ABSTRAKSI
Pada umumnya setiap kegiatan usaha memiliki tujuan. Tujuan tersebut bisa jangka pendek dan jangka panjang. Adapun tujuan jangka pendek perusahaan “Citra Mandiri - Blitar” adalah mendapat laba sebesar-besarnya, sedangkan tujuan jangka panjangnya adalah untuk mempertahankan kelangsungan hidup usahanya. Untuk itu maka salah satu usaha yang ditempuh oleh perusahaan adalah dengan melakukan suatu investasi baru atau pendirian usaha baru. Dalam melaksanakan hal tersebut, diperlukan dana yang besar yang memerlukan pertimbangan-pertimbangan yang benar. Selama ini perusahaan Bukit Kapur belum dapat memenuhi permintaan telur pengepulnya. Oleh karena itu perusahaan tersebut menyarankan kepada perusahaan Citra Mandiri untuk mendirikan usaha ayam petelur supaya permintaan pasarnya dapat terpenuhi. Dalam hubungannya dengan rencana pendirian usaha tersebut, perlu dianalisa dengan benar dan tepat sehingga tidak menimbulkan kerugian.
Dalam hal ini penulis mencoba untuk meneliti dan menganalisa kelayakan dari rencana tersebut dengan menggunakan metode analisa aspek-aspek dalam studi kelayakan yaitu : aspek pasar dan pemasaran, aspek teknis dan produksi, aspek manajemen operasional, aspek lingkungan dan sosial budaya, dan aspek ekonomi dan keuangan. dalam aspek ekonomi dan keuangan dilakukan evaluasi penilaian kelayakan dengan menggunakan NPV, IRR, ARR, dan PB Periode
Setelah penulis meneliti dan menganalisa, maka dapat diambil kesimpulan bahwa rencana pendirian usaha tersebut layak dilaksanakan, hal itu berdasarkan hasil analisa sebagai berikut :
a. Berdasarkan analisa NPV diperoleh sebesar Rp 5.481.187 (positif) berarti rencana dapat diterima.
b. Berdasarkan analisa IRR diperoleh sebesar 9,074 % lebih besar dari COC = 8,6 % , sehingga rencana dapat diterima.
c. Berdasarkan analisa ARR diperoleh sebesar 70,65 %, lebih besar dari ROI, sehingga rencana dapat diterima.
d. Berdasarkan analisa PB Period diperoleh selama 3 periode, 3 bulan, 7 hari, jadi lebih kecil dari lama proyek yang 4 periode, sehingga rencna diterima.
BAB I
PENDAHULUAN
1. Latar Belakang Masalah
Pada dasarnya tujuan didirikannya suatu perusahaan adalah untuk memperoleh laba yang sebesar-besarnya sehingga dapat mempertahankan kelangsungan hidup usahanya meskipun banyak
alasan yang lainnya. Oleh karena itu semua kegiatan yang dilakukan oleh perusahaan harus atau selalu diarahkan dalam pencapaian kestabilan kelangsungan hidup dan perkembangan usaha. Salah satu usaha yang ditempuh oleh perusahaan adalah dengan melakukan suatu investasi baru atau pendirian usaha baru.

