ABSTRAK
Investasi adalah komitmen dari sejumlah dana atau sumber daya lainnya yang dilakukan pada saat ini, dengan tujuan memperoleh sejumlah keuntungan di masa yang akan datang yang disebut return. Salah satu instrumen investasi yang paling populer dalam dunia pasar modal adalah saham. Disamping memperoleh pendapatan dalam berinvestasi, investor juga dihadapkan pada risiko. Investor memerlukan berbagai jenis informasi untuk pengambilan keputusan investasi, yaitu informasi yang bersifat fundamental dan informasi yang bersifat teknikal. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh variabel fundamental (ROA, PBV, DER) dan variabel teknikal (Inflasi, Kurs (Rp/US$), dan Suku Bunga SBI) terhadap Return Saham perusahaan manufaktur yang listing di Bursa Efek Jakarta. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linier berganda. Model regresi penelitian ini menghasilkan adjusted R2 sebesar 0.267 yang menunjukkan 26.7% variasi Return Saham dapat dijelaskan oleh keenam variabel independen, yaitu: ROA, PBV, DER, Inflasi, Kurs (Rp/US$), dan Suku Bunga SBI. P-value dari uji F sebesar 0.000 menunjukkan bahwa model regresi tersebut dapat diterima. Pengujian secara parsial menunjukkan bahwa ROA dan Kurs (Rp/US$) tidak berpengaruh signifikan terhadap Return Saham, PBV dan Inflasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap Return Saham, sedangkan DER dan Suku Bunga SBI berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Return Saham.
Keywords: Return On Asset, Price to Book Value, Debt to Equity Ratio, Inflasi,
Kurs (Rp/US$), Suku Bunga SBI dan Return Saham.
BAB I
PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang Masalah
Pada perekonomian sekarang ini, kebutuhan akan modal merupakan hal yang sangat penting. Modal dapat diperoleh melalui banyak cara salah satunya melalui pasar modal. Hal ini sesuai dengan UU Nomor 8 Tahun 1995 tentang pasar modal dimana pasar modal adalah kegiatan yang bersangkutan dengan penawaran umum dan perdagangan efek, perusahaan publik yang berkaitan dengan efek yang diterbitkannya, serta lembaga dan profesi yang berkaitan dengan efek.
