsoft Visual Basic 6.0 Enterprise Edition.
Adapun hasil yang didapat, metode LVQ memiliki rata-rata tingkat keakuratan yang lebih tinggi (93.80%) dari metode Kohonen (83.59%) dalam mengklasifikasikan tandatangan. Hal ini disebabkan proses update faktor pembobot yang menggunakan banyak pola untuk proses pelatihan dibandingkan metode Kohonen yang bobot awalnya diambil secara acak.
Proses pembelajaran menggunakan metode LVQ memerlukan waktu yang relatif lebih lama daripada metode Kohonen. Pada pembelajaran menggunakan pola dengan resolusi 100x100 metode LVQ membutuhkan waktu 7 detik, sedangkan metode Kohonen hanya memerlukan waktu 2 detik

BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

WATERMARKING PADA CITRA DIGITAL

abstraks: 

Saat ini media digital, seperti video, audio,dan gambar, telah menggantikan peran media analog dalam berbagai aplikasi.Keberhasilan dari penerapan media digital ini disebabkan karena beberapa kelebihan yang dimiliki media digital, seperti penyalinan yang sempurna, dan kemudahan untuk melakukan pengeditan. Di samping semua kelebihan yang dimiliki media digital seperti yang telah dipaparkan, terdapat kelemahan dari penggunaan media digital. Masalah terbesar adalah mengenai hak intelektual (hak cipta) dari suatu media digital.
Pada citra digital, mata tidak bisa membedakan apakah citra tersebut disisipi watermark atau tidak. Sehingga pada teknologi ini dikenal suatu persyaratan bahwa watermark haruslah imperceptible atau tidak terdeteksi oleh indera penglihatan (human visual system / HVS) atau indera pendengaran (human auditory system / HAS).
Watermarking adalah proses menambahkan kode secara permanen ke dalam data digital. Selain itu tidak merusak produk digital yang akan dilindungi, kode yang disisipkan harus memiliki ketahanan (robustness) dari berbagai pemrosesan lebih lanjut seperti pengubahan, transformasi geometri, kompresi, enskripsi dan sebagainya, sifat robustness berarti data Watermark tidak terhapus akibat pemprosesan lebih lanjut. Selama ini penggandaan atas produk digital tersebut dilakukan secara bebas dan leluasa. Pemegang hak cipta atas produk digital tersebut merasa dirugikan dari usaha penggandaan tersebut. Watermarking merupakan satu solusi untuk menangani masalah dampak negatif bagi usaha-usaha perlindungan hak cipta atas media digital

BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang
Watermarking adalah proses menambahkan kode secara permanen ke dalam data digital. Selain itu tidak merusak produk digital yang akan dilindungi, kode yang disisipkan harus memiliki ketahanan (robustness) dari berbagai pemrosesan lebih lanjut seperti pengubahan, transformasi geometri, kompresi, enskripsi dan sebagainya, sifat robustness berarti data Watermark tidak terhapus akibat pemprosesan lebih lanjut.

Untuk dapat melihat dan mendownload file skripsi lengkap yang dilampirkan pada setiap judul, anda harus menjadi special member, klik Register untuk menjadi free member di Indoskripsi.

Semua Member Special dapat mendownload SELURUH file content yang ada di website ini. Daftarkan diri anda segera. UNLIMITED ACCESS

Google

INFO STUDENT LOAN CONSOLIDATION
PELUANG KERJA UNTUK FRESH GRADUATE, MAHASISWA TINGKAT AKHIR, BARU LULUS KULIAH? KLIK DISINI
BUTUH BEASISWA STUDY, BEASISWA PENELITIAN, INFO BEASISWA TERBARU? KLIK DISINI
CARI BEASISWA SKRIPSI / TESIS? KLIK DISINI
FREE JOURNAL - ARTICLE CLICK HERE


Jika tertarik untuk memasang iklan di website ini, silahkan klik menu contact
Silahkan baca syarat dan ketentuan di sini

Design by xactive -